Menantu Sampah Diceraikan

Menantu Sampah Diceraikan
Bab 33 - Nona Perawat


__ADS_3

Ronny menatap tajam ke arah Siska yang terus menatapnya tanpa mengucapkan sepatah kata setelah mendapat perintah dari Ronny 10 menit yang lalu..


"Maaf kan kak Ronny,Siska..suatu saat,aku akan menceritakannya kepada mu mengapa aku tidak mengizinkan kamu berbicara sebentar tadi.."


Ucap Ronny kepada Siska sambil meminta maaf..


Siska yang mendengar ucapan dari Ronny itu,hanya menganggukkan kepalanya sambil tersenyum menatap ke arah wajah Ronny..setelah itu,Siska meminta Ronny untuk makan makanan yang di bawanya sebentar tadi yang tersedia di atas meja di depan Ronny..


Tanpa membuang waktu,Ronny yang sudah 1 minggu tidak makan sesuatu,langsung berpindah dari sandarannya hingga mendekat ke meja tersebut..lalu,memakan makanan yang telah di sediakan oleh Siska di atas meja tersebut..


Beberapa menit kemudian,Ronny menghabiskan semua makanan di atas meja itu,lalu menyandarkan punggungnya di kepala kasur itu kembali..setelah berehat sebentar,Ronny menyatakan sesuatu kepada Siska..


"Siska..kakak sudah tidak apa-apa saat ini.."


"Kami bisa pulang ke rumah sekarang dan beritahu ibu dan juga kak Juana mu bahwa aku sudah sadarkan diri.."


Ucap Ronny kepada Siska sambil meminta nya untuk kembali ke rumah mereka..


"Baik kak..Siska pulang dulu.."


Balas Siska kepada Ronny..


"Dan satu lagi..masuk ke dalam ruang tidur ku,dan cari sebuah kartu hitam di dalam tas pakaian ku.."


"Tapi ingat,jangan biarkan ibu dan juga kak Juana mu melihatnya.."


"Kerana,dalam kartu hitam itu ada tersimpan uang 150 juta.."


"A..apa kak Ronny..150 juta..?"


"Da..darimana dan bagaimana kak Ronny bisa memiliki uang sebanyak itu..?"


Tanya Siska menyela ucapan Ronny sambil terkejut..


"Tenang dulu Siska..biarkan kakak menyelesaikannya terlebih dulu.."


Kata Ronny kepada Siska yang sudah menundukkan kepalanya..


"Setelah itu,ambil kartu itu dan simpan dan jangan biarkan sesiapa pun melihatnya.."


"Besok pagi,belikan kakak sebuah ponsel yang sederhana saja dan bawa kemari.."


"Apa kamu mengerti.."


Sambung Ronny menjelaskan kepada Siska..


"Aku mengerti kak Ronny.."


Jawab Siska singkat..


Tanpa membuang waktu,Siska langsung mengangkat pantatnya yang bulat dan montok lalu menghampiri Ronny yang sedang bersandar di kepala kasur..tanpa memedulikan tatapan Ronny kepadanya,Siska langsung menindih tubuh Ronny sambil memeluknya dengan erat..


Dia juga menempelkan dadanya yang bersais 34D dan menjulang tinggi ke dada kekar Ronny lalu meletakkan dagunya di bahu kiri Ronny..Ronny juga membalas pelukan tersebut dengan erat lalu berbisik ke telinga Siska..

__ADS_1


"Siska..buah dada mu sangat lembut,membuatku tidak ingin melepaskan pelukan ini..hehehe.."


Ucap Ronny sambil terkekeh..


"Nikmati saja kak Ronny..aku sudah lama ingin memeluk kak Ronny seperti ini.."


"Dan,aku juga ingin selalu memeluk tubuh kakak yang kekar ini saat kita berdua sendirian.."


"Apa itu bisa,kak Ronny..?"


Balas Siska kepada Ronny sambil menjelaskan dan juga bertanya..


"Kamu akan selalu bisa melakukannya,tapi bukan dalam waktu terdekat.."


"Kita harus menyelesaikan dulu masalah kita dengan kedua ibu dan kak Juana mu.."


Ucap Ronny kepada Siska sambil menjawab pertanyaan dari Siska..


Setelah itu,mereka berdua langsung melepaskan pelukan erat tersebut tapi,sebelum itu,Ronny mencium dahi putih Siska sambil tersenyum..Siska meninggalkan ruang inap berbayar tersebut dan langsung kembali ke rumah mereka..


Kerana Ronny memiliki waktu yang sangat panjang hingga besok pagi,dia langsung memanggil Lucy untuk menyempurnakan peningkatan level dalam sistem supernya..


"Lucy..aku punya waktu sehingga besok pagi.."


"Apa yang harus aku lakukan saat ini.."


Tanya Ronny kepada sistem dalam kepalanya..


"Selamat Tuan.."


Pemilik Sistem : Ronny Bakri


Versi Sistem : Level 2


Kekuatan Fikiran : Nihil


1)Rendah-500ps


Kekuatan Tubuh : Nihil


1)Rendah-500ps


Keahlian Bela Diri : Nihil


1)Ahli Tingkat Harimau


Level 1-300ps


Level 2-500ps


Level 3-800ps


Keahlian Lain : Nihil

__ADS_1


1)Memandu-500ps


2)Memasak-500ps


Point Sistem : 4,500


Kenaikan Level Secara Bertahap


Saldo Sistem : 100,000,000,000,000.00


Saldo kartu hitam : 150,000,000.00


Saldo cash : Nihil


100 juta \= 100ps


"Seperti yang Tuan lihat di layar saat ini..dengan point sistem yang ada,Tuan bisa meningkatkan kekuatan fikiran,kekuatan tubuh,keahlian beladiri dan juga keahlian lain di dalam tubuh Tuan.."


"Untuk kekuatan tubuh dan juga keahlian beladiri,itu akan mengambil masa yang sedikit lama sekitar 1 jam.."


"Aku sarankan Tuan beristirehat selama waktu tersebut dan jangan melakukan apa-apa pun.."


"Apa Tuan ingin meningkatkannya..?"


"YA atau TIDAK"


Ucap Lucy kepada Ronny dengan panjang lebar sambil menjelaskan secara terperinci apa yang perlu Ronny lakukan..


"Baik lah Lucy..tingkatkan semuannya saat ini juga.."


Setelah menyelesaikan kata-katanya,Ronny langsung berbaring dan memejamkan mata seperti sedang tidur sambil menunggu riaksi yang akan terjadi di seluruh tubuhnya..beberapa menit kemudian,rasa sakit di kepala Ronny dan juga seluruh tubuhnya mulai terasa..


Ronny mencuba sebisa dan sebaik mungkin untuk menahan rasa sakit tersebut..


Waktu sudah menunjukkan pukul 8 malam..


Ronny membuka kedua matanya secara perlahan dan melihat ke sekeliling kamar inap tersebut..dia melihat seorang perawat sedang melihat catatan tentang pengobatan Ronny..perawat yang melihat Ronny membuka matanya,langsung terkejut sambil melongo..


Catatan perobatan yang ada di tangannya langsung jatuh ke lantai kamar tersebut kerana terkejut saat melihat Ronny yang sadar dengan tiba-tiba..saat Ronny tersadar siang tadi,tidak ada seorang pun perawat di dalam kamar inap tersebut..perawat itu langsung mengambil catatan perobatan tersebut lalu menghampiri Ronny yang sedang tersenyum kepadanya..


"Pa..pak Ronny..kamu sudah sadar..?"


"Ba..bagaimana perasaan mu..apakah baik-baik saja saat ini..?"


"Apa pak Ronny ingin sesuatu..?aku bisa membantu.."


Tanya perawat itu kepada Ronny sambil bergetar..


"Tidak perlu nona..aku baik-baik saja.."


"Lagipula,aku sudah lama sadar saat siang tadi..tapi,kamu tidak ada di sini.."


Jawab Ronny kepada perawat tersebut sambil menjelaskan situasinya..

__ADS_1


"Ohh..begitu ya.."


Balas perawat itu singkat kepada Ronny..


__ADS_2