Menantu Sampah Diceraikan

Menantu Sampah Diceraikan
Bab 29 - Akhirnya Kamu Sadar


__ADS_3

Setelah itu,suasana di dalam kamar tersebut menjadi hening untuk waktu yang agak lama..mereka berdua saling menatap setelah Ronny melangkah dan menempelkan pinggangnya di bawah jendela kaca kamar tersebut..


Suasana hening itu tiba-tiba terpecahkan oleh suara yang keluar dari mulut Riska..


"Ron..aku punya ide..besok pagi,kamu pasti akan bertemu pak Thomy,bukan.."


"Kamu harus memberitahu pak Thomy bahwa kamu ingin membuka rekening dan juga kartu bank.."


"Dan,beritahu dia bahwa kamu sangat memerlukan rekening dan juga kartu bank tersebut sebagai tempan menyimpan uang mu setelah mendapatkan upah bekerja.."


Ucap Riska kepada Ronny panjang lebar sambil memberi saran selanjutnya..


"Eya..kamu benar Riska.."


"Besok pagi,aku akan menemui pak Thomy dan menyatakan apa yang kamu sarankan sebentar tadi.."


"Dia pasti akan membantu ku melakukannya.."


Ucap Ronny membalas ucapan Riska dengan penuh keyakinan..


Waktu sudah menunjukkan pukul 12 tengah malam..


Suasana kembali menjadi hening setelah mereka berdua menyelesaikan masalah yang berkaitan dengan uang di dalam kartu hitam tersebut..


Setelah itu,Riska tiba-tiba berdiri dan melangkahkan kakinya menghampiri Ronny yang sedang berdiri di jendela kamar tersebut..Ronny yang melihat situasi tersebut,hanya mampu menatap tajam ke wajah Riska yang tersenyum kepadanya..


Tanpa membuang waktu,Riska langsung memeluk tubuh kekar Ronny setelah berada di hadapan Ronny dengan jarak 20 sentimiter..Ronny yang tidak menyangka bahwa Riska akan melakukan pelukan itu,hanya membalas pelukan itu dengan perasaan yang sedikit kebinggungan..


Mereka berdua langsung berciuman mesra setelah beberapa detik berada dalam keheningan..ciuman yan awalnya biasa-biasa saja,bertukar menjadi hangat dengan pertarungan lidah yang tidak berpenghujung..


Setelah puas melakukan pertarungan lidah tersebut sambil melakukan pertukaran air liur dengan hisapan dan juga jilatan yang semakin hangat,mereka melepaskan ciuman dari bibir mereka masing-masing..


"Ron..apa aku bisa melakukan ini lagi dengan mu saat kita berduaan seperti malam ini..?"


"Apakah aku juga bisa menjadi kekasih mu.."

__ADS_1


Tanya Riska kepda Ronny setelah beberapa saat melepaskan pelukan mereka..


"Riska..apa kamu sudah memikirkannya dengan lebih baik..?"


"Aku bukan siapa-siapa yang bisa membuat hidup mu bahgia..aku juga tidak punya apa-apa dan juga uang yang banyak untuk menafkahi mu dan juga keluarga mu di kampung.."


"Aku berharap,agar kamu bisa memikirkannya lagi sebelum kamu membuat keputusan.."


Tanya Ronny tanpa menjawab pertanyaan Riska sambil menjelaskan kedudukan dirinya yang sebenar..


Riska hanya mampu menunduk sambil menggelengkan kepalanya dan tidak mampu mengucapkan sepatah kata pun..dengan pelukan erat yang masih berlanjutan,keheningan di antara mereka berdua berakhir setelah Riska melepaskan pelukan tangannya dan menyatakan bahwa dia akan kembali ke kamarnya..


Ronny hanya mampu menganggukkan kepalanya dan membiarkan Riska keluar dari kamar tidurnya tanpa cuba menghalangi..setelah hening beberapa saat,Ronny menutup jendela kamar tersebut dan langsung berbaring di atas kasur tipisnya..


Sambil merenung kejadian yang telah terjadi antara dia dan juga Riska sebelumnya,Ronny melelapkan matanya dan dalam waktu yang singkat,Ronny melayang dari alam tidur lalu masuk ke alam mimpinya..


Alam bawah sadar Ronny..


"Selamat anak muda,kamu telah mengaktifkan sebuah sistem yang sangat super kepunyaan ku.."


"Kerana darah mu yang polos itu telah mengaktifkannya,aku akan menyerahkan sistem ini kepada mu.."


"Aku juga akan menyerahkan sejumlah uang yang cukup banyak sebagai hadiah untuk memudahkan mu menyelesaikan misi-misi tersebut.."


"Sistem Super dengan nama Lucy ini,akan membantu mu dalam menyelesai misi-misi tersebut..kamu juga bisa meminta pendapat atau memerintah Lucy dalam hal yang berkaitan dengan sistem ini.."


"Dan untuk pengetahuan mu,aku juga sudah menyembuhkan seluruh luka di tubuh mu.."


"Aku harap kamu tidak mengecewakan ku.."


"Selamat tinggal dan semoga kamu berhasil.."


Ucap seorang kakek tua berjubah putih yang menutupi seluruh tubuhnya dengan rambut dan juga jenggotnya berwarna putih yang panjang..


Kakek tua tersebut,tidak berdiri di atas tanah tapi melayang di udara sambil menatap Ronny yang sedang berduduk di atas sebuah batu yang sangat lebar..Ronny hanya mampu menatap ke atas dan mendengar apa yang di ucapkan oleh kakek berjubah putih tersebut tanpa bisa mengucapkan sepatah kata pun..

__ADS_1


Setelah kakek itu menyelesaikan kata-katanya,dia langsung menghilang dari pandangan mata Ronny secara tiba-tiba..beberapa saat kemudian,sebuah cahaya merah yang berbentuk seperti batu giok merah menghampiri Ronny dengan kecepatan yang tinggi lalu masuk di tengah-tengah alis Ronny..


Ronny yang baru menyadari situasi tersebut,tidak mampu berbuat apa-apa kerana kedua tangannya seperti terikat dan tidak bisa di gerakkan..dalam beberapa saat setelah itu,Ronny mula merasa sakit di kepalanya dari waktu ke waktu..rasa sakit itu juga,semakin lama semakit tidak tertahankan oleh Ronny..


"AARRRKKKHHH.."


Teriak Ronny dengan sangat keras menahan kesakitan sambil memijit mijit kepalanya..


"Kak Ronny..kak Ronny.."


"Kamu sudah sadar..?"


"Hikss..hikss.."


"Kak Ronny..akhirnya kamu sadar juga setelah 1 minggu terbaring tidak sadarkan diri.."


"Hikss..hikss.."


Ucap seorang gadis muda yang duduk di sisi kasur Ronny sambil terisak isak menahan tangis kegembiraannya..


Ronny perlahan membuka kedua matanya lalu melihat seorang gadis muda yang sangat cantik dengan kulit yang bersih dan seputih salju..air mata gadis muda itu tidak berhenti menetes dan membasahi pipinya yang halus seperti batu giok yang di ukir dengan indah..


Sambil cuba mengangkat tubuhnya untuk menempelkan punggungnya di kepala kasur,gadis muda tersebut juga membantu Ronny dengan memegang lengan Ronny sambil meletakkan bantal di punggungnya..setelah itu,gadis muda tersebut merapikan pakaian Ronny dan juga selimut yang berantakan akibat ulah Ronny sebentar tadi..


"Kak Ronny..akhirnya kamu sadar juga.."


"Kamu sudah tidak sadarkan diri selama 1 minggu dari saat kak Ronny di tabrak mobil seminggu yang lalu.."


"Akhirnya,aku bisa tenang dan tidak merasa khuatir lagi setelah kak Ronny sadar.."


"Bagaimana keadaan mu kak Ronny..apa kamu baik-baik saja saat ini.."


"Luka di kepala kak Ronny juga sudah hampir sembuh.."


Ucap gadis muda tersebut sambil bertanya keadaan Ronny dan meminta penjelasan..

__ADS_1


__ADS_2