
Semetara itu di sisi lain..
Pukul 12 tengah malam..
Sebuah villa mewah yang kelihatan sangat indah dengan halaman yang luas di hiasi dengan pelbagai jenis bunga dan beberapa tumbuhan lain yang di terangi bulan yang mengembang..lampu-lampu taman yang berdiri tegak di sisi pagar halaman villa mewah tersebut juga menerangi halaman itu..
Sebahgian besar ruangan di dalam villa tersebut sudah terlihat gelap dan hanya tinggal 1 atau 2 ruangan yang masih terang..
Dalam ruang kamar yang masih terang itu,seorang pria paruhbaya sedang duduk di kerusi kebesaran dalam kamar bacaannya sambil memeriksa beberapa berkas..beberapa dari berkas tersebut berkaitan dengan perusahaannya dan juga kontrak-kontrak perjanjiannya dengan beberapa bank di kota Jade..
Dia juga memeriksa beberapa helai laporan tentang situasi perusahaan yang di kelola oleh beberapa orang kanannya yang dia anggap sebagai teman baiknya suatu masa dulu..2 daripada 3 orang kanannya itu adalah teman baiknya saat mereka masih kecil..sehingga saat ini,mereka masih berteman baik dan bekerja di perusahaan yang sama walaupun kedudukan dan jawatan mereka sangat berbeda..
Pria paruhbaya itu tidak lain adalah Tuan Hendra Burram yang menjadi satu-satunya kepala keluarga Hendra di kota Jade..dia mengasingkan diri dari keluarga besarnya di ibu kota kerana tidak sependapat dengan kakak tertua dan juga adek perempuannya..ayahnya juga selalu melebihkan kedua saudaranya itu dalam apa saja yang mereka lakukan sehingga Tuan Hendra merasa terpinggir..
Dengan situasi tersebut,Tuan Hendra mengambil keputusan membawa isterinya yang saat itu sarat mengandung,meninggalkan keluarga besarnya dan pindah ke kota Jade 10 tahun yang lalu..dengan uang simpanan yang ada,Tuan Hendra memulai perusahaan penyediaan makanan dan membuka sebuah restoran yang sederhana saja pada masa itu..
Tuan Hendra yang masih memeriksa berkas dan kontrak kerjasama sebelumnya,tiba-tiba teringat akan perintahnya kepada pembantunya di hotel JadeTown yaitu Tuan Leno yang juga merupakan salah 1 dari teman baik saat kecilnya..Tuan Hendra telah memerintahkan pembantunya itu untuk melayani Ronny yang menetap di hotelnya itu selama seminggu..dia juga meminta pembantunya itu untuk membantu jika Ronny menghadapi masalah di kota Jade..
Untuk mengetahui apakah perintah itu sudah di lakukan,Tuan Hendra mengambil ponselnya lalu menelpon pembantunya itu..beberapa detik kemudian,panggilan itu tersambung dan suara pria paruhbaya terdengar dalam ponsel tersebut..
<"Salamat malam Hendra..mimpi apa kamu menelpon ku tengah-tengah malam begini..apa kamu belum tidur..">
__ADS_1
Tanya pria paruhbaya di sisi lain..
<"Salamat malam juga Leno..aku hanya ingin tau perkembangan pria muda itu saja..apa kamu sudah melakukannya..">
Ucap Tuan Hendra membalas pertanyaan orang di sisi lain..
<"Ohh itu..kamu tidak perlu risau..aku sudah memberitahu maneger umum kita untuk melakukan tugas itu..">
Kata orang di sisi lain yang tidak lain adalah Tuan Leno,membalas ucapan Tuan Hendra..
<"Jadi,kamu meminta Nona Jully melakukannya..begitu maksud mu..?">
<"Eya Hendra..siapa lagi maneger umum kita kalau bukan dia..aku juga meminta dia untuk tetap berada di sisi pria muda itu setiap masa..">
<"Baik lah kalau begitu dan terima kasih atas kerja keras mu..">
<"Aku letak telponnya..salamat malam..">
Ucap kedua pria paruhbaya itu sambil menghentikan perbualan telpon mereka berdua..
Tuan Hendra tersenyum puas dan akan memberikan bonus kepada maneger umumnya itu jika dia berhasil memujuk Ronny untuk tinggal atau bekerja di hotel tersebut..dengan itu,dia akan terus mendapatkan apa saja impormasi yang di lakukan oleh Ronny..dia juga bersedia untuk mengangkat Ronny menjadi pembantunya suatu masa nanti..
__ADS_1
Setelah merenung untuk waktu yang sedikit lama,Tuan Hendra mencapai ponsel kembali dan waktu di layar ponsel dan itu sudah menunjukan jam 1 tengah malam..dia langsung mencari nombor kontak maneger umumnya itu yang tidak lain adalah Jully dan ingin mengirim pesan chat WA kepadanya..
Berfikir beberapa saat,Tuan Hendra langsung mengirim pesan chat WA tersebut dan berharap agar maneger umumnya itu bisa membaca pesan chat itu dengan segera..
<(Selamat Nona Jully..aku mau kamu terus mendekati pria muda itu)>
<(Kalau boleh,terus berada di sisinya siang atau malam dan bantu dia jika memerlukan sesuatu)>
<(Dan pujuk dia untuk bekerja di hotel kita itu..kalau pun dia tidak mau kerja di hotel kita,cari cara agar dia tetap di sisi mu)>
<(Semoga berhasil dan kamu akan mendapat bonus yang besar di akhir tahun)>
Setelah mengirim chat tersebut,Tuan Hendra menunggu beberapa waktu untuk memastikan Jully menerima dan membalas chat tersebut..namun,setelah setengah jam menunggu,Jully tetap tidak membalas chat tersebut dan Tuan Hendra beranggapan,mungkin Jully sudah tidur dan tidak menyadari pesan chat itu..dia berharap agar Jully melihat dan membalas chat tersebut keesokan paginya..
Kerana tidak mendapatkan jawaban dari maneger umumnya itu,Tuan Hendra melanjutkan pekerjaannya yang tertunda sebelumnya dan memeriksa kembali laporan-laporan dari 3 perusahaannya..antara laporan-laporan tersebut,terdapat juga laporan mengenai kedudukan keewangan perusahaannya sama ada itu pemasukan ataupun pengeluaran di 3 perusahaan tersebut..
Dari 3 perusahaannya itu,yang paling banyak pemasukan tidak lain adalah JadeTown Hotel..untuk 1 tahun terakhir,pertambahan pemasukannya semakin meningkat dari waktu ke waktu sehingga mencecah ratusan juta untuk setiap bulan..itu di sumbang dari beberapa acara dan pesta perkahwinan beberapa keluarga peringkat menengah dan juga peringkat atas..
Dua bulan yang lalu,seorang tuan muda dari keluarga terpandang yang tinggal di kota Pelabuhan,melamar dan menikahi seorang nona muda dari keluarga tingkat 1 yaitu keluarga Shimanto..keluarga dari kota Pelabuhan itu menempah 5 lantai teratas hotal JadeTown selama 1 minggu dan juga aula persandingan terbesar di hotel tersebut..
Keluarga tersebut,telah membelanjakan uang sebanyak 350 juta untuk membiayai acara tersebut..itu termasuk sewa kamar hotel sebanyak 5 lantai dan juga aula persandingan tersebut..
__ADS_1