Menikah Dengan Boss Dingin

Menikah Dengan Boss Dingin
Kembali ke Pekerjaan Awal


__ADS_3

Rasanya dua minggu bukanlah waktu yang lama, dua minggu tidak cukup untuk vani dan keluarganya melepas rindu namun vani harus kembali sebab semakin lama vani meninggalkan pekerjaannya maka akan semakin banyak berkas-berkas yang akan menumpuk dimejanya.


Hari ini vani sudah bersiap siap ke kantor bermodalkan mood yang bagus dan mentari yang bersinar cukup cerah vani bergegas menuruni tangga apartemennya dan segera menuju tempat mobilnya terparkir.


Hari ini menjadi hari pertama ia masuk kantor ditahun 2020 dan harapannya tentu saja hari ini menjadi hari baik tanpa ada masalah yang terjadi dikantor. Sepanjang perjalanan vani menyetel musik untuk mengiringi perjalanannya


When you hold me


In the street and you kiss me on the dance floor


I wish that you it could be like that


Why can’t be like that


Cause i’m your

__ADS_1


Potongan lirik lagu yang dipopulerkan little mix yang berjudul secret love song menjadi lagu yang mengiringinya menuju kantor, 20 menit kemudian ia sudah sampai di kantor yang sudah hampir 4 tahun menjadi tempat ia bekerja. Setelah memastikan jika mobilnya sudah terparkir dengan rapi ia bergegas menuju lift yang akan membawanya ke lantai 10 dimana ruangannya berada.


“good morning” sapa vani ketika dirinya sudah didepan pintu ruangannya.


“good morning too” jawab leoni, indri, justin, jack, alex dan james hampir bersamaan.


“hai guys, what are you eating?” tanya vani sambil menghampiri ke enam rekan kerjanya yang sedang asik mengunyah cake yang dibawa leoni dan indri. Tanpa meminta lebih dulu vani mengambil sepotong cake dan mulai memakannya.


“oh, my God. What is this?” tunjuk vani pada tumpukan berkas yang ada di mejanya.


Vani menarik nafas panjang dan mulai duduk di kubikelnya, ia mulai menghidupkan komputernya dan mulai membaca satu demi satu berkas yang ada dihadapannya.


2 jam berlalu vani, leoni, indri bahkan smua yang ada diruangan itu masih disibukkan dengan berkas yang ada dihadapan mereka masing-masing terdengar suara keyboard saling bersautan memecah keheningan yang terjadi disana.


“hallo everyone, is your work done?” tanya alexa ketika dirinya sudah berada didepan pintu.

__ADS_1


“oh, my God alexa this is too difficult to solve in a day” ucap vani menanggapi pertanyaan yang diajukan alexa sang direktur keuangan. Vani memang cukup berani dalam beberapa hal selain karena alexa adalah atasan mereka yang baik vani sudah mengganggap alexa seperti kakaknya sendiri pun sebaliknya.


Alexa tersenyum mendengar jawaban vani sejujurnya ia hanya ingin memastikan jika karyawan yang ada dibawa pengawasannya tidak bergosip dijam operasional kerja. Dan tentu saja alexa bangga pada vani dan kawan-kawan yang berada di satu divisi dengannya mereka begitu profesional dalam bekerja.


“it’ok. Please continue your work” jawab alexa santai.


“thankyou alexa” ucap vani mewakili kawan-kawannya.


Menit demi menit, jam demi jam berlalu namun vani masih terus mengetikan angka-angka pada keyboard seakan tak ada hari esok, leoni, indri dan yang lain yang berada dalam divisi yang sama dengannya sudah pulang sekitar sejam yang lalu ketika jam operasional kerja selesai.


Namun vani memilih menyelesaikan 2 berkas lagi dan akibatnya ia harus bekerja sendiri tanpa sahabat-sahabatnya, rasa lelah kini mulai menghampiri dirinya, kantor pun sudah tampak begitu sepi hanya tinggal beberapa orang saja yang lembur seperti dirinya.


Waktu sudah menunjukkan pukul 23.00 rasa kantuknya kini datang menghampiri seiring dirinya yang sudah menyelesaikan laporannya, tanpa berpikir lama vani menyimpan file yang sudah diketiknya, memeriksanya kembali sebelum ia mematikan komputernya dan setelah semua dirasa selesai ia bergegas menuju lift yang akan membawa dirinya kelantai dasar.


Vani berjalan menuju parkiran dan segera menghidupkan mesin mobilnya dan segera mengendarainya. Tanpa vani sadari ada sosok yang memperhatikannya.

__ADS_1


Kini vani baru saja selesai mandi dan rasa kantuknya tidak bisa lagi tertahan vani pun segera membaringkan tubuhnya dan masuk alam mimpinya.


__ADS_2