Menikah Dengan Boss Dingin

Menikah Dengan Boss Dingin
Perubahan Sikap


__ADS_3

Sebulan berlalu, crist kembali pulang ada rasa rindu bertemu vani yang ditinggalkannya untuk waktu yang terbilang lama untuk urusan bisnis, crist yang awalnya pergi ke luar kota untuk urusan bisnis ternyata memiliki tujuan lain untuk menenangkan dirinya yang belum sepenuhnya menerima pernikahan antara dirinya dan vani tak disangka sebulan tinggal bersama vani membuatnya rindu ketika berjauhan apalagi harus berpisah selama sebulan.


Begitupun dengan vani yang ternyata diam diam menahan rasa rindu yang kadang tiba-tiba hadir dalam hatinya, namun meski hatinya ingin mendengar suara crist ia tidak pernah sedetikpun berpikiran menanyakan kabarnya dan mencoba menghubungi suaminya itu ditambah lagi bayangan crist dan celine yang setiap malam bersama membuatnya mampu menepis rasa rindunya.


harus vani akui dirinya kini sudah bisa menerima kehadiran crist dalam hatinya meski jujur dirinya tak berani berharap lebih bahwa crist akan menerimanya dalam kehiduapannya kelak


Masih dengan menyibukkan diri dengan laporan yang harus ia serahkan pada alexa vani tak begitu mempedulihkan perasaannya bahkan candaan dari sahabat dan rekan kerjanya pun ia abaikan. Sejak vani menerima pesan celine yang berisi foto crist dan dirinya sedang berada di sebuah club malam itu vani sering terlihat murung dan tak lagi menanggapi candaan dari sahabat-sahabatnya membuat indri dan leoni mengerti jika vani sedang memiliki masalah.


Terlalu bersemangat bekerja tak terasa jam pulang kantor pun tiba, vani segera menyelesaikan pekerjaannya mengambil beberapa dokumen yang belum selesai kerjakan dan segera meninggalkan ruangan itu menyusul kedua sahabatnya yang sudah lebih dulu keluar dari ruangan.


Sementara di mension crist sedang menikmati secangkir coffie dan menatap langit malam yang penuh dengan bintang-bintang sesekali ia melihat ponselnya memeriksa pesan dari sang sekertaris yang melaporkan dokumen-dokumen yang harus diperiksa, tak lama terdengar suara mobil memasuki halaman mension yang diyakini crist adalah istrinya yang pulang dari kantor.


“selamat malam nyonya muda” ucap bi olif yang membukakan pintu untuk vani


“selamat malam bi “ jawab vani tak bersemangat

__ADS_1


“oh ya nyonya muda, tuan muda sudah pulang” kata bi olif memberitaukan jika crist sudah kembali


“oh iya?” tanya vani meyakinkan ucapan bi olif


“ia nyonya sekarang tuan muda sedang berada di ruang tengah” bi olif mencoba meyakinkan


“oh, baiklah” jawab vani


Vani melangkah menuju kamarnya rasanya tubuhnya sudah sangat lelah dan ingin segera beristirahat, ia melewati ruang tengah dimana crist tengah duduk menikmati secangkir kopi membelakangi dirinya, tak ingin menyapa vani melanjutkan langkahnya sampai suara khas milik crist menghentikannya,


“selamat datang tuan crist” jawabnya singkat lalu kembali membalik tubuhnya dan pergi meninggalkan crist yang heran akan tingkah istrinya itu.


Tak ingin dihantui rasa penasaran crist melangkah menuju dapur dimana bi olif dan bi perrie berada


“bi olif bisa bicara sebentar?”

__ADS_1


“ada apa tuan muda?”


“apakah selama saya pergi, ada kejadiaan yang terjadi dirumah ini yang saya tidak tahu?


“tidak ada tuan, hanya sehari setelah kepergian tuan keluar kota nyonya muda terlihat murung dan lebih suka mengurung diri didalam kamar”


“baiklah bi, terimakasih” ucap crist setelah mendengar ucapan bi olif.


Crist masuk kedalam ruangan kerjanya mengambil beberapa dokumen memeriksanya namun entah mengapa ia tidak fokus pada pekerjaannya dan crist memilih untuk beristirahat.


Keesokan harinya ketika crist sedang sarapan ia memperhatikan sosok yang tengah menuruni tangga, hingga sampai pada lantai dasar vani hanya menatap crist sejenak dan berpamitan untuk segera ke kantor, aneh sejak kepulangan crist dari luar kota vani tampak berubah tak seperti biasanya, vani yang kadang tersenyum kearahnya kini menjadi sosok yang cuek dan pendiam.


Crist menatap vani yang sudah berada di depan pintu, tak lama tubuh sang istri tak tampak lagi, detik selanjutnya terdengar suara mobil yang perlahan meninggalkan mension kediaman mereka. Crist segera menyelesaikan sarapannya, mengambil jasnya dan segera menyusul sang istri ke kantor.


ada apa dengannya mengapa sepertinya dirinya ingin menghindar dariku.

__ADS_1


__ADS_2