Menikah Dengan Boss Dingin

Menikah Dengan Boss Dingin
Bertahan


__ADS_3

Dua minggu berlalu setelah pertengkaran antara vani dan crist semua tampak semakin acuh, vani masih sama dengan hari hari kemarin masih memilih diam begitupun crist yang memilih tak peduli pada sikap istrinya itu.


namun di tengah hubungan mereka yang kian rumit vani tidak pernah absen mengirimkan pesan pada crist meski hanya mengingatkan ketika jam makan siang tiba ataupun ketika suaminya itu pulang larut malam


ya vani tetap mengingatkan crist untuk menjaga pola makannya meski sedang sibuk, meskipun lagi lagi setiap pesan yang di kirimkan vani hanya akan di baca crist tanpa berniat membalasnya.


hari ini vani dan rekan rekan kerjanya akan di bagi kedalam kelompok team untuk mengerjakan beberapa pekerjaan yang berkaitan dengan pengambilan data di seluruh cabang perusahaan, pembagian kelompok team di devisi keuangan sudah ditentukan oleh alexa.


kali ini vani, indri dan leoni team a, alex dan Justin team b, sedangkan Jack dan james adalah team c setiap team di tugaskan mengambil data di perusahaan cabang sesuai dengan yang telah di tentukan. berhubung pengambilan data kali ini menempuh waktu yang lebih lama di bandingkan yang sebelumnya, jadi waktu pengambilan data ditentukan kurang lebih satu bulan.semuanya akan mulai berangkat ke berbagai negara tujuan esok hari.


"aku tentu akan merindukanmu" ucap alex pada indri


"tentu, akupun demikian" jawab indri


terlihat justin mendekati leoni memegang tangannya lalu menciumnya


"jaga kesehatan sayang" bisik justin pada leoni.

__ADS_1


leoni hanya mengangguk menjawab ucapan sang kekasih


"kalian boleh kembali ke rumah masing masing untuk mempersiapkan diri untuk berangkat besok" ucap alexa sebelum berjalan meninggalkan ruangan divisi keuangan


"van, sampai ketemu di bandara besok" ucap leoni pada sahabatnya itu


vani tersenyum lalu menganggukan kepalanya


leoni, indri, Justin, alex, jack dan james pun meninggalkan ruangan divisi keuangan, sementara vani merapikan kubikelnya sebelum meninggalkan ruangan itu mengingat dirinya akan meninggalkan kubikelnya kurang lebih satu bulan, setelah vani memastikan bahwa tempatnya sudah rapi dirinya pun memutuskan untuk meninggalkan ruangan itu


vani berjalan meninggalkan ruangan, di tengah perjalanannya menuju lantai satu dirinya menyempatkan mengetik pesan pada crist memberitahukan pada suaminya jika dirinya sudah pulang lebih awal.


setelah memastikan bahwa pesannya telah terkirim vani kembali melanjutkan langkahnya menuju lantai satu untuk segera meninggalkan kantor menuju ke rumah.


sementara crist sedang sibuk rapat dengan seluruh pemegang saham perusahaan XX rapat kali ini adalah mengenai peluncuran produk baru yang akan segera diluncurkan pada pasar industri


notifikasi tanda pesan masuk berbunyi di ikuti layar handphonenya yang ikut menyala, crist yang baru saja sampai di ruangannya setelah menutup rapat membuka pesan itu

__ADS_1


"aku pulang duluan, jangan lupa makan siang pulanglah lebih awal ada yang ingin aku bicarakan"


isi pesan vani pada crist, bukan membalas pesan itu lagi lagi crist meletakkan kembali handphonenya di atas meja lalu kembali menatap layar laptopnya seakan pesan itu tidak penting


crist selalu mengabaikan pesan yang di kirim vani, menurut crist pesan yang di kirim vani hanyalah bentuk basa basinya dan dirinya tidak suka itu, dirinya bukanlah orang yang suka menanggapi sesuatu yang dianggapnya tidak penting.


meninggalkan crist yang sibuk dengan pekerjaannya, di sebuah apartemen mewah seorang wanita tengah mondar-mandir di dalam kamar memikirkan cara memisahkan vani dan crist wajahnya bahkan sudah memerah tanda dirinya sedang marah


"kalian harus pisah harus, apapun caranya aku akan membuat kalian bertengkar hebat lalu vani akan meninggalkanmu crist"


ya wanita itu adalah celine, wanita yang berambisi merebut crist dengan berbagai cara meskipun itu bisa jadi fatal dan berakibat buruk bagi hubungan crist dan vani, namun ambisi yang di miliki celine sudah begitu besar


celine menyesal dulu pernah meninggalkan crist, dan dirinya ingin merebut suami vani itu meski harus dengan cara yang kotor, sejujurnya celine bukan ingin memiliki crist namun apa yang di miliki crist adalah tujuan utamanya. seorang celine memiliki prinsip apapun keinginannya akan ia dapatkan meskipun harus menghilangkan nyawa sekalipun


jika celine berusaha berpikir keras merebut crist kembali berbeda dengan vani yang ingin meninggalkan suaminya itu, vani cukup tau dirinya sejak awal posisinya tak pernah diharapkan crist, pernikahan yang baru beberapa bulan berjalan harusnya tidak pernah terjadi sehingga ia tak perlu terbebani dengan segala keadaan.


jika saja pernikahannya dengan crist hanya melibatkan dirinya dan suaminya maka mungkin sudah lama ia meminta pisah namun pernikahan keduanya adalah pernikahan yang sah dimata agama dan hukum, bahkan keluarga keduanya menjadi saksi atas sumpah janji setia itu

__ADS_1


vani pun harus meyakinkan dirinya sekuat yang ia mampu bahwa pernikahannya dengan crist akan baik baik saja meski keadaannya berbanding terbalik, vani lebih memikirkan perasaan kedua orangtuanya dari pada dirinya sendiri dan hal itu membuat Vani hanya memiliki satu pilihan yakni bertahan


__ADS_2