Menikah Dengan Boss Dingin

Menikah Dengan Boss Dingin
Pertemuan Tak Terduga


__ADS_3

Hari minggu adalah hari yang paling dinanti oleh kaum rebahan tidak terkecuali vani, enam hari bekerja dan hari ini ia ingin bermalas-malasan di kamarnya, ia tidak ingin hari ini ada yang mengganggu. Ia menuruni tangga menuju dapur untuk melihat perlengkapan masaknya, sungguh malang isi kulkasnya hanya terdapat beberapa botol air mineral, dengan perasaan yang sedikit kesal ia kembali menaiki anak tangga menuju kamarnya, vani mengambil tasnya memasukkan dompetnya dan kembali menuruni anak tangga ia yang awalnya ingin bermalas-malasan di apartemennya harus keluar membeli bahan-bahan dapur untuk mengisi kulkasnya dan juga membeli kebutuhan lainnya, selain cantik, baik dan cerdas sisi baik dari seorang Vani Zevaria Margaretha Ricard adalah ia pandai memasak dan ia sangat jarang membeli masakan diluar atau yang cepat saji.


Dan disinilah dia disalah satu supermarket untuk membeli beberapa bumbu dapur, vani mulai mendorong trolinya memasukkan satu demi satu kebutuhan dapur setelah dirasa semua kebutuhanya sudah dimasukkan kedalam trolinya ia lalu berpindah kebagian yang menyediakan perlengkapan mandi memilih beberapa barang yang dibutuhkan dan menyimpannya dalam keranjang belanjanya. Disaat ia akan mengambil pengharum ruangan tangannya mengambil barang yang sama dengan seseorang yang ada disampinya keduanya saling menatap dan ternyata vani bertemu liani wanita berparas cantik meskipun usianya yang sudah tidak muda lagi namun kecantikannya masih sangat terjaga.


“I’m sorry madam” ucap vani menyesali kesalahannya yang tak memperhatikkan terlebih dahulu siapa yang ada disampingnya.


“it’s okay” balas liani


Kini vani dilanda gugup ia kenal betul wanita yang ada dihadapannya dia adalah istri dari pemilik perusahaan tempat ia bekerja. Iya tidak tau lagi apa yang harus ia lakukan saking paniknya ia bertemu dengan orang yang begitu penting sedikit saja kesalahannya bisa membuatnya di pecat dari tempat ia bekerja


“vani, what are you doing here? tanya Alexa yang berjalan darah arah belakang liani

__ADS_1


“I’m buying kittchen supplies and other things” balas vani yang sedikit merasa aneh akan kedatangan Alexa atasannya.


“Alexa, tu le connais? (alexa, kau mengenalnya?)” tanya liani melihat interaksi keduanya yang cukup dekat


“il est employê de la sociêtê Gold Corp Inc, il est dans une division avec alexa. Son nom est vani. (dia salah satu karyawan diperusahaan Gold Corp Inc, dia berada satu divisi dengan alexa. Namanya vani)” alexa menjelaskan siapa vani pada bibinya.


“oh, d’accord” (oh, baiklah)” ucap liani setelah mengetahui bahwa yang ada dihadapannya adalah salah satu karyawan di perusahaan suaminya.


Bukannya vani tidak paham apa yang sedang di bicarakan kedua orang yang ada dihadapannya hanya saja ia tidak mau mengganggu interaksi antara alexa dan liani, ia takut dianggap tidak sopan.


“merci madame, je suis aussi heureux de vous rencontrer”(Terimakasih nyonya, saya juga senang bertemu dengan anda)” balas vani menggunakan bahasa prancis

__ADS_1


Liani senang karena ternyata vani cukup fasih berbahasa prancis,


Akhirnya vani meminta izin untuk pulang karena bahan-bahan dan perlengkapan yang ia butuhkan sudah terisi di keranjangnya.


“je suis dêsolê madame, alexa mais je dois rentree á la maison” (maafkan saya nyonya, alexa tapi saya harus pulang”.


“oh s’il te plait, sois prudent” (oh silahkan, hati-hati)” ucap alexa “


Setelah melihat kepergian vani, liani kembali melanjutkan kegiatannya memilih pengharum ruangan. Tapi tiba-tiba liani berkata


“il est sympa” (dia baik)”

__ADS_1


Alexa yang mendengar hanya tersenyum pada bibinya itu, pasalnya hampir jarang bibinya memuji seseorang karena sikapnya, selama ini gadis-gadis yang statusnya adalah anak-anak dari conglomerat bersikap baik mendekati bibinya hanya untuk mendapatkan perhatiannya agar mau menjodohkan mereka dengan putranya. Bahkan gadis-gadis itu akan mencari cara agar mereka dapat berinteraksi lama dengannya, namun vani berbeda bahkan ia tidak mau berlama-lama menatap istri dari pemilik perusahaan tempatnya bekerja dan malah memilih pergi, ditambah lagi vani selalu meminta maaf padahal liani tidak tau letak kesalahannya. Liani mulai tertarik dengan kepribadian vani. Bahkan sepanjang perjalanan pulang liani sering menanyakan profil vani, asalnya dari mana, tinggalnya dimana, pendidikannya apa. Membuat alexa sedikit kesusahan menjawab pertanyaan dari sang bibi.


Sekedar informasi ibu liani adalah sosok wanita yang ketika menyukai seseorang ia akan berusaha mengenalnya lebih jauh dan jika sudah menginginkan sesuatu ia harus mendapatkannya, maka ia akan mencari tahu segala hal tentang vani bahkan sampai keakar-akarnya.


__ADS_2