
" Sekali lagi Papa ingatkan , tahan emosimu !! Dan tinggalkan senjataku di mobil karena Alex dan Papa sepakat jika kita clean disana , tidak boleh senjata dalam bentuk apapun "
" Bumi mengerti "
Bumi tidak ingin membantah lagi , karena pertarungan tangan kosong mungkin akan lebih menyenangkan jika dia terpaksa menangani Alex dan putranya yang gila itu .
Alfian hanya membawa beberapa orang bersamanya , termasuk Adam . Karena ia berpikir pertemuan ini adalah pertemuan damai . Dia hanya ingin Terra menjauhi keluarganya , hanya itu .
Tak berapa lama mereka sampai pada sebuah bungalow yang terdapat di daerah perbukitan . Suasana sepi dengan udara yang bersih menjadikan tempat itu cocok untuk dijadikan tempat pertemuan .
Dua buah mobil sudah terparkir disana , menandakan Alex yang sudah datang terlebih dahulu . Tanpa mau membuang waktu mereka segera masuk , suasana mencekam.membuat Adam sedikit meremang .
Aura dingin dari orang orang disekitarnya membuatnya. sedikit susah untuk bernafas . Alex , pria itu jauh dari perkiraannya . Adam berpikir Alex adalah pria dengan wajah garang dan menakutkan .
Tapi nyatanya dia hanyalah pria tua dengan wajah ramah dan sangat tenang . Tidak terlihat sama sekali arogansinya . Dan Terra , pria di samping Alex itu memang pantas disebut sebagai seorang psikopat .
Tatapan elangnya seperti ingin menguliti hidup hidup orang yang dilihatnya . Mereka duduk di sofa panjang yang saling berhadapan .
" Tuan Alfian ... senang akhirnya saya bisa bertemu dengan orang hebat seperti anda "
Suara Alex akhirnya memecah kekakuan yang terjadi di ruangan itu .
" Anda terlalu memuji Tuan Alex , anda juga hebat ! Dan ini putra saya , saya rasa saya akan langsung pada intinya saja karena saya pikir anda pun orang yang sangat sibuk "
__ADS_1
" Silahkan Tuan , saya tidak keberatan sama sekali ! Dan ini putra saya ... sepertinya putra kita sama sama tampan Tuan "
Alfian dan Alex tertawa , mereka bisa melihat tatapan saling membunuh dua pria yang ada di samping mereka .
" Baik jika begitu , saya menghormati anda dan saya minta dengan sangat anda juga menghargai ataupun menghormati keluarga saya "
" Apa maksudmu !? Aku dan ayahku tidak pernah mengganggumu "
Suara Terra tiba tiba menyela , dan itu memicu kemarahan Bumi yang dari tadi berusaha untuk diam . Tapi tangan Alfian sudah terlebih dahulu mencegah tindakan yang akan di lakukan putranya .
PLAAKKK ..
" Lancang kau sudah berani menyela orang yang lebih tua darimu . Maafkan putra saya Tuan "
" Tidak apa apa , putra putra kita masih terlalu muda . Jiwa mereka masih menyala dan bersemangat . Kadang kita sebagai ayah sedikit sulit untuk mengendalikannya " jawab Alfian tenang .
" Dari awal kalian yang sudah mengganggu ketenanganku ... "
Alfian mengangkat tangannya di depan Alex , pertanda agar pria tua itu membiarkan putranya berbicara .
" Kalian selalu mengambil kebahagiaan dari tanganku . Dan sekarang bahkan kalian menahan wanita yang kucintai . Kalian menahannya bagai seorang pesakitan !! Kembalikan dia padaku !! " teriak Terra menggema .
Bumi bangkit dari duduknya dengan tangan sudah terkepal . Adam sedikit panik melihatnya , dia khawatir sahabatnya akan susah dikendalikan lagi . Dan suara berat Alfian lagi lagi menyadarkan putranya .
__ADS_1
" Bajing*an !!! "
" Nak ... duduklah , sudah Papa bilang hanya aku yang akan bicara "
" Tapi dia ... "
Tapi Bumi akhirnya duduk karena dia tak ingin membuat kecewa papanya , walau demi apa dia sudah sangat ingin menghajar pria bernama Terra itu .
" Apa yang kami ambil darimu nak !? " tanya Alfian pada Terra .
" Semua !! Hidupku ... "
" Wanita ... jika yang kau maksud adalah wanita maka kau yang salah . Aku akui aku pernah membuat kesalahan terbesar dengan memaksa salah satu putraku untuk menikah dengan wanita yang salah . Kami tidak mengenalmu saat itu jadi kami tidak tahu Narra adalah wanita impianmu "
" Bukan dia !! Aku tidak peduli dengan jal*ng itu !! "
" Kemudian aku menikahkan putra keduaku dengan seorang wanita hebat dari keluarga sederhana . Dia sudah menjadi keluarga Adipraja saat ini . Dan aku minta kau menghormati itu . Patra istri kami adalah kehormatan kami , kami tidak akan membiarkan siapapun menghinanya dengan cara apapun . Kuharap kalian mengerti itu "
" Tapi dia milikku !! "
BRAKKK ...
~ Jeng jeng sampai di sini dulu , emak mau minum dulu biar lebih fresh . Jangan pernah lupa goyang jempol yaaa !! Terimakasih yang sampai saat ini sudah setia mendukung emak , lope U so much pokoknya ❤️❤️ ~
__ADS_1
"