Menikahi Janda Kakakku

Menikahi Janda Kakakku
165


__ADS_3

" Assalamualaikum Mas ... "


" Walaikumsalam ... sini Wa !! "


Siang itu Bumi meminta adik iparnya untuk datang ke perusahaan . Dewa sudah merampungkan kuliahnya dan Bumi ingin Dewa segera belajar terjun ke perusahaan Adipraja .


Alfian juga pernah membahas ini bersama Bumi , mereka berdua ingin segera membentuk Dewa menjadi seorang pengusaha sukses dan dapat diandalkan .


Alfian dan Rita malah sudah menganggap Dewa sebagai putra kandung mereka . Pria muda yang rendah hati itu sejak awal sudah mencuri perhatian mereka .


Pria muda itu mampu melihat segala masalah secara dewasa , dan entah kenapa semua menjadi begitu mudah jika berada di tangan seorang Dewa .


" Ada apa Mas kok tumben minta Dewa ke sini . Embak bikin masalah di rumah !? "


" Enggak Wa , tadi malam Mas membicarakan hal ini dengan Papa . Kamu yang tangani perusahaan baru kita di Bali . lni kesempatan kamu untuk menata hidupmu Wa . Tidak mungkin kamu stuck hanya di bengkel kecil itu , Mas hanya ingin kamu berkembang "


Dewa menghembuskan nafasnya , kakak iparnya mungkin ada benarnya . Dia harus mulai menata hidupnya .


" Bukannya proyek di Bali Kak Adam yang pegang ?! "


" Dia akan menjadi mentor mu , Adam yang akan mengajarimu di sana "


" Tapi ibu gimana Mas !? "


" Aku dsn Embakmu kemarin pernah membahas ini dengan ibu . Beliau mendukung sepenuhnya jika kamu mulai terjun ke perusahaan . Awalnya kami meminta ibu untuk tinggal bersama kami di mansion tapi dia menolak . Akhirnya ibu sementara akan di toko , disana ada Mba Sus dan Mba Was . Kami juga akan lebih sering menengoknya "


" Kapan Dewa akan ke sana !? "


" Dua Minggu dari sekarang , kau akan berangkat bersama Adam "


" Ya Mas ... "


Bumi bernafas lega , akhirnya ia bisa membujuk adik iparnya agar mulai mengurus salah satu perusahaan Adipraja . Dewa punya kepribadian yang kuat , semula ia bersikeras untuk memulai usaha di atas kakinya sendiri .


Dewa masih tetap ingin bertahan di bengkelnya . Tapi entah kenapa pria muda itu berubah pikiran , Dewa mau menuruti semua permintaan dari kakak iparnya .

__ADS_1


*


Jerry ingin sekali mencium bibir yang dari tadi mengerucut itu . Dia tahu gadis di sampingnya pasti masih sangat kesal .


" Kak ... "


" He em , jangan berisik nanti Cherry bangun " kata Jerry yang baru saja meletakkan gadis kecil itu di atas ranjang .


" Kita bicara di bawah ... "


" Ok .. "


Jerry mengikuti langkah Nayya yang menuju lantai bawah , tapi matanya menyipit ketika gadis itu malah menuju ke dapur .


" Kita bicara di dapur ?? "


" Nayya mau bikin jeruk lemon hangat dulu. buat Kakak , tadi di restoran kakak malah minum soda padahal kita pesan makanan berlemak semua "


Jerry tak bisa menyembunyikan hatinya yang bahagia mendapat perhatian seperti ini dari gadisnya . Dia bahkan tidak memperhatikan sampai sedetail itu tentang makanan yang masuk ke perutnya .


" Memang apa salahnya makanan berlemak "


" Kak ... " Nayya kembali ingin membicarakan suatu hal ketika mereka sudah duduk di ruang tengah sambil nonton televisi .


" Heemmm .. "


" Hishhh menyebalkan ham hem ham hem "


" Aku sedang minum air yang kau buat sayaannng .... dan ini panas "


BLUSHHH ...


Pipinya memerah mendengar kata sayang dari pria tampan di sampingnya .


" Boleh Nayya tanya sesuatu pada Kakak !? "

__ADS_1


" Hemmm "


" Kakak nggak serius kan dengan perkataan kakak saat di dalam mobil !? "


" Perkataan yang mana ? " goda Jerry .


" Yang itu ... "


" Yang mana , tadi kan kakak bicara banyak hal sama kamu di dalam mobil "


" Tentang itu ... ehmmm ... istri " cicit Nayya pelan .


Jerry meletakkan gelasnya yang tinggal berisi separuhnya saja , dia memang tidak terlalu suka lemon .


" Aku serius ... aku ingin kita segera menikah "


" Kenapa kita harus segera menikah ?? Bukannya kakak memintaku hanya sebagai baby sitter Cherry !? Tak ada kata pernikahan di awal perjanjian kita . Lagipula ... "


" Teruskan , jangan setengah-setengah jika bicara denganku "


" Kakak sudah mempunyai banyak wanita di luar sana , mereka lebih cantik . Nay sudah bertemu dengan tiga orang wanita yang mengaku sebagai kekasih Kak Jerry . Mereka kesini karena ingin bertemu dengan Kakak "


" Sebelum bertemu denganmu aku memang punya banyak wanita . Aku menghamburkan uang hanya untuk mereka . Aku adalah pria brengs*k , aku tak pernah melibatkan hatiku jika bermain dengan mereka semua . Setelah mendengar ini apa kau takut padaku !? "


Nayya hanya mengangguk , beberapa hari ini memang ada beberapa wanita yang datang ke apartemen mencari pria disampingnya . Mereka semua mengaku sebagai satu satunya kekasih dari Jerry , dan mereka semua juga mengancam Nayya untuk tidak mencoba untuk mendekati pria yang mereka klaim sebagai kekasih .


"' Aku ingin hidup lebih baik , aku ingin ada kau yang selalu menyambutku dirumah ketika aku pulang ! Berada di dekatmu hatiku selalu terasa lebih damai . Hidupku tidak lagi kosong ! Keberadaanmu dan Cherry mampu melengkapi hidupku. Aku bahagia bersama kalian "


" Tapi apa tidak terlalu cepat ? Kakak belum mengenalku ! Aku juga masih punya banyak tanggung jawab "


"' Aku sudah urus jika itu tentang keluargamu di kampung "


" Maksud Kakak !? "


" Tempo hari aku menemui pamanmu untuk memintamu secara langsung padanya "

__ADS_1


" Kakak melamarku !? Tapi bagaimana jika suatu hari ternyata Kakak masih belum bisa melupakan salah satu wanita yang menemuiku kemarin !? "


" Kau boleh meninggalkanku , karena aku yakin hanya kamu satu satunya "


__ADS_2