
" Assalamualaikum Mas ... "
" Walaikumsalam ... sini Wa !! "
Siang itu Bumi meminta adik iparnya untuk datang ke perusahaan . Dewa sudah merampungkan kuliahnya dan Bumi ingin Dewa segera belajar terjun ke perusahaan Adipraja .
Alfian juga pernah membahas ini bersama Bumi , mereka berdua ingin segera membentuk Dewa menjadi seorang pengusaha sukses dan dapat diandalkan .
Alfian dan Rita malah sudah menganggap Dewa sebagai putra kandung mereka . Pria muda yang rendah hati itu sejak awal sudah mencuri perhatian mereka .
Pria muda itu mampu melihat segala masalah secara dewasa , dan entah kenapa semua menjadi begitu mudah jika berada di tangan seorang Dewa .
" Ada apa Mas kok tumben minta Dewa ke sini . Embak bikin masalah di rumah !? "
" Enggak Wa , tadi malam Mas membicarakan hal ini dengan Papa . Kamu yang tangani perusahaan baru kita di Bali . lni kesempatan kamu untuk menata hidupmu Wa . Tidak mungkin kamu stuck hanya di bengkel kecil itu , Mas hanya ingin kamu berkembang "
Dewa menghembuskan nafasnya , kakak iparnya mungkin ada benarnya . Dia harus mulai menata hidupnya .
" Bukannya proyek di Bali Kak Adam yang pegang ?! "
" Dia akan menjadi mentor mu , Adam yang akan mengajarimu di sana "
" Tapi ibu gimana Mas !? "
" Aku dsn Embakmu kemarin pernah membahas ini dengan ibu . Beliau mendukung sepenuhnya jika kamu mulai terjun ke perusahaan . Awalnya kami meminta ibu untuk tinggal bersama kami di mansion tapi dia menolak . Akhirnya ibu sementara akan di toko , disana ada Mba Sus dan Mba Was . Kami juga akan lebih sering menengoknya "
" Kapan Dewa akan ke sana !? "
" Dua Minggu dari sekarang , kau akan berangkat bersama Adam "
" Ya Mas ... "
Bumi bernafas lega , akhirnya ia bisa membujuk adik iparnya agar mulai mengurus salah satu perusahaan Adipraja . Dewa punya kepribadian yang kuat , semula ia bersikeras untuk memulai usaha di atas kakinya sendiri .
Dewa masih tetap ingin bertahan di bengkelnya . Tapi entah kenapa pria muda itu berubah pikiran , Dewa mau menuruti semua permintaan dari kakak iparnya .
__ADS_1
*
Jerry ingin sekali mencium bibir yang dari tadi mengerucut itu . Dia tahu gadis di sampingnya pasti masih sangat kesal .
" Kak ... "
" He em , jangan berisik nanti Cherry bangun " kata Jerry yang baru saja meletakkan gadis kecil itu di atas ranjang .
" Kita bicara di bawah ... "
" Ok .. "
Jerry mengikuti langkah Nayya yang menuju lantai bawah , tapi matanya menyipit ketika gadis itu malah menuju ke dapur .
" Kita bicara di dapur ?? "
" Nayya mau bikin jeruk lemon hangat dulu. buat Kakak , tadi di restoran kakak malah minum soda padahal kita pesan makanan berlemak semua "
Jerry tak bisa menyembunyikan hatinya yang bahagia mendapat perhatian seperti ini dari gadisnya . Dia bahkan tidak memperhatikan sampai sedetail itu tentang makanan yang masuk ke perutnya .
" Memang apa salahnya makanan berlemak "
" Kak ... " Nayya kembali ingin membicarakan suatu hal ketika mereka sudah duduk di ruang tengah sambil nonton televisi .
" Heemmm .. "
" Hishhh menyebalkan ham hem ham hem "
" Aku sedang minum air yang kau buat sayaannng .... dan ini panas "
BLUSHHH ...
Pipinya memerah mendengar kata sayang dari pria tampan di sampingnya .
" Boleh Nayya tanya sesuatu pada Kakak !? "
__ADS_1
" Hemmm "
" Kakak nggak serius kan dengan perkataan kakak saat di dalam mobil !? "
" Perkataan yang mana ? " goda Jerry .
" Yang itu ... "
" Yang mana , tadi kan kakak bicara banyak hal sama kamu di dalam mobil "
" Tentang itu ... ehmmm ... istri " cicit Nayya pelan .
Jerry meletakkan gelasnya yang tinggal berisi separuhnya saja , dia memang tidak terlalu suka lemon .
" Aku serius ... aku ingin kita segera menikah "
" Kenapa kita harus segera menikah ?? Bukannya kakak memintaku hanya sebagai baby sitter Cherry !? Tak ada kata pernikahan di awal perjanjian kita . Lagipula ... "
" Teruskan , jangan setengah-setengah jika bicara denganku "
" Kakak sudah mempunyai banyak wanita di luar sana , mereka lebih cantik . Nay sudah bertemu dengan tiga orang wanita yang mengaku sebagai kekasih Kak Jerry . Mereka kesini karena ingin bertemu dengan Kakak "
" Sebelum bertemu denganmu aku memang punya banyak wanita . Aku menghamburkan uang hanya untuk mereka . Aku adalah pria brengs*k , aku tak pernah melibatkan hatiku jika bermain dengan mereka semua . Setelah mendengar ini apa kau takut padaku !? "
Nayya hanya mengangguk , beberapa hari ini memang ada beberapa wanita yang datang ke apartemen mencari pria disampingnya . Mereka semua mengaku sebagai satu satunya kekasih dari Jerry , dan mereka semua juga mengancam Nayya untuk tidak mencoba untuk mendekati pria yang mereka klaim sebagai kekasih .
"' Aku ingin hidup lebih baik , aku ingin ada kau yang selalu menyambutku dirumah ketika aku pulang ! Berada di dekatmu hatiku selalu terasa lebih damai . Hidupku tidak lagi kosong ! Keberadaanmu dan Cherry mampu melengkapi hidupku. Aku bahagia bersama kalian "
" Tapi apa tidak terlalu cepat ? Kakak belum mengenalku ! Aku juga masih punya banyak tanggung jawab "
"' Aku sudah urus jika itu tentang keluargamu di kampung "
" Maksud Kakak !? "
" Tempo hari aku menemui pamanmu untuk memintamu secara langsung padanya "
__ADS_1
" Kakak melamarku !? Tapi bagaimana jika suatu hari ternyata Kakak masih belum bisa melupakan salah satu wanita yang menemuiku kemarin !? "
" Kau boleh meninggalkanku , karena aku yakin hanya kamu satu satunya "