
" Uncle Barnett menelponku kemarin , dia susah sekali menghubungimu . Dia menagih janjimu , tiga tahun yang lalu kau bilang akan mulai serius terjun ke Brown Corp "
" Males " jawab Deniel enteng , dia memang tak tertarik dengan dunia perhotelan milik sang Daddy .
" Jangan begitu , kau putra mereka satu satunya . Yang berarti kau adalah harapan mereka satu satunya "
" Kau sangat tahu , aku bukan satu satunya !! Ada anak haramnya . Aku jauh di bawahnya "
" Come on ... kenapa kau selalu mengulik hal itu . Semua orang pasti masa lalu , termasuk kau ! Jangan menghakimi siapapun karena kau pun tak lebih baik darinya . Kurasa Kevin juga sangat baik padamu . Dulu bahkan ia memberikan semua mainan kesayangannya padamu "
" Tapi aku tidak memintanya "
" Dasar keras kepala !! "
" Uncle bilang Aunty Dila akan kesini menjemputmu " lanjut Varo .
" Bomat !! "
Barnett Brown ternyata memiliki masa lalu yang cukup pelik . Sebelum menikah dengan ibu dari Deniel , dia pernah mempunyai affair dengan sekretarisnya .
Lebih tepatnya dijebak , sang sekretaris tergiur dengan kekayaan bosnya . Dan sayangnya sang sekretaris meninggal ketika melahirkan anak mereka . Dan itupun sebelum dia sempat dinikahi secara resmi . Anak itu diberi nama Kevin Brown dan di akte dia ditulis sebagai anak angkat Barnett dan Dila .
Dila mengasuh Kevin dengan penuh kasih sayang . Hingga tiga tahun kemudian dia mengandung . Tapi walaupun begitu dia tak pernah membedakan kasih sayangnya pada Kevin dan putra kandungnya , Deniel .
Semakin besar ternyata Kevin lebih menonjol dari Deniel . Kevin mempunyai otak yang jenius , dia sangat mudah untuk belajar semua hal . Hingga Barnett mempercayakan semua bisnisnya pada Kevin .
Dan itu menyebabkan Deniel muda merasa iri , hingga ia sama sekali tak ingin mengetahui tentang bisnis keluarganya . Jika orang lain akan berlomba lomba untuk kuliah di luar negeri tapi sebaliknya untuk Deniel , ia minta melanjutkan pendidikannya di lndonesia agar ia tak perlu melihat kesuksesan Kevin .
__ADS_1
Deniel muda melampiaskan semua rasa kecewanya dengan cara yang salah , yaitu **** . Dia merasa dengan bisa bercinta dengan banyak wanita ia bisa menandingi kehebatan Kevin .
Di lndonesia dia di awasi langsung oleh adik dari Barnett Brown yaitu Angelica Brown ibu kandung dari Dennis Alvaro . Dan dua sepupu itu bisa saling menutupi rahasia masing masing hingga pekerjaan Deniel sebagai seorang gigolo bisa tertutup rapat .
Hingga akhirnya bertemu dengan sosok Air dan Janu . Sifat Air yang pantang menyerah , sabar dan penuh kasih sayang bisa membuka matanya .
Jika perempuan selemah itu bisa mati matian berjuang untuk hidupnya , kenapa dia tidak ? Dia memilih lari dan berlindung di zona aman .
Entah apa sebabnya , tapi ia nyaman berada di dekat Air . Kesabaran dan kasih sayang Air pada Janu mengingatkannya pada ibunya sendiri , Dila .
" Siang ini gue mau ketemuan sama Air , elo mau ikut ? "
" Ckk .. elo pasti mau umpanin gue sama lakinya yang galaknya melebihi singa gurun itu kan ?! "
Varo hanya terkekeh , Deniel dan Bumi memang terlihat sangat bermusuhan . Bagaimana tidak jika tiap hari Deniel pergi ke toko roti milik Air hanya untuk bermain dengan Janu . Hingga bayi itu sangat lengket padanya . Deniel pun sangat dekat dengan ibu dan adik Air .
" Mencintai tidak harus memiliki , kau pernah dengar pepatah itu kan ? Aku mencintainya dengan caraku sendiri "
" Woohooo ... puitis sekali kau tuan Alvaro !! Tapi aku tidak setuju dengan pepatah itu . Setidaknya berjuanglah dulu , raih apa yang kau inginkan "
" Maksudmu dengan memaksanya untuk mencintaiku ? Aku tidak segila itu . Aku yakin di luar sana ada gadis yang sudah digariskan hanya untukku ... hanya untukku "
" Gadis !? Bukannya seleramu janda ? "
Ha ... ha ... ha ...
Deniel tertawa terbahak sambil memegangi perutnya .
__ADS_1
" Terserah "
Deniel beranjak dari duduknya dan berjalan meninggalkan kantor Varo .
" Mau kemana elo !! "
" Jalan jalanlah ... emang elo yang seharian bercinta dengan angka " jawab Deniel sekenanya .
" Setan elo ya !! "
*
Sementara itu Putra sedang menenangkan tangis cucu satu satunya .
" Udah ya jangan nangis , kan mama lagi kerja . Kalau dapat duit kan bisa buat beli banyak mainan baru kesukaan Cherry "
" Tapi Cherry hanya ingin mama , Cherry masih punya banyak mainan jadi bisakah Grandpa meminta mama Cherry untuk pulang saat ini juga ? "
" Hanya setahun sayang , kapan kapan kalau Grandpa tidak sibuk pasti kita nyusul mama Cherry ke Paris "
" Grandpa janji kan !? "
" Tentu saja sayang " kata Putra sambil menggendong Cherry menuju kamar gadis kecil itu .
Putra adalah seorang licik yang menghalalkan segala cara untuk mendapatkan uang . Tapi kepribadiannya akan berubah seratus delapan puluh derajat jika berada di depan cucunya . Ia akan menjadi seorang kakek yang baik hati dan penyayang .
Setelah Cherry tidur ia segera kembali ke ruang kerjanya .
__ADS_1
" Adipraja ... sepertinya ada yang melindungi perusahan itu dari hacker yang aku tugaskan untuk meretas data data perusahaan itu . Siapa dia !? "