Menikahi Janda Kakakku

Menikahi Janda Kakakku
84


__ADS_3

" Kenapa gadis sempurna sepertimu bisa menyukaiku ? Apa kau tidak jijik padaku ? " tanya Deniel dengan memainkan rambut gadis cantik di depannya . Gadis yang mulai hari ini ia klaim sebagai kekasihnya , miliknya !


Vallery tidak menjawab pertanyaan kekasih barunya . Ia malah merebahkan punggungnya di dada kekar Deniel . Val mengambil dua tangan Deniel agar merengkuh pinggangnya . Sedang satu jarinya ia mainkan di dada Deniel yang setengah terbuka karena tiga kancing kemejanya sudah ia buka .


" Honey ... jangan mulai lagi ! Aku akan menyeretmu ke kamar jika kau terus menggangguku " lirih Deniel .


Vallery terkekeh , sepertinya akan menjadi hobi barunya untuk mengganggu laki laki dengan libido tinggi itu .


" Aku tidak sempurna ... aku jauh dari kata itu . Aku jatuh cinta padamu saat pertama kali aku melihatmu di ruko waktu itu . Kau terlihat begitu seksi saat menahannya hingga mukamu merah karena demam ... jika kau suamiku pasti aku akan mengajakmu bercinta saat itu juga !! "


" Honeyyhh ... "


" Awww ... D kenapa jadi menggigit sih !! " pekik Val mengusap lehernya yang sedikit perih karena digigit oleh pria yang masih erat merengkuhnya .


" Itu hukumanmu karena kau menyebalkan , jangan pernah berkata ' bercinta ' di depanku !! Aku sensitif jika mendengar kata sakti itu "


Val kembali terbahak , ia kemudian meminum kopi dingin yang tadi ia suguhkan pada Deniel karena ia merasa haus karena sejak sore terlalu banyak tertawa .


" Honey itu kopiku .. kenapa kau meminumnya ? Kau bukan tuan rumah yang baik . Kau ambil yang sudah kau berikan padaku "


" Kau lebih kejam dariku D , kau mencurinya sebelum aku memberikannya padamu "


" Aku baru pertama kesini , apa yang bisa aku curi !? "


" My heart .. You have stolen my heart D "


Deniel terkekeh gemas mendengarnya , ia mengecup pundak dan pucuk kepala kekasihnya .

__ADS_1


" Biasanya aku yang akan merayu wanita , tapi kenapa sekarang jadi aku yang dirayu olehmu ? "


" Aku bicara kenyataan "


"' Sepertinya sudah mulai malam , lebih baik aku pulang . Kau beristirahatlah ! Besok pagi aku jemput jika mobilmu masih di bengkel "


" Say it first "


" What ?? " Deniel yang sudah ada dipintu membalikkan badannya karena Val ingin dia mengatakan sesuatu .


" Say that you love me "


Deniel kembali melangkah mendekat pada kekasihnya .


" Aku mencintaimu ... aku mencintaimu .. aku mencintaimu honey . Berapa kali harus ku katakan ini ? Aku menggilaimu ... senyummu ...marahmu .. aromamu .. kenakalanmu ... semua yang ada padamu membuatku gila "


Deniel kembali memagut candu barunya , kali ini dia benar benar menggila . Sudah sejak pertama ketika Val turun setelah mandi tadi Deniel menahan hasratnya sekuat tenaga .


Tanpa sadar tubuh Vallery makin lama menggiring tubuh Deniel bergeser ke arah pintu . Gadis itu tersenyum di sela sela ciuman panas mereka . Sepertinya dia sudah merencanakan sesuatu .


Dan benar saja , ketika sudah sampai di sisi pintu ia menarik dirinya dengan sedikit mendorong tubuh Deniel agar pelukan mereka terlepas .


" Eeuungghh ... D "


" Yes honey .. "


" Sebaiknya kau pulang sekarang !! "

__ADS_1


Vallery menjulurkan lidahnya ketika dia berhasil mendorong tubuh Deniel keluar dari pintunya .


" Honey .. kau !!! Gadis nakal !!! "


Sekali lagi tangannya menyambar pinggang ramping kekasihnya , Deniel menciumnya lagi . Tapi kali ini ia mencium kening gadis nakalnya itu dengan penuh sayang .


" Lain kali kau tak akan kuleoasksn jika terus saja menggodaku sayang . l love you .. aku pulang dulu ya "


" l love you to D "


,*


Sementara itu di ruko Air sedang menunggu suaminya untuk menjemputnya pulang . Bumi berjanji akan menjemputnya sore ini . Air segera membuka ponselnya ketika mendengar notif pesan , ia mengira suaminya yang mengiriminya kabar .


Unknown : hai , apa kau sedang menunggunya pulang ? aku juga . aku sedang menunggunya untuk datang padaku .


Dahi Air mengernyit ketika membacanya , pesan dari nomor tak di kenal itu sepertinya milik seorang wanita . Orang itu sepertinya tahu bahwa dirinya sedang menunggu suaminya menjemputnya .


Tak lama kemudian ada notif pesan lagi dan ia segera membukanya , ia kira dari nomor tak dikenal itu lagi . Dia tersenyum ketika pesan itu datang dari suaminya .


" Sore ini kau pulang di jemput supir dulu sayang , aku ada meeting mendadak bersama Adam mungkin aku pulang saat makan malam nanti "


Setelah itu ia melihat kedatangan mobil yang biasa di bawa oleh supirnya . Dia segera membawa Janu berjalan ke arah mobil . Sebelum membuka pintu sekali lagi ia mendengar suara pesan masuk .


Unknown : kau kalah kali ini , ternyata dia datang padaku !


DEGG ...

__ADS_1


Kenapa orang yang mengiriminya pesan tahu keadaannya ? Orang itu tahu ia sedang menunggu suaminya , dia juga tahu bahwa Bumi tidak jadi menjemputnya .


Air tidak ingin berpikiran buruk tapi ia memang sedikit terganggu dengan pesan pesan dari orang asing itu .


__ADS_2