
Diva terus saja menggerutu dengan acara mandi mereka yang berlangsung sangat lama , tentu saja karena banyaknya iklan di dalam acara itu .
" Masss !! lni aja yang semalam belum pada ilang bekasnya malah kamu tambahin yang baru !! Bingung buat nutupinya "
" Kenapa harus ditutupi ?? Aku juga punya banyak tapi aku baik baik saja " Adam menunjuk pada bekas keunguan di leher dan dada atasnya , yang terlihat karena saat ini dia hanya mengenakan kemeja putih dengan dua kancing atas yang sengaja ia buka .
" Tutup kancingnya .. malu ihh !! Untung kamu tadi siang pakai setelan lengkap jadi ini nggak kelihatan "
" Siapa bilang !? Aku juga seperti ini siang tadi , pertemuan tadi setengah formal jadi kami tidak perlu setelan jas lengkap "
" Ya Tuhan ... jadi mereka semua lihat ini Mas !? " Diva menunjuk bekas keunguan di bawah dagu dan dada atas sang suami .
" lni tanda cintamu sayang ... "
Diva hanya bisa menutup muka saking malunya , tak bisa ia bayangkan jika para pria Adipraja dan para relasi melihat itu semua .
Adam dan sang istri berangkat sebelum jam makan malam tiba . Sesampainya di sana Adam menggandeng istrinya untuk masuk ke restoran yang cukup mewah itu .
Saat masih di area parkir tiba tiba saja tanpa mereka sadar ada seorang wanita yang berjalan cepat tepat dari arah depan Adam hingga tubuh wanita itu terhuyung dan jatuh terjerembab karena menabrak bahu kekar itu .
" Mas !! Kau tidak apa apa !? "
" Tidak sayang ... "
__ADS_1
Mata mereka kemudian menuju wanita yang tadi terjatuh karena menabrak bahu Adam .
" Kau .... "
" Adam kau menyakitiku !! Kau sengaja menabrakku kan ? Apa kau masih dendam padaku atas perlakuanku padamu delapan tahun yang lalu ?? "
Diva memutar bola matanya malas melihat ratu drama yang masih saja duduk di lantai paving parkiran , sepertinya wanita ular itu ingin sekali mencari perhatian dari suaminya .
" Apa aku mengenalmu nyonya ?? Kami hanya fakir yang ingin makan disini . Dan semua orang juga tahu jika kaulah yang sengaja menabrakkan dirimu padanya . Dasar wanita ular !!! " sengit Diva .
" Siapa kau berani berkata seperti itu padaku hahh !! Aku adalah kekasihnya , aku adalah hidupnya dan dia akan melakukan apapun untuk kebahagiaanku . Adam aku mohon maafkan aku , tapi aku tidak bersalah ! Suaminya yang sudah menggodaku agar aku mau bersama dengannya . Aku masih mencintaimu sayang !! " Diana bangkit dan mencoba meraih tangan mantan kekasihnya itu .
Tangan Diva menepisnya kasar dengan melemparkan tatapan membunuhnya .
" Adam kau mau kan membangun semua dari awal denganku ?? Aku akan menebus delapan tahun ini dengan setia disampingmu , aku masih sangat mencintaimu "
" Tidak ... kau sudah lama mati dan aku tidak akan mengharap orang yang sudah mati untuk kembali padaku "
Jawaban singkat itu sukses membuat dua wanita di dekatnya tertegun . Wanita disampingnya tertegun tapi kemudian tersenyum dan mencuri satu ciuman dipipinya hingga ia menggeram lirih .
" Sayaannggg ... jangan memancingku . Kita masih diluar "
Adam mengeratkan pelukannya di pinggang wanitanya , perlahan mereka kembali melangkah menuju pintu masuk restoran .
__ADS_1
" Aku tahu kau sedang membalasku !! Kau masih cinta padaku Adam !!.Aku adalah satu satunya wanita yang ada di hatimu "
Diana kalap ketika Adam dan Diva melangkah meninggalkannya , sungguh dia tidak terima disepelekan seperti ini . Dengan tertatih ia mencoba meraih tubuh Adam kembali , siapa tahu pria itu mengasihinya dan mau kembali padanya .
Tapi Diva bertindak lebih cepat , ia mendorong tubuh itu hingga kembali terjatuh di lantai .
" Jangan berani kau sentuh milikku !! Dia suamiku , tak akan kubiarkan kau menyentuhnya walau seujung kukunya !! "
" Tidak !! Wanita tak tahu malu !! Adam berkatalah sesuatu ... dia sudah berani mengaku sebagai istrimu !! "
" Dia memang istriku , dialah yang berhak atas diriku !! " jawab Adam datar .
" Tidak mungkin !! Diva aku mohon lepaskan dia , kembalilah pada Gilang !! Aku berjanji akan mengatakan padanya bahwa Gema adalah anak kalian . Dia anak kandung Gilang !! Aku berjanji akan membantumu kembali pada Gilang jika kau mau melepaskan kekasihku "
" Dia istriku ... dan selamanya akan berada di sampingku . Dan Gema adalah putraku !!!Sayang sebaiknya kita masuk karena aku sudah sangat lapar " Adam menarik lembut tangan istrinya .
Dua orang berbaju hitam menghalangi langkah Diana ketika wanita itu kembali ingin menghampiri sepasang suami istri itu . Diana berdiri termangu , matanya nanar melihat ke arah punggung pria yang pernah mengisi hatinya itu .
" Aku tidak akan menyerah Adam., kau adalah milikku "
Tanpa Diana sadari ada sepasang mata yang sedari tadi sedang melihat mereka . Pria itu meneteskan air matanya , tapi kedua tangannya terkepal dengan memandang penuh kebencian ke arah wanita itu .
" Jal*ng beraninya kau menipuku !! "
__ADS_1