
Di sisi lain Elard baru saja masuk ke dalam kantornya, di sana seperti biasa banyak karyawan yang melihat kagum kepadanya namun begitu pula elard tidak pernah perduli.
Saat sedang berjalan menuju ke lift khusus nya tiba-tiba saja ada karyawati yang tanpa sengaja menabraknya hingga minuman yang di bawa wanita tersebut tumpah mengenai kemeja Elard.
Raut wajah Elard langsung berubah, marah dan juga sifat jahatnya akan segera muncul kalau seperti ini, bahkan semua orang melihat Elard dengan takut dan pergi menjauh kalau mereka mau nyawanya tetap selamat.
"Ma.... maaf pak Presdir," ucap wanita tersebut merasa takut dengan tatapan Presdir nya itu.
"Apakah matamu buta hah!" bentak Elard dengan nada mengintimidasinya membuat semua karyawan yang sedang beraktivitas pun melihat ke arah wanita tersebut.
Elard juga mencengkram baju sang wanita dengan kasar, baru pagi-pagi Elard sudah di buat marah saja dengan kejadian pagi ini membuat moodnya benar benar hancur.
Mereka merasa kasihan namun juga menyalahkan wanita tersebut kenapa tidak berhati hati karena kalau gini bisa di pastikan semua orang akan terkena imbasnya.
"Tuan tidak apa-apa?" tanya Jimi merasa ketar ketir sudah di pastikan tuannya ini akan sangat marah.
"Kau mulai hari ini pergi dari sini! Jimi pecat wanita sial*n ini." tegasnya titik gak pakai koma dan langsung meninggalkan tempat kejadian dan menuju ke lift khususnya.
"Kau sih kalau jalan pakek mata." tegas Jimi kesal juga karena nanti pasti dia yang akan menjadi imbasnya.
Elard mengganti bajunya di kamar gantinya di kantor, saat dia mencari dasinya ternyata dia menemukan dasi yang di belikan oleh adiknya yang Elard tahu ini adalah pilihan sang istri.
Dengan senyum mengembang dan bangganya Elard memakai dasi tersebut melupakan tengah kekesalan nya pagi ini.
Setelah itu Elard menuju ke meja kebanggaannya, tak lama Jimi masuk ke dalam dengan mengatakan jadwal Elard hari ini.
Setelah panjang lebar Jimi mengatakan jadwal tuannya, mereka pun menuju ke tempat meeting dimana di adakan di sebuah restoran bintang lima.
Selama dua jam mereka melakukan meeting dengan klien setelah itu mereka berencana kembali ke kantor namun tiba-tiba Elard mengatakan sesuatu.
"Jimi kita ke Ard Home terlebih dahulu." tegasnya.
Jimi tidak bisa menolak dia pun melajukan mobilnya menuju ke Ard Home, mereka memang melakukan meeting dengan klien di restoran yang cukup dekat dengan Ard home sehingga menurut Elard dia sekalian saja memantau jalannya meeting bukan.
Sampai di kantor Ard home semua orang memberikan salam kepadanya, banyak yang menghormati Elard ada juga yang kagum dengan bosnya itu.
__ADS_1
"Kita ke ruang rapat sekarang!" tegas Elard.
Dia ingin memantau meeting hari ini, dia biasanya akan bilang kalau dia ikut rapat sehingga banyak yang menyambutnya, namun sekarang ini dia sedang diam diam tanpa kabar tiba-tiba saja dia akan ikut melakukan meeting di mana di sana ada Neisha juga yang sedang ikut namun mereka berdua tidak tahu saru sama lain.
π₯π₯π₯
Di sisi lain di ruang rapat, sekarang sudah melakukan presentasi satu persatu. Perusahaan Neisha terpilih di urutan ke empat dari tujuh perusahaan yang mengirimkan proposal kerja sama.
Dia menunggu cukup lama hingga nama nya di sebut begitu pun bertepatan dengan pintu terbuka dan menampakkan sesosok pria tinggi, tegap, gagah dan tampan siapa lagi kalau bukan Elard.
Namun Neisha sama sekali tidak tahu karena dia sedang melihat ke arah monitor mengecek dokumennya.
Apa lagi dengan lampu yang di matikan membuat Neisha yang berada di sisi gelap pun tidak terlalu begitu jelas.
"Tuan," panggil direktur Ard home.
"Sssttttt!" ucap Elard pelan karena dia tidak ingin mengganggu karyawan perusahaan lain untuk presentasi sehingga tidak ada yang tahu tentang kedatangan Elard di sana karena fokus di layar.
"Silahkan tuan," ucap direktur tersebut memberikan kursi nya kepada sang tuan.
"Sudah siap?" tanya asisten direktur Ard home dan di angguki oleh Neisha.
Segera Neisha berada di podium yang di sediakan untuk presentasinya dengan percaya diri menghilangkan rasa gugupnya.
"Halo perkenalkan nama sa......" ucapan Neisha terpotong saat tak sengaja dia melihat kursi direktur di gantikan dengan orang yang sangat ingin dia hindari.
Begitu pula dengan Elard yang mematung di tempat tidak bisa bergerak sama sekali karena melihat seseorang yang sangat dia rindukan selama ini.
Neisha tidak menyangka akan bertemu Elard di sini karena setahunya pak Hendro mengatakan bahwa Elard tidak akan datang, pikirannya melayang entah kemana.
Tatapan mereka beradu beberapa saat hingga boy menyadarkan sang rekan kerja itu.
"Nei, nei." panggil boy karena melihat rekan kerjanya itu malah diam aja.
Neisha tersadar dari melamun nya, dia merasa gugup mulai menyerang, dia berharap Elard tidak mengenali nya karena jujur dia sekarang mulai takut.
__ADS_1
Tangannya bergetar hebat, bahkan tangannya sudah berkeringat karena takut dan gugup bercampur menjadi satu.
Neisha tidak pernah menyangka bahwa dia akan bertemu dengan Elard sekarang ini, di pertemuan penting yang menyangkut perusahaan nya ini.
"Tenang nei tenang," gumam Neisha berusaha untuk menenangkan dirinya agar tidak gugup.
Setelah berhasil mengatur nafasnya dia pun melakukan presentasi nya dengan sukses walau dari tadi dia sangat gugup bahkan beberapa kali dia hampir saja salah menyebutkan beberapa materi, sesekali Neisha juga melirik ke arah Elard yang terus saja melihatnya membuat kegugupan Neisha bertambah saja.
Sedangkan Elard malah tidak fokus dengan presentasi Neisha karena yang dia perhatian dari tadi adalah sang istri, wanita yang sangat sangat dia rindukan dari tadi akhirnya berada di depannya.
Dia merasa seperti mimpi, selama tiga tahun dia mencarinya tetapi tidak ketemu ketemu, tapi dia malah dipertemukan langsung tanpa mencari.
Bertemu kembali setelah beberapa tahun lamanya membuat Elard merasa sang istri semakin cantik saja.
"Akhirnya aku menemukanmu sayang," gumam Elard dari dalam hatinya.
.
.
TBC
Annyeong Readers π€π€π€
HAPPY NEW YEAR ππππ
Ada yang penasaran bagaimana kelanjutannya?? tapi sebelum itu jangan lupa πππππ, favorit kan, vote, like dan juga hadiahnya ya biar aku semangat upload bab nya....
Dan jangan boom like ya readersπ**π**
Terus dukung karya ku ini ya biar aku tambah semangat terus up nya nih π€
Semangat buat kita semuanya ya....
Kalau ada yang punya ide cerita boleh banget loh komen di sini ya siapa Thai aku bisa bikin cerita sesuai keinginan kalianπ€π€
__ADS_1