My Triplet Son

My Triplet Son
Kelvan


__ADS_3

SELAMAT MEMBACA


.............


Kelvan Allardyio Dewanto


Seorang pengusaha muda yang sukses, namanya tersebar diberbagai media cetak ataupun online. Pewaris Dewanto Grup, yang merupakan perusahaan yang termasuk ke dalam perusahaan terbesar di Asia. Tak hanya mapan, tetapi juga tampan. Buah memang jatuh tak jauh dari pohonnya. Terbukti dari wajah Kelvan yang mewarisi ketampanan Ayahnya. Darah Jerman-Inggris sangat kental jika terlihat dari fisiknya.


Kesempurnaan hanyalah milik sang kuasa. Kelvan memang tampan juga mapan, tetapi itu tak cukup untuk membuat sang kekasih tetap setia kepadanya. Penghianatan sang kekasih membuat Kelvan merubah sikapnya, yang semula ramah menjadi dingin tak tersentuh. Tetapi penghianatan itu tak menyurutkan rasa cinta Kelvan untuk sang kekasih.


Sebagai seorang lelaki normal. Tentunya Kelvan perlu seorang pendamping, ia tetap memerlukan perhatian seorang wanita selain mamanya. Sampai ia bertemu Arista Prisya W, saat pertama kali melihat wanita itu Kelvan merasa penasaran dan tertarik untuk mendekati Arista. Hingga iapun memutuskan menjadikan Arista sebagai kekasihnya. Meskipun tak ada sedikitpun rasa Cinta untuk Arista.


Hubungan mereka berjalan selama 7 bulan. Tetapi 7 bulan mereka bersama tak merubah sikap Kelvan terhadap Arista. Tak pernah ada hal romantis yang dilakukannya untuk Arista. Bahkan selama berhubungan ia hanya pernah menyatakan cinta sebanyak 2 kali. Saat memulai hubungan dan saat mereka bersatu untuk pertama kalinya. Ya, Kelvan bukan lah anak kecil. Ia lelaki dewasa dan normal yang pastinya memiliki nafsu. Mereka memang pernah melakukannya sesekali, awalnya Arista memang menolak tetapi karena rayuan Kelvan. Arista pun terbuai.


Sudah satu minggu ini dia belum menemui Arista karena pekerjaannya yang menggunung. Ntah kenapa dia merasa rindu pada wanita itu, mungkinkah hatinya sudah terisi Arista? Tetapi lagi lagi Kelvan menepis pemikiran tersebut.


Tok.. Tok.. Tok..


"Masuk." Ucap Kelvan.


"Siang tuan, di bawah ada nona Jihan yang memaksa untuk bertemu Anda." Ucap Razer, tangan kanan Kelvan.


Deg...


Kelvan mematung, ingatannya tertarik pada kejadian 2 tahun yang lalu, saat di mana wanita itu meninggalkannya tepat di hari pertunangan mereka. Kejadian yang membuatnya hilang arah, tetapi rasa cinta itu tak pernah hilang. Hatinya masih untuk Jihan.


"Tuan? Biar saya tangani Tuan." Ucap Razer sebelum beranjak pergi, dia sangat tau apa yang terjadi pada tuannya dua tahun yang lalu. 

__ADS_1


"Tangani seperti apa Razer? Suruh dia naik." 


Kelvan membalikkan kursinya, dia paham tatapan tak percaya Razer. Razer mengkhawatirkannya. Dan dia tak suka tatapan itu.


"Baik Tuan." 


Jantung Kelvan masih berdetak keras, pikirannya tidak tenang. Apa yang akan dilakukannya nanti? Haruskah dia marah? Atau memakinya? Tetapi hatinya bahagia, ketika mendengar Jihan kembali. Sudah sangat lama dia tidak melihat wanita yang sangat dicintainya itu. Sekalipun rasa kecewa itu ada tetapi cintanya jauh lebih besar.


Kembali pintu ruangan Kelvan diketuk, tentu Kelvan tau siapa yang berada di balik pintu ruangannya.


"Masuk." Ucap Kelvan tanpa membalikkan kursinya.


"Sayaang..."


Suara itu mengalun lembut di telinga Kelvan, jantungnya semakin tak karuan. Bukankah itu menandakan rasa cintanya masih untuk Jihan?


"Sayangg, maafkan aku.." Lirih Jihan sembari menundukkan kepalanya.


"Aku sama sekali tidak berniat meninggalkan pertunangan kita.. tetapi.."


"Tetapi kamu melakukannya." Potong Kelvan dengan ketus, dia tahu hatinya masih milik wanita di depannya. Tetapi dia tidak boleh cepat luluh dengan wanita itu.


Jihan tersentak, selama tiga tahun hubungan mereka tak pernah sekalipun Kelvan bersikap seketus itu.


"Aku terpaksa melakukannya.. Kamu ingat bukan.. aku.. beberapa kali pergi keluar negeri.."


"Tentu, kamu dengan keluargamu berlibur dengan uangku." Sindir Kelvan.

__ADS_1


"Aakkuu tau sayaangg.. tetapi bukan seperti itu kenyataannya.." 


"Aku tidak mau dengar, apapun alasannya kamu sudah mempermalukan keluargaku di hadapan banyak orang. Keluar dari ruangan ku sekarang!" Seru Kelvan sembari menunjuk di mana pintu ruangannya berada.


"KELVAN DENGARKAN AKU!!" Teriak Jihan, dia sudah cukup sabar menghadapi Kelvan yang belum mau mendengarkan penjelasannya.


Kelvan tersentak, Jihan yang dikenalnya tidak seperti ini.


"Maafkan aku, aku tidak bermaksud. Aku hanya ingin kamu mendengarkan ku. Setelah kamu mengetahui semuanya, terserah bagaiman mau mu." Ucap Jihan sembari menatap penuh haru pada Kelvan..


Cukup lama Kelvan hanya diam dan menatap dalam mata hitam legam itu. Sebelum akhirnya dia menyetujui dan menyuruh Jihan untuk duduk.


Jihan mengeluarkan berkas dari dalam tasnya. Kelvan dapat melihat logo rumah sakit keluarganya dari map berkas itu.


"Iya, ini berkas kesehatanku dari rumah sakit keluargamu." Ucap Jihan sembari membuka map itu dan menyodorkannya ke hadapan Kelvan.


"Aku menderita kanker otak stadium 2 saat itu. Sebelumnya liburan keluar negeri itu hanya bohong, aku memang pergi keluar negri tetapi bukan untuk liburan melainkan untuk berobat." Ucap Jihan lirih, matanya berkaca kaca menatap Kelvan yang mematung.


"Saat pertunangan itu, kondisiku yang tiba tiba drop membuat kedua orang tuaku panik dan segera membawaku ke Singapura untuk berobat. Mereka tidak mengingat bahwa hari itu adalah pertunangan anaknya, yang ada di pikiran mereka hanya keadaanku. Maafkan aku.. Maafkan kedua orang tuaku yang lebih mementingkan keadaanku dibandingkan pertunangan kita."


Jihan menangis sembari menundukkan kepalanya ketika melihat Kelvan yang hanya diam sembari menatapnya.


TBC


TERIMA KASIH SUDAH MEMBACA SEMUA..


JANGAN LUPA TINGGALKAN JEJAK DENGAN KOMEN DAN LIKE YAA🥰

__ADS_1


ATAU GIFTNYA JUGA BOLEEH SEKALI HEHEHE


__ADS_2