
"nak imam masuk dulu aja yuk"ucap tante zia
"iya maksih tante kayaknya langsung aja"
"ohh gitu ya sudah hati hati ya"
"iya tante om khori permisi"
...baru menjalankan beberapa meter terpaksa imam harus putar balik lagi karna ternyata tas khori ketinggalan ....
"sayang akhirnya rencana kita berhasil ya "ucap tante zia
"iya ma. ide siapa dulu"
"itu papa juga duluan yang usul .ehhh sakit kamu dulu ada manfaatnya juga buat kantor papa . otomatis kalo kamu jadi nikah sama imam bisnis papa akan tambah melejit lagi"ucap om joko seraya menyeringai
"iya pa tapi nanti kalo imam tau kalo aku sudah sembuh gimana dong pa?" tanya khori
"ya kamu tinggal pura pura pengobatan beberapa kali terus kamu bilang keimam kalo kamu dinyatakan sembuh"ucap om joko
"wah pap hebat ya ri . selalu ada solusi"ucap tante zia
"lagian aku juga gak mau pisah sama imam ma pa"ucap khori
prok prok prok
"wah ternyata begitu ya" ucap imam didepan pintu masuk
"imam ini gak seperti yang kamu dengar nak kita hanya becanda iyakan pa ,ri?"ucap tante zia
"mohon maaf saya kesini cuma mau balikin ini tas kamu ri. dan juga ini pertemuan kita yang terakhir om tante khori jika dilain tempat kita bertemu anggap saja kita gak kenal. dan juga saya akan pastikan akan saya balas air mata kekasih saya dengan harga yang setimpal . camkan itu" ucap imam seraya pergi dari rumah itu seraya membanting pintu keras karna emosi
"bodoh bodoh bodoh!" teriak imam ketika mengemudi dengan kecepatan tinggi
maafin mas sayang ucap imam pelan
"hallo pa imam minta tolong hancurin perusahaan om joko pa" ucap imam
"oke"jawab papa singkat yang membuat imam heran kenapa semudah ini papa mengabulkan keinginannya
"oh iya tadi kan kak ikhsan yang nganterin chaca"ucap imam pelan seraya menghubungi kakaknya
"divilla keluarga"setelah sambungan terhubung dan langsung dimatikan kakaknya
"ishhh bener bener kakak gak ada akhlak. bikin emosi aja. seharusnya aku duluan tadi yang matiin sambungan"gerutu imam
__ADS_1
sayang tunggu mas batin imam
...........
"kak ini divila siapa?"tanya chaca
"vila kelurga cil. kamu istirahat aja sama mbak salsa sana."ucap kak ikhsan
"kak boleh ngak aku pengen sendiri dulu"ucap chaca
"tapi ca"ucap mbak salsa khawatir
"aku gak papa mbak. makasih kalian mau menemaniku . chaca jadi berasa punya kakak beneran ada yang nenangin ada yang nasehatin. chaca beruntung banget punya kalian"ucap chaca seraya memeluk salsa
"kamu tu udaah kita anggap adek sendiri ya kan yang"kata ikhsan
"iya dek jangan merasa sendiri lagi ya ada kita kamu hubungin mbak atau kak ikhsan kalo kamu ada masalah bisa cerita jangan dipendem sebdiri"ucap salsa
"iya mbak makasih kalo gitu chaca istirahat dulu kalian juga istirahat jangan mojok nanti khilaf"ucap chaca seraya mencairkan suasana
"kita mah gak usah mojok langsung kekamar aja yuk yang"ucap kak ikhsan seraya menarik mbak salsa yang kesal membuatku terkekeh
ceklek
"maaf "lirihnya lagi seraya memeluk gadis yang sedang terlelap
............
"hoam "
"ternyara cuma mimpi berasa tadi malem mas imam disini "lirih chaca
"masih terlalu pagi . mau mandi pasti dingin"ucap chaca setelah melihat jam dinding yang menunjukkan angka 5 .
chaca masuk kamar mandi setelah itu dia sholat .
"Ya Allah maafkan chaca yang masih mengharapkan mas imam berada disisiku. semoga jika dia bukan jodohku tolong jauhkanlah dan jika memang dia jodohku dekatkanlah"ucap chaca yang sedang berdoa tanpa menyadari ada yang melihatnya sedari tadi dengan tatapan sendu disofa.
"aku gak kuat ternyata jauh dari kamu mas . aku harus gimana"ucap chaca yang sudah duduk diranjang seraya menekuk lututnya menyembunyikan kepalanya dalam dalam dan menanggis tersendu sendu
"aku harus gimana mas . Ya Allah bantu chaca untuk mengikhlaskannya"lanjutnya
kata kata chaca membuat seseorang yang sedari tadi menatapnya menitihkan air mata. sakit sekali melihat gadisnya sesedih ini.
tunggu pembalasanku keluarga gak tau diri batin imam
__ADS_1
"sayang maafin mas"lirih imam
"kenapa aku selalu terniang niang kamu mas. aku tau kamu cinta sama aku mas . aku tau kamu lakuin ini juga karna terpaksa . tapi aku kecewa sama pilihan kamu mas . kenapa kamu selalu saja berbohong banyak hal yang menyakitkan untukku . aku ikhlas jika kamu bahagia mas tapi wajah kamu tadi malam terlihat tertekan dan itu membuatku jauh lebih sakit dari pada sakit hatiku saat ini kebahagiaanmu lebih penting dari apapun" ucap chaca yang masih menundukkan kepalanya
"maaf"lirih imam seraya memeluk gadisnya
chaca mendongakkan kepalanya
"mas kenapa kamu disini. ?"ucap chaca melihat wajah mantan kekasihnya yang kacau
"maaf dek"
"chaca udah maafin kamu mas. tapi gak baik mas kamu peluk aku gini nanti ada yang salah faham"ucap chaca seraya melepaskan pelukan
"ca. maafin mas yang udah nyakitin kamu lagi dan lagi . mas gak bisa jika harus putus sama kamu. kita kembali ya ca. mas gak mau kehilangan kamu sayang "
"maaf mas aku gak bisa . kamu sekarang sudah menjadi milik orang lain"ucap chaca
"aku dijebak dengan mereka ca. maafin mas yang bodoh ini . mas cuma kasian sama khori yang sedang sekarat . dan ternyata dia bohong semuanya ca, om tante juga bohong ca. aku tau aku salah ca, bisakah kamu kembali lagi ke mas karna aku gak bisa tanpa kamu ca"
"mereka bohong"ucap chaca merasa sakit telah dipermainkan hingga sampai membuat hubungannya kandas . tapi untuk kembali lagi semua rasanya masih sakit, sakit karna sudah dibohongi dan kecewa yang mendalam menjadi satu.
"maaf mas aku tetap gak bisa"lanjut chaca seraya beranjak menggapai tasnya dan pergi menuju kamar kak ikhsan dan mbak salsa
"loh kok pada gak ada kemana sih"
"kak mbak kalian dimana "teriak chaca menuju ruang makan tapi kosong kebelakang kosong juga dan diruang depan kosong juga.
"mungkin mereka jalan jalan . kenapa gak ngajak ngajak aku ya katanya aku ini adik mereka "kesal chaca seraya duduk disofa
"mereka udah pulang ca."ucap mas imam yang ikut duduk berhadapan dengan chaca
"ya udah aku bisa pulang sendiri"ucap chaca kesal seraya berdiri
"jangan giniin mas dek . mas harus gimana supaya kita tetap bersama?" tanya imam sendu
chaca tak bergeming tetap melanjutkan langkahnya.
aduh bego banget aku lupa ini kan divilla puncak mana ada taxi yang lewat batin chaca kesal
"lagian mbak salsa sama kak ikhsan tega banget tinggalin aku disini. dasar pasangan gak ada akhlak" ucap chaca naik satu otaf karna kesal
"dek "ucp imam yang mengejar chaca sampai depan villa serya menarik tangan chaca supaya menghadapnya. imam berlutut didepan gadisnya seraya memegang dadanya yang sesak tidak bisa terus diabaikan oleh gadisnya dan keputusan gadisnya untuk tidak bisa kembali lagi padanya membuat dirinya benar benar rapuh .
"jangan gini mas berdiri . aku gak pantes kamu perlakukan kaya gini mas"ucap chaca seraya membantu imam untuk berdiri tapi yang dia terima hanya sebuah penolakan .imam masih tetap berlutut tidak mau untuk berdiri membuat chaca juga ikut duduk dihadapan lelaki yang masih sangat dicintainya.bagaimanapun dia seorang wanita yang tidak mungkin membuat seorang lelaki berlutut dihadapannya.
__ADS_1