NIKAH MUDA DAN CERITAKU

NIKAH MUDA DAN CERITAKU
kaget


__ADS_3

semoga bisa menghibur 🌹


***


"ceileh masih ngelamun aja nih"ledek Fathul


"hmmm enggak tul . nanti kamu pulang mau kemana? anterin aku pulang ya please"ucapku memelas


"waduh nanti gak bisa kayaknya ca. aku anterin sepupu aku yang lagi pindahan "


"yahhh "


"lagian mas imam kemana sih udah 2 hari gak anter jemput kamu . giliran kamu dianter cowok lain baru nyaho nih dia. kan biasanya kamu pulang bareng dina kenapa gak sama dina aja"


"kalian ngegosip in aku ya"ucap dina yang baru datang dengan Desi


"ini nih Chaca nanti mau pulang bareng sama kamu boleh ngak?"ucap Fathul


"hah . kan Chaca udah tau nanti aku gak bisa langsung pulang"


"jangan dengerin dia din"ucapku menatap tajam Fathul


"ehhh kamu gak bisa bareng sama Chaca tul kan searah?"ucap dina yang seperti nya sudah mengetahui situasinya


"gak bisa nanti aku anter sepupu aku dulu yang baru pindahan"jelas Fathul


"ya udah deh aku cancel aja jalannya sama Wildan"ucap dina


"ehhh jangan Din . mana boleh begitu aku gak mau gangguin kalian . tenang aja nanti aku minta tolong sama bang Fery aja"ucapku tersenyum aku merasa bersalah dengan dina jangan sampai dina batal jalan sama kak Wildan hanya gara gara aku


"oh iya ya kan ada bang Fery yang searah"ucap dina girang karna gak jadi gagal pergi dengan Wildan


"huft"aku menghela nafas dan aku tidak ada niatan untuk pulang bersama dengan bang Fery karena hanya akan menambah masalah lagi.


...Bel pulang berbunyi sedari 15 menit yang lalu . semua orang di kelas sudah pergi hanya aku saja yang masih ada di sini . aku beranjak dari kursi dan berjalan keluar semoga teman-teman ku sudah pergi pikirku ....


tapi tap tap


"Alhamdulillah sudah gak ada mereka " ucapku bersyukur karena tak menemukan mereka masih berkeliaran di area sekolah.


...aku menunggu angkot yang lewat dipinggir jalan masih ada beberapa siswa siswi yang juga sedang menunggu seperti ku . karena aku memang orang yang tidak begitu pandai berbicara aku memilih diam , toh aku juga tak mengenal mereka pikirku.tak lama angkot pun datang Untung saja tidak begitu banyak orang jadi kita tidak perlu berdempetan....


...sepanjang jalan aku hanya melamun entah rasanya hidup ini terkadang seperti mempermainkan rasa cintaku ....


"mbak Chaca baru pulang?" tanya mbk marni yang sedang membereskan dapur


"iya mbak"ucapku singkat dan mengambil air dingin didalam kulkas


"nenek mana mbak?" tanya ku setelah meneguk air mineral kemasan.

__ADS_1


"ada dikamar mbak"


"ohhh ya udah aku naik dulu mbak"


"sok nona muda" ledek mbak Marni yang membuatku tertawa


setelah mandi aku menghampiri nenek kekamarnya.


tok tok tok


"Nek Chaca masuk ya"ucapku sedikit berteriak


"masuk aja ca"


ceklek


"cucu nenek kenapa?"tanya nenek setelah aku tidur dipangkuannya


"gak papa nek lelah aja" ucapku memejamkan mata


"udah mau nikah masih manja banget gini" ledek nenek


"video call bunda yuk Nek aku udah kangen banget sama bunda" ucapku sedikit mengalihkan pembicaraan


Tut Tut Tut .......


"hallo assalamualaikum Nek" ucap Mama Rahma


kami saling menanyakan kabar dan juga saling melepas rindu Al juga ayah juga ikut membuat ku lupa akan hal itu.


...***...


Dikediaman imam


"sayang baru pulang"tanya Mama Aisyah yang melihat imam baru pulang dengan lesu mungkin lelah pikir Mama


"iya mas . tadi ada kegiatan OSIS bentar" ucap imam mencium takzim


"sana bersih bersih terus istirahat' bentar nanti Tante kamu kesini . oh iya Chaca apa kabar ya Mama kangen sama dia"


"hmmm Chaca baik ma . kalau gitu imam naik dulu ma"


"iya sayang"


...imam menaruh tasnya di meja dan duduk di sofa bersandar dan sejenak memejamkan matanya. dia tadi tidak fokus pas pertemuan OSIS karna memikirkan setiap ucapan yang dilontarkan Chaca tadi siang . kini dia mengakui memang benar seharusnya tidak perlu sampai mendiamkan Chaca berhari hari . dan sekarang...


gadisnya itu sedang salah paham dengan sepupu nya.


Tut Tut Tut

__ADS_1


beberapa kali imam menelfon Chaca tapi tak ada jawaban.


calon istri ❤


^^^^^^sayang ^^^^^^


^^^sayang mas bisa jelasin semuanya gak seperti yang kamu fikirkan^^^


^^^sayang angkat telfon mas ya^^^


Beberapa pesan sudah dibaca tapi tak ada jawaban dari sana . imam kembali menelfon Chaca berkali-kali tapi tak ada jawaban. dia mendesah frustasi dan mengacak rambutnya. tadi disekolah dia juga sempat bertemu dengan sepupunya dan Fathul yang akan pulang bersama dan dia juga meminta tolong kepada sepupunya untuk mau membantunya . dan Fathul yang tau kenapa Chaca tadi sedih lagi jadi tau alasannya dan setelah sampai rumah Fathul langsung menelfon Chaca dan menjelaskan bahwa orang yang dicemburuinya itu adalah sepupu mereka yang lagi pindahan.


sedangkan Chaca saat ini masih kesal sekaligus malu jadi dia putuskan tidak membalas pesan dan telfon dari imam.


"aishhh menyebalkan"gerutu Chaca yang malu dengan kelakuannya tadi siang


"tapikan setiap orang yang melihat pacarnya seperti itu pasti mikirnya juga gitu kan" ucapnya lagi


"bodo amatlah"ucapnya kesal dan langsung menuju kamar mandi


...cukup lama Chaca dikamar mandi dia biasanya akan memakan waktu selama setengah jam lebih. dia berjalan keluar hanya mengenakan handuk yang melilit ditubuhnya menuju lemari dan...


greppp


..."ehhhh"kaget Chaca saat ada yang memeluknya dari belakang dan dia tau siapa yang memeluknya secara tiba-tiba dengan aroma khas wangi dari tubuhnya....


"mass lepasin ihhhhh , masuk kamar sembarangan "gerutu Chaca berusaha lepas dari pelukan imam


"kamu jangan marah sama mas ya dek mas bisa jelasin"ucapnya diceruk leher Chaca menghirup dalam dalam aroma gadis yang sudah berhari-hari dia rindukan . hembusan nafas imam yang menerpa kulit nya membuat tubuh gadis itu menegang.


"i... iya tapi lepas dulu" ucapnya gugup


"emmm aku kangen dek"lirihnya seraya memperdalam kepalanya dileher Chaca dan karna gemas menghisap leher jenjangnya


"ahhh mas"peliknya kesal seraya memukul tangan yang ada diperutnya . membuat kedua tangan itu terlepas


"sana tunggu aku di sana dan jangan macem-macem macem kalo gak aku bakalan marah sama kamu"ucapnya menunjuk sofa disamping kasur karna percuma jika dia menyuruh pria ini keluar keras kepala dan hanya menghabiskan banyak tenaga pikirnya.


buru buru Chaca mengambil pakaiannya asal dan segera masuk ke kamar mandi.


brakkkk


"astaga calon bini gue galak amat kalo marah"ucap imam


"aku dengerrrr"teriak Chaca


...***...


thanks udah mau mampir baca kakak 🤗

__ADS_1


....


__ADS_2