
Sedangkan imam yang berada dialun alun dengan panitia mos sedang mengadakan pembubaran dan juga makan makan karna telah selesainya mos tahun ini. imam yang tadinya niatnya mau manas manasin chaca malah dibuat terkejut ketika no nya ternyata diblok sama gadis cerewetnya itu.
niat hati dengan sengaja dia meminta berfoto berdua sama khori biar pacarnya itu tau gimana perasaannya tadi kini malah dirinya yang kalang kabut karna no nya diblok beneran sama chaca.
"lu kenapa sih bro?"tanya wildan
"gak papa"ucap imam datar mencoba menetralkan kembali keterkejutannya
"gays kayaknya gue duluan deh gak bisa ikut sampe selesai ada acara keluarga soalnya"ucap imam yang sudah tidak tahan lagi jika benar gadisnya marah dia sendiri nanti yang susah pikir imam.
"yah gak asyik lu bilang aja mau pacaran"ucap ika yang diiyakan temen temen yang lain
"beneran gue ada acara malam nanti . ini udah mau magrib juga nanti gue bisa telat"kilah imam seraya beranjak
"duluan"lanjutnya
******
"Assalamualaikum neneek"ucap al yang melihat nenek diruang tamu
"waalaikunsalam . gimana al lancar jalannya?"tanya nenek
"alhamdulillah nek"ucap alfarezel seraya mencium takzim
"kakak mana nek?"lanjutnya celingukan
"tidur mungkin liat aja dikamarnya"
"aku naik dulu nek sekalian mau mandi udah gerah banget"
"iya
ceklek
"kak"ucap al seraya menggoyang lengan chaca
"hmmm"
"kak bangun udah mau magrib belum mandi nih pasti bau asem"ucap al menggoyang lengan chaca lebih cepat
"apa sih dek dateng dateng udah rusuh "kesal chaca bangun menipuk badan al dengan bantal
"udah mau magrib sono mandi"
"iya iya bawel pergi sana lu dek"mendorong badan al keluar
brakkk
...chaca yang kesal menutup pintu kencang yang membuat al tertawa lepas sudah lama dia tidak jahil dengan kakaknya rindu itu yang dirasakan al ....
"dasar adik gak ada akhlak baru ketemu aja udah bikin keributan. bukannya kasih oleh oleh "gerutu chaca menuju kamar mandi
tap tap tap
__ADS_1
suara langkah kaki menuruni anak tangga . seorang gadis mengenakan baju panjang besar serta celana pendek diatas lutut favoritnya mencari keberadaan adik yang membuat dirinya kesal tadi .
"allllllllll" teriak chaca
"apa sih mbak teriak teriak "kesal al yang sedang menikmati buah mangga kesukaannya diruang makan.
"itukan punya aku alll"rengek chaca mendekati al
"kak punya kamu dikulkas gak usah berebut kak"ucap nenek yang sedang menata makan malam
"kamu udah sholat belum ndok?"lanjut nenek
"udah nek baru aja langsung turun. ada yang bisa aku bantu nek?"
"udah selesai yuk makan dulu makan buahnya nanti biarin tuh adek kamu dibilangin ngeyel"ucap nenek
mereka makan dengan canda tawa kadang al dan chaca berantem entah berebut apa membuat nenek pusing dibuat mereka.
"nenek udah istirahat dulu ya. kalian lanjut aja kalo masih mau berantem"ucap nenek
"nenek mau chaca temenin?"tanya chaca seraya ikut berdiri
"gak usah ndok nenek sepertinya langsung mau tidur . capek banget nenek hari ini udah tua jadi gini dikit dikit capek heheheh"ucap nenek seraya terkekeh kecil yang membuat chaca dan al juga ikut terkekeh kecil
"nenek tuh masih muda tau"sloroh al
"jangan ngeledek nenek kamu al"ucap nenek bangkit dari duduknya
"udah kalian jangan berantem ya . kalo capek langsung tidur . kalo mau jalan jalan ya terserah kalian besok kan weekend yang penting pulangnya jangan malem malem ya"lanjut nenek menatap dua cucunya bergantian
"nanti kayaknya al deh nek yang keluar bentar mau kealun alun bentar udah lama ini gak kesana"jawab al
"ya udah hati hati ya al. chaca gak ikut?"
"enggak nek lagi mager aja"ucap chaca
"ya udah yuk nek chaca anterin sekalian chaca mau kekamar"
"dasar tukang kebo kamu kak"ejek al
"biarin bwe"
...chaca yang dikamar sedari tadi malah sibuk dengan buku novelnya. ketika dia sudah membaca novel maka dia bakal lupa segalanya. dulu waktu dirumah ayah rahmat bunda selalu marah marah karna chaca gak kenal waktu kalo udah baca tuh buku. maklum dia hobby baca buku makanya dia menjadi anak yang berprestasi dari sejak tk....
... bahkan chaca saat ini sampai lupa jika dirinya tadi sudah memblok no kekasihnya yang saat ini sedang kalang kabut dibuatnya....
tok tok tok
"ndok kamu udah tidur"teriak nenek dari depan pintu kamar chaca
"belum nek masuk aja"ucap chaca tak mengalihkan dari depan meja belajarnya
"ndok ini ada imam untung nenek belum tidur tadi kamu gak denger ada orang ketuk puntu depan dari tadi.nenek pikir kamu udah tidur"omel nenek .chaca yang mendengar kata imam disebut menoleh kebelakang dan melihat lelaki itu menatapnya tajam.
__ADS_1
"ehhh maaf nek tadi gak denger"ucap chaca serya memelas kenenek semoga gak diomelin lagi gara gara novel pikir chaca
"ya udah nenek udah ngantuk mau tidur . kamu masuk aja mam gak papa nenek percaya kok sama kamu"ucap nenek
"makasih nek"ucap imam sungkan
"mas ngapain malem malem kesini"ucap chaca lembut seraya berjalan kearah sofa karna imam sudah duduk disana duluan.
"emang gak boleh?"heran imam
"boleh sih"
"ngapain kamu blok no aku"ucap imam menatap tajam chaca yang membuat chaca tersadar jika dia lagi mode marahan sama cowok ini .
"ngapain juga kamu jalan sama cewek lain. kamu ngatain aku keganjenan tapi kamu sendiri juga ganjen sama mantan kamu itu"kesal chaca cemberut
"ya hak aku kan buat jalan sama siapa aja"spontan imam yang justru membuat chaca tambah marah
"iya hak kamu mas .ya udah ngapain kesini, sana jalan sama mantan tersayang kamu itu"kesal chaca bangkit dari duduknya
"kok jadi kamu lagi yang marah"
"wajar aku marah mas aku cewek kamu apa bukan sih . dengan gampangnya kamu bikin story sama cewek lain dengan dia peluk lengan kamu erat banget sampe dadanya aja dibusung busungin gitu"kesal chaca yang teringat story imam yang membuat dia memblok no imam
"kamu jangan ngomong gitu ca. riri gak kayak yang kamu bilang barusan"ucap imam tegas
"oh ya udah belain terus aku capek mau istirahat gak mau berantem buat hal yang gak penting"ucap chaca seraya menuju tempat tidur .chaca berbaring memungungi imam yang masih duduk disofa pikiran chaca kali ini dia benar gak habis pikir dengan imam kenapa dia selalu belain dia setelah semua yang dilkukn mantannya itu selama ini.
tes
butiran kristal jatuh begitu saja tanpa permisi chaca sudah gak bisa menahan air matanya lagi. kenapa hubungannya serumit ini pikir chaca. chaca menggigit bibir bawahnya supaya tidak mengeluarkan suara karna dia tau imam belum pergi dari sana.
tap tap tap
terdengar suara langkah pelan .
mungkin dia sudah pergi pikir chaca yang sudah tidak mendengar langkahnya lagi .
suara tangis chaca pecah begitu saja dikamarnya yang kedap suara ini .
"kamu kenapa selalu ngecewain aku mas . aku sudah gak kuat lagi aku ingin akhiri saja jika kamu hanya mempermainkan aku"ucap chaca disela tangisnya
grep
chaca kaget saat dia dipeluk dari belakang oleh imam karna dia tau betul parfum yang bisa dia cium parfum kekasihnya.
"maaf "lirih imam ditelinga chaca
"jangan nanggis dek jangan bicara kaya gitu "ucap imam yang ikut menanggis menyesal sudah melukai hati kekasihnya lagi dan lagi
"lepasin aku mas"ucap chaca yang menciba untuk bangkit tapi malah ditahan imam dengan erat
"dengerin penjelasan mas dek."ucap imam seraya membalikkan tubuh chaca sehinga mereka bisa menatap satu sama lain
__ADS_1
"maaf. mas cuma ingin kamu tau aja gimana rasanya aku yang juga cemburu sama fery yang peluk peluk kamu, ngelus kepala kamu mas cemburu dek mas gak rela. mas sama khori gak pergi berdua aja dek bareng sama panitia osis kita ngadain perpisahan buat acara kita yang udah selesai. untuk story tadi mas sengaja minta tolong sama khori supaya kita foto berdua mas cuma mau tau kamu cemburu apa ngak . storynya juga mas atur cuma dibagi kekamu aja. mas gak ada niatan balikan sama dia , karna aku udah mentokin hati aku dikamu dulu sekarang dan selamanya gak ada yang lain. maukah kamu menjalin hubungan untuk yang lebih serius lagi dengan mas dek"jelas imam menatap manik bola mata chaa
"aku gak bisa mas"ucap chaca menghapus air matanya mencoba untuk lebih kuat lagi