
"sayang kamu mandi duluan gih . mas mau mandi dikamar kak ikhsan"ucap imam
"terus aku gantinya gimana mas?"tanya chaca
"ambil kaos mas yang agak besar aja dek"ucap imam seraya melepas kaosnya
"ishhh kalo lepas tuh dikamar mandi mas" kesal chaca berjalan menuju lemari besar memilih kaos polos warna hitam besar
"wah ini pas banget dibawah lutut"ucap chaca pelan
"mas terus aku gak ganti daleman?"tanya chaca
"ohhh iya . ya udah kamu mandi dulu aja nanti mas beliin ditoko depan abis mandi"ucap imam seraya mengambil pakaiannya
"makasih mas"ucap chaca gemas
"mandi yang bersih ya . soalnya kamu bau banget"ledek imam seraya terkekeh
"nyebelin"kesal chaca seraya menuju kamar mandi
namanya anak gadis pasti kalo mandi lama apa lagi chaca merasa tubuhnya bau dengan amis telur .chaca memutuskan untuk merendam pakaiannya dan juga merrendam dirinya kedalam bathup yang dikasih banyak sabun supaya menghilangkan aroma amis ditubuhnya . mumpung ditempat imam sekalian yang ada bathupnya kalo dirumah nenek kan gak ada pikir gadis itu.
"dek kamu belum selesai?"teriak imam dari balik pintu
"belum lah mas masih lama"teriak chaca
"ya udah aku tinggal beli keperluan kamu dulu"
"iya"
******
imam yang berada didalam toko langsung menuju pakain dalam . meskipun malu tapi imam mencoba untuk bersikap biasa saja stay cool gitu lah .
"aduh ini ukurannya yang mana lagi lupa nanya lagi "keluh imam pelan seraya mengacak rambutnya
"mending aku ambil 3 ukuran aja"kesal imam yang sedari tadi dilihatin terus sama mbak mbak disana
"ini mbak agak cepet ya"ucap imam seraya menyerahkan barang barang yang diambil tadi kekasir
"untuk istrinya ya mas?"tanya mbak itu seraya tersenyum geli
"iya mbak"ucap imam datar.
******
ceklek
imam membuka pintu kamarnya perlahan . dilihatnya kamar tak ada tanda tanda chaca berada dikamar. imam menutup pintunya dan berjalan ke arah pintu kamar mandi .mungkin gadisnya masih disana pikir imam . Tapi belum sempat imam sampai kamar mandi sudah dibuka dan menampakkan kepala chaca.
ceklek
"mas lama banget sih"gerutu chaca
"iya tadi sempet bingung dek gak tau ukurannya lupa nanya ke kamu tadi. ini aku beliin 3 ukuran pilih aja yang pas nih"ucap imam seraya menyodorkan paper bag yang diterima chaca yang sudah mengenakan kaosnya . karna risih chaca gak mau keluar dari kamar mandi dan memilih mencuci pakaian yang direndamnya tadi .
imam berjalan kearah sofa dan mengecek hp yang diletakkan diatas meja.
ceklek
__ADS_1
"mas ini dijemur dimana?" tanya chaca yang berjalan kearah imam membawa ember .
"loh kamu nyuci sendiri dek . kan ada bibi dibawah tinggal minta tolong aja tadi . pantesan kamu lama banget dikm"ucap imam
"ngerepotin mas . kan ini juga punya aku, gak enak kalo minta tolong sama bibi"
"kan kamu juga anggota keluarga ini nantinya dek. ya udah yuk mas anterin kebawah"
"hemmm "singkat chaca yang sudah lelah
"loh den imam mau kemana?"tanya bibi
"mau anter tuan putri kebelakang bi . mau jemur pakaian"ledek imam seraya mengedipkan mata sebelahnya
"loh non chaca nyuci sendiri ya ?tau gitu tadi bibi cuciin aja non "sesal bibi
"ngak papa bi. pamit kebelakang dulu bi"ucap chaca tersenyum
"monggo non"
"udah mas tinggal aja . "
"aku tungguin cuma bentar kan"heran imam
"iya tapi jangan liat"kesal chaca
"ohhh ya siapa juga yang mau liat. kamu malu ya ? kan tadi aja aku beliin tuhhh aku pegang juga tadi"goda imam
"ishhh mesum. hadap sana mas"ucap chaca seraya membalik tubuh imam
"iya iya bawel . ya udah aku tunggu didapur"ucap imam seraya melangkah
"mas aku langsung pulang aja ya"ucap chaca menghampiri imam yang duduk dimeja makan
"gak mau istirahat dulu disini"
"enggak ahhh aku mau langsung bobok nanti . capek banget soalnya"keluh chaca seraya meminum jus sisa imam
"manis kan dek?"
"iya"jawab chaca sekenanya
"iya lah kan bekas cowok ganteng"ucap imam pede
"isshhhh pede sekali anda"
"ya udah mas ambil kunci dulu diatas "ucap imam
"sekalian bawain tas aku mas"teriak chaca
sepanjang jalan chaca tertidur pulas , benar benar kelelahan mungkin pikir imam. imam bersyukur karna sampai saat ini dia masih bisa bersama sang gadis bahkan dia sempat khawatir saat melihat chaca berpelukan dengan
"dek udah sampe nih"ucap imam seraya menepuk pelan pipi chaca
"enghhh udah sampe ya mas"ucap chaca seraya mengumpulkan kesadarannya
"iya mas gak mampir ya . mas ada tugas osis yang harus dihendel sekarang. temen temen juga udah pada kumpul nih "jelas imam
"ouhh ya udah . nanti kabarin aku ya mas . aku masih kangen"rengek chaca manja
__ADS_1
"iya pacar"ucap imam gemas mengacak acak rambut chaca
cup
"makasih buat kejutannya hari ini"bisik chaca ditelinga imam setelah gadis itu mengecup pipi kiri yang membuat siempunya tegang senang bersamaan.
cup
Awalnya hanya sebuah kecupan tapi melihat sang gadis yang memjamkan mata seolah memberi sinyal untuk melakukan lebih dari sebuah kecupan. Dilumatnya pelan bibir mungil yang berasa manis ditariknya tengkuk sang gadis supaya untuk lebih memperdalam kecupan mereka . chaca yang awalnya hanya diam mencoba membalas ******* yang diberikan sang kekasih dikalungkannya tangannya dileher sang pacar . imam yang memang lelaki normal tak menyiayiakan kesempatan ini , mereka menyalurkan segala kerinduan yang mereka pendam selama satu minggu ini .
"maaf seminggu ini mas sibuk terus gak kabarin kamu dan makasih udah mau sabar ngadepin mas"ucap pelan imam setelah mereka melepaskan pangutan
"iya"ucap chaca pelan seraya memeluk tubuh tegap yang sangat dirindukannya.
"nanti kalo udah selesai kesini ya mas" lirih chaca
"ngapain ?"heran imam seraya melepas pelukan chaca
"aku tuhhh kangen banget sama kamu mas"rengek chaca
"ishhh jadi pengen"ucap imam
"pengen apa ! jangan macem macen ya mas !" pekik chaca seraya menyilangkan tangan didada
"isshhh kamu mikirnya mesum gitu dek"ucap imam seraya terkekeh
"mas tuhhh pengen cepet cepet halalin kamu biar gak nahan rindu bukan pengen seperti yang kamu pikirin dasar gadis mesum"lanjut imam seraya menoyor kening chaca
"hobby banget sih toyor kepala aku"gerutu chaca
"biar pikirannya gak mesum mulu"ledek imam
"aku gak mikir mesum"elak chaca
"iya iya pacar aku gak pernah mesum"ucap imam mengalah
"beneran nih gak mampir dulu"tawar chaca
"gak bisa sayang kan tadi udah mas jelasin"
"hemmm . tapi nanti abis pertemuan kesini ya" rengek chaca
"gak janji ya dek . soalnya mas gak tau nanti selesai jam berapa sekarang aja udah jam 18:35 "jelas imam
"emmm ya udah "ucap chaca cemberut gadis ini benar benar rindu seminggu belakangan ini tak ada kesempatan sama sekali
cup
"jangan marah ya. nanti mas vc deh"tawar imam setelah memberi satu kecupan dibibir mungil pacarnya
"beneran ya"
"iya sayang"
"ya udah aku masuk"
"istirahat ya"
"ndok ngapain bengong disitu masuk yuk nenek udah nungguin dari tadi . makan malam bareng nenek yuk tadi imam kasih kabar kalo kalian belum sempat makan "ucap nenek ima
__ADS_1
"iya nek"