NIKAH MUDA DAN CERITAKU

NIKAH MUDA DAN CERITAKU
ternyata


__ADS_3

...happy reading gayssss...


...***...


suara adzan subuh berkumandang gadis cantik itu mencoba membuka mata dan mengumpulkan kesadaran nya dan lekas beranjak ke kamar mandi . jika biasanya dia memakan waktu cukup lama kini dipagi hari dia tak butuh waktu lama karna cuaca yang cukup dingin membuatnya enggan berlama lama di kamar mandi. setelah berganti pakaian gadis itu menunaikan kewajiban nya dan lekas turun karena samar samar dia mendengar suara bunda dibawah. tapi kenapa bunda disini mungkin berkunjung sekaligus liburan pikirnya .


tap tap tap


Chaca menuruni anak tangga dengan dahi yang berkerut melihat beberapa koper dan beberapa setel kemeja dan gaun yang tergantung sepertinya kiriman dari butik.


"bunda "seru Chaca semangat dan berlari kearah bunda yang sedang mengobrol dengan embak embak yang dia tak kenal


"sayang"ucap bunda memeluk erat tubuh anaknya


"kebetulan kamu udah bangun sayang. ini mbak yang mau ngehena tangan kamu udah dateng"ucap bunda yang membuat Chaca heran


"buat apa bunda?"tanya Chaca heran


"Omo😱 ya tentu buat acara pernikahan kamu sayang"ucap bunda


"pernikahan aku kan masih 2 bulan lagi bun?"tanya Chaca


"hahh? kan imam ngajuin pernikahan kalian jadi malam ini sayang"


"what!!!!!"pekik Chaca dan seketika kepalanya terasa pening


"duduk dulu sayang"ucap bunda yang melihat putrinya memijat keningnya


"mbak Marni bawain air putih"teriak bunda dan tak lama mbak Marni datang menyerahkan gelas itu kebunda


"Chaca kenapa kok pucet gitu bu?"tanya mbak Marni


"jangan jangan benar lagi Bu . mbak Chaca hamil"lanjut mb Marni


byurrr


ucapan mbak Marni seketika membuat Chaca menyemburkan air yang diminumnya


"jangan ngawur mbak"ucap bunda

__ADS_1


"aku gak hamil bun , kenapa dimajuin nikahnya?"tanya Chaca heran


"sayang kata nenek kamu udah setuju tadi malem kamu udah ngobrol sama nenek dan imam kan? gak mungkin nenek bohong"ucap bunda bingung


"astaga"ucap Chaca yang mengrutuki kebodohan dirinya karena tak sempat mendengar dengan seksama obrolan tadi malam karna ngedrakor. Chaca pun bercerita kebunda jika semalam dia tidak begitu serius mendengarkan obrolan nenek dan imam dan dia juga menyetujui rencana pernikahan yang dia pikir tentang acara 2 bulan nanti.


"jadi gimana dong bun?"tanya Chaca bingung


"sayang semua sudah diatur sama calon suami dan mertuaku kamu . siang nanti kita kevila dipuncak, dan gak mungkin kita batalin semua ini . lagi pula alasan imam memajukan pernikahan ini benar adanya. dia gak ingin kalian terus berduaan dan nantinya berbuat dosa . apa lagi kamu sering mancing dia kan asal nyosor gitu aja. dia lelaki baik yang tulus dan tidak ingin merusak kamu makanya dia berani bilang ini ke kita . sudah lah nak niat baik itu sebaiknya memang harus disegerakan"jelas bunda


"iya bunda"Chaca yang mendengar penjelasan bunda langsung terenyuh mendengar alasan imam


"bun,mbak Marni tapi jangan bilang siapa siapa ya kalau Chaca gak tau tadinya. apa lagi nenek nanti Chaca dimarahin. "


"iya"ucap bunda dan mbak marni


"ya udah kamu dihena dulu ya sayang . ini mbaknya kamu tinggal mau pilih yang model gimana warna apa bilang aja sama mbaknya" ucap bunda


"iya bunda sini mbak kita lesehan aja biar gak pegel nanti"ucap Chaca mendaratkan tubuhnya di karpet bulu didepan TV


Tak butuh waktu lama Chaca dan si embaknya berdiskusi karna Chaca memilih gambar yang sederhana dan menuliskan nama imam di telapak tangannya dan memilih warna coklat untuk henanya dan mereka memulai mencoretkan hena ditangan Chaca . sesekali Chaca berbalas pesan dengan calon suaminya kadang juga suka menggodanya yang membuat Chaca terkekeh geli.


"tadi nyariin yah . kata bunda istirahat' jangan diganggu katanya nanti takut kalo ayah kurang istirahat' jadi salah ngijabinnya"


"mana mungkin begitu"cibir ayah


"kata bunda ayah bukan kata Chaca"


"iya anak ayah . mau kado apa dari ayah ? bulan madu ke Bali atau kepantai?"


"ishhh ayah mah lagian aku belum tau nanti libur berapa hari setelah weekend ini. belum sempat tanya mas imam soalnya tangan aku udah mulai dihena yang kanan"ucap Chaca terkekeh kecil


"hemmm bilang aja tadi gak kepikiran buat tanya"cibir ayah


"tau aja"


"bunda sama nenek dimana ?"tanya ayah


"didapur yah"

__ADS_1


"oke "ucap ayah beranjak ke dapur


sedangkan divila imam dan keluarga sudah berada di sana sejak semalam karena acara yang dadakan mereka mempersiapkan segala sesuatunya dengan baik.


"kamu udah kebelet mau ngadain ya dek?"goda kak ikhsan yang masuk ke kamar pengantin menghampiri adik tersayangnya


"iya lah masa cuma kamu aja mas yang ngadon"cibir imam


"enak tau dek . rasanya tuhhh aduhhhh surga dunia banget. mau mas ajarin gak?"


"idihhh aku bisa sendiri mas"kesal imam


"atau mau mas kasih referensi atau mau video nya"


"apa sih mas emang aku kaya kamu"


"ya udah tapi jangan sampai gagal nanti pas malem pertama . dikasih pencerahan gak mau"


"itu bukan pencerahan mas . kalo aku mah biar ngalir apa adanya aja gak usah direncanain mau gini gitu gaya ini gaya itu . emang kamu dari tunangan udah ngadon Mulu sampe sekarang bini lu udah tekdung"


"ya itu artinya mas printer bikin bini aku tekdung wahahahaha"


"sialan! pergi sono lu mas"kesal imam


"jangan lupa liat videonya dulu dari pada nanti gagal"ledek ikhsan dan langsung lari ngacir gitu aja


"shittt"umpat imam


"junior sabar ya tunggu nanti malam"ucap imam menatap kebagian bawah nya.


"shittt dasar kakak gak ada akhlak. gara gara ucapan dia bikin aku berimajinasi liar lagi. ini lagi calon bini dari tadi juga ngegoda nantangin Mulu. awas ya sayang tunggu nanti"


imam menatap ponselnya dimana terdapat pesan dari Chaca


mas aku udah gak sabar buat nanti malam😘


...***...


thanks you all

__ADS_1


__ADS_2