
...happy reading gayssss...
***
tet tet .........
bel istirahat' terdengar berbunyi .
"nanti kita lanjutkan karena bel sudah berbunyi. yang mau ke kantin ke toilet silahkan" ucap guru cowok muda dan ganteng yang menjadi wali kelas IPS satu , membuat para siswi siswinya begitu senang karena mempunyai guru yang baik ramah dan ganteng pula yang pasti tidak galak hehehehe .
"baik pak"kompak mereka
"gila ganteng banget aku sih mau kalo jadi pacarnya" ucap Desi gembira tidak hanya Desi saja yang mengidolakan guru ganteng itu tapi hampir semua perempuan mengidolakannya .
"iya sih tapi aku udah ada Wildan" ucap dina lesu
"dasar kalian liat yang bening dikit aja langsung matanya melotot"ketus Asmad
"yeee biarinlah mata mata sini situ yang repot"kesal Desi
"lagi pms ya" ucap Asmad
"kok tau luu ngintip ya"ucap Desi menyelidik
"pede banget luu . nebak aja dari tadi marah marah"
"udah berantem Mulu jodoh nih nanti kalian" celetuk Fathul
"amit amit"kompak Desi dan Asmad
"berantem Mulu kekatin yuk"ucap Chaca
"gassss"
"desi sini"teriak isnani yang duduk dipojok kantin bersama Hasna Fery dan Andre.
"kita udah pesenin buat kalian tapi nanti bayar pakai uang sendiri sendiri . tadi kita pesen soto 5 sama bakso 5 minumnya es teh semua. kalian lama sih dari tadi gak nongol"jelas Andre
"tadi kelas kita pada heboh soalnya dapat wali kelas cowok ganteng"pamer Desi
"serius guru yang paling ganteng di lapangan tadi?" tanya Hasna
"iya"jawab Desi
"wah enak dong kalian dapat cuci mata terus" ledek Fery yang dulu dingin dan kaku kini didepan mereka dapat mencair tapi jika dengan yang lain tetap bakalan dingin.
__ADS_1
"enggak sih bang biasa aja"ucap Chaca
"iya lah kamu kan udah ada kak imam"ledek Fery
"hehehe tau aja di mata aku tuh yang paling ganteng ya Mama's tersayang"ucap Chaca cengengesan yang mendapat sorakan dari mereka.
"kalian tau gak sih tadi Fery dikelas banyak fansnya"ucap Hasna yang mendapat pelototan tajam dari fery
"yang bener"kompak Chaca Desi dan dina
"kaku dingin gini masa ada yang ngefans"ledek dina
"iya" ucap Chaca
"ada banyak malahan hampir semua cewek di kelas iya kan is"ucap hasna yang diangguki isnani
"wahhh bentar lagi ada yang dapetin gebetan nih"ledek Chaca
"apa sih dek ngak gitu"kesal Fery
"ehhh tapi trio kadal tadi juga banyak yang ngefans"ucap desi
"siapa yang trio kadal?" heran Andre
"tuh 3 temen kalian di IPS satu"ucap Desi menunjuk Fathul Jaka dan Asmad
"gini gini kita ganteng tiada Tara buktinya tadi fans kita juga banyak"lanjutnya sombong
"betul "ucap Asmad dan Jaka
"permisi mbak mas ini pesanan nya " ucap Abang tukang jualan
"ohhh iya makasih bang" ucap Jaka yang memang duduk dipojok
...mereka makan dan saling berbagi cerita terkadang saling meledek dan bersenda gurau ....
"dek "ucap imam yang tiba tiba sudah berdiri dibelakang Chaca
"iya mas" ucap Chaca mendongak keatas melihat wajah rupawan imam yang menjulang tinggi
"ikut mas bentar yuk"ucap imam
"cie leh mas baru pisah bentar mau mojok aja" celetuk Fathul
"apa sih lu" kesal imam
__ADS_1
"emmm gayssss aku dulu an ya"ucap Chaca beranjak
"cie cie yang mau pacaran" ledek dina
"ngapain iri ya din. tuhh si Wildan diruang OSIS samperin aja"ledek balik imam
"ishhh ogah. masa aku dulu an yang nyamperin" ucap dina cemberut
"kode nih biar disamperin tapi sayang yang di kode gak ada disini mbak"ledek Fathul
"gak ada ya"kilah dina kesal
dan mereka memutuskan untuk kekelas masing masing untuk berkenalan dengan teman teman sekelas mereka. tapi tidak dengan Fery dan Andre mereka menuju ke perpus tempat yang lebih nyaman dan damai karena mereka tidak suka dengan kebisingan.
"mau kemana mas kok naik keatas? aku gak mau kekelas kamu nanti ditelan sama temen temen kamu lagi" ucap Chaca
"gak kekelas dek kita mau ke atap" ucap imam yang berjalan disebelah Chaca
"ohh"ucap Chaca mengangukkan kepalanya.
"dikunci mas"ucap Chaca setelah berada didepan pintu atap gedung
"nihh" ucap imam menunjukkan kunci ditangannya
"ohhh iya aku lupa kamu kan ketos "ucap Chaca terkekeh kecil
"yuk masuk"
"bukan karena ketos dek tapi karena ini sekolah milik papa jadi dulu aku riques buat atap jadi tempat pribadi . gak ada yang bisa masuk sini kecuali aku" jelasnya sambil berjalan menuju mini taman dengan bangku kursi di sebuah gazebo kayu
"ini yang buat siapa ?" ucap Chaca tak percaya
"yang bikin orang kebun . tapi yang ngerawat aku" jelas imam yang diangguki Chaca
"sini duduk dek"ucap imam menepuk kursi panjang yang di dudukinya
"manja banget sih"ucap Chaca setelah duduk imam menaruh kepala di pangkuannya dengan memejamkan mata
"aku tuh kangen sama kamu dek gak bisa nahan rindu"
"bentar lagi bel mas"
"nanti pulangnya tungguin mas diparkirkan ya"ucap imam duduk disamping Chaca
"oke"
__ADS_1
***