NIKAH MUDA DAN CERITAKU

NIKAH MUDA DAN CERITAKU
lupa


__ADS_3

"Ada apa lagi ndree?" tanya isnani sendu setelah tadi andre menariknya secara paksa dan mengajaknya pergi keparkiran dan masuk kedalam mobil


"Kamu mau pergi?" tanya andre datar menatap manik coklat isnani


"Aku gak kemana mana ndre jadi biarin aku turun" kilah isnani tak mampu membalas tatapan andre


"Kenapa? kenapa harus pergi?"


"Aku gak pergi ndree . kamu kenapa sihh aneh banget " kilah isnani


"Jangan bohongi aku iss" ucap andre memegang kedua sisi bahu isnani


"Kalo iya kenapa ndre? apa hak kamu marah marah kaya gini?" ucap isnani berteriak


"akhhh" ucap andre setelah menonjok stir mobil cukup keras bahkan membuat isnani kaget


"kamu kenapa ndree . jangan buat aku takut" lirih isnani yang melihat andre mengepalkan kedua tangannya erat


"kenapa? kenapa iss ? kenapa harus pergi?"tanya andre tak kalah berteriak


"Aku ikut orang tua aku yang dipindah tugaskan kekota. sudah sekarang buka kuncinya" ucap isnani yang sudah berderai air mata


cup


"eummmm " ucapan isnani terhenti ketika andre ******* bibirnya secara mendadak sempat menolak tapi isnani lama lama terbuai dengan kelembutan yang diberikan andre


"jangan pergi" ucap andre setelah melepas pangutan dan menempelkan keningnya dengan gadis yang disukainya mengamati wajah sembab yang matanya terpejam


"kamu kenapa lakuin ini keaku ndree . bukankah kita hanya berteman ? lalu kenapa kamu men*iumku? kenapa kamu mempersulit aku buat melupakan kamu? kenapa kamu selalu menyiksa perasaanku? kenapa ndree?" ucap isnani


"karna aku mencintaimu isnani . bisakah kamu tetap stay in here with me" ucap andre


"kamu bercanda ?"


"pernahkah aku bercanda? aku serius . semalam aku udah pikirkan ini baik baik . dan aku sudah bicara dengan asmad walaupun dia mencintai kamu tapi aku tetap akan perjuangin kamu . apapun dan bagaimanapun"


"tapi sudah terlambat ndree . aku sudah bilang sama papa jika aku ikut pergi kekota"


"aku sudah tau "


"tau dari mana?"


"papa kamu"


"what!" pekik isnani


"iya . tadi pagi aku kerumah kamu tapi kamu gak ada . papa kamu cerita semua dia gak maksa kamu karena kakak kamu juga ada disini dan juga nenek kakek kamu disini . lalu aku melamar kamu didepan orangtua dan juga kakek nenek serta kakak kamu . aku gak mau kita pacaran . aku mau kita tunangan . karna aku gak mau kehilangan kamu" ucap andre tulus yang membuat isnani terkejut dan menghambur kepelukannya menanggis penuh rasa haru .lelaki yang dicintainya melamarnya , jauh dari ekspetasi yang isnani pikirkan.


...***...


"kenapa sihh?" tanya fery bingung setelah andre menarik tangan isnani


"biasa urusan asmara bang" ucap chaca


"ohhhh pantesan" ucap cowok cowok

__ADS_1


"yang sabar ya mad . jodoh kamu belum keliatan atau mungkin belum dilahirkan" ledek jaka


"apa sih lu . gue mah mati satu tumbuh seribu" ucap asmad yang membuat mereka tertawa


"ehhh kelapangan yuk . mamas aku mau tanding sesi pertama nih aduh udah telat nih " ucap chaca gelagapan setelah melihat jam menunjukkan angka 8:45


"dimarahin nih pasti" gumam chaca


"ohhh iya kita tadi kesini yang nyuruh kak imam sampai lupa tadi kamu dicariin ca . udah uring uringan dia . tadi udah mulai main mungkin sekarang udah setengah jalan tanding lawan 11 ipa 3 dia " ucap fathul yang baru ingat


"mati aku . kamu kenapa baru bilang sih tul" kesal chaca


"namanya juga lupa ca" ucap fathul


"yuk anterin" ucap chaca menarik tangan fathul dengan sedikit berlari


"lah kita ditinggal " ucap dina


"yuk gayss susul" lanjutnya berjalan lebih dulu


...***...


sorak sorai terdengar dari lapangan meneriakkan nama kelas dan ada juga yang meneriakkan idola mereka masing masing.


" kak imam semangat"


"imam aku padamu"


"go imam go imam go"


teriakan itu terdengar semakin jelas.


pluitttttttt tanda istirahat .


"sebelah mana tul ini rame banget nanti diomelin aku sama suami " gerutu chaca karna tak ada celah untuk lewat karna dipadati para penonton tak berselang lama mereka duduk ikut istirahat membuat chaca dan fathul bisa melihat keberadaan imam . dan segera melewati mereka yang duduk dipinggir lapangan.


"bidadari lo tuh . tambah semangat biar cepet kelar terus menang masuk final" ledek arif yang melihat chaca berlari kearah mereka


"baru nonggol kemana aja sih dek" omelnya karna pertandingan sudah hampir selesai


"maaf tadi ada insiden sedikit" ucap chaca seraya mengatur pernafasannya


"minum nih lagian kenapa lari lari juga sih" ucap imam menyodorkan minuman yang setengah sudah diminumnya


glek


"aku beneran lupa mas tadi" ucap chaca setelah meminum dan mengembalikan sisa air minum kepemiliknya


syurrrrrrrr


"ihhh sok keren kamu mas" kesal chaca yang melihat imam menguyurkan air minum itu kerambutnya yang basah karna keringat


"emang keren kan" ucapnya seraya mengedipkan mata


"genit kamu mas"

__ADS_1


"biarin "


"kamu tunggu disini ya jangan pindah . kasih semangat dong dek" ucap imam menunjuk pipinya


"gak ahhh mas . ini kan tempat umum . nanti aja dirumah"


"beneran ya nanti aku tagih"


"hemmm"


prittttttttt


"udah sono lu bang udah peluit tuh , dari tadi serasa jadi obat nyamuk" keluh fathul yang menyaksikan kebucinan sepasang suami istri itu.


"thaks ya udah bawa bini gue kesini" ucap imam


"aku main lagi dek" ucapnya lagi dan berlari kecil kearah teman temannya


"semangat kak imam" teriak chaca yang dibalas cium jauh oleh imam yang membuat cewek cewek berteriak histeris karna iri melihat mereka


"norak ihhh ca" kesal fathul


"udah ihhh gak boleh gitu sama saudara sendiri"


"henmn"


"kak imam semangat" teriaknya


"duduk aja yuk ca . tuh ada kursi buat peserta " ucap fathul


"oke".


...sepuluh menit berlalu skor yang didapat saling beriringan karna sama sama jago . teman teman chaca dan fathul sudah bergabung melihat sambil memakan snak yang dibeli hasna dan desi tadi ....


plakkk


swosshhh


dukkkkk


"awas ca" teriak imam yang melihat smashan lawan mengarah kearah chaca . chaca yang kaget terbengong setelah fathul menangkis bola yang mengarah kearah chaca. tadi chaca dan fathul sedang berdebat entah apa sampai tak memperhatikan hingga teriakan imam membuat fathul reflek menangkis bola yang hampir mengenai badan chaca


"Apa maksud lo hah!" pekik imam yang langsung menjangkau kerah rian yang baru saja sengaja mengarahkan bola kearah chaca.


"wetss santai bro . namanya juga gak sengaja" kilah rian


"gak sengaja lo bilang!" teriak imam kesal yang segera dilerai wasit


"awas lo urusan kita belum kelar" ucapnya sebelum berlalu dan pertandingan dilanjutkan dengan hawa yang cukup panas karna imam tak membiarakan bola jatuh keareanya dan mencetak skor beberapa kali . hingga lawan sempat kewalahan dan saat ini tinggal satu sekor lagi maka akan menentukan siapa pemenangnya . imam sempat berbisik keteman temannya dan diangguki yang lain . imam kembali ke posisinya ketengah dan tim lawan sudah mengoper bola kearah tempat arif yang ada dibarisan depan karena pukulan dari lawan tak cukup keras arif mampu mengoper bola itu kearah imam sesuai keinginan dan prediksi imam tadi dan imam memukul bola itu cukup kuat kearah rian yang berada ditengah juga dannn


swoshhhhhhhhh


bukkkkkkkk


"yeahhhhh" teriak para penonton setelah rian tak mampu menghalau bola tersebut yang membuat imam tersenyum puas dan berjoget ala cowok cowok dengan timnya .

__ADS_1


...***...


Happy reading ya kakak semoga sehat selalu . terimakasih untuk dukungannya 🙏


__ADS_2