
"dek tadi aku tumpahin disini gimana dong mas lupa"ucap imam mengusap perut chaca dengan lembut berbaring disamping istrinya dengan keadaan sama sama polos setelah melakukan olahraga malam yang menyenangkan
"jangan khawatir mas ,aku udah k*"
"hah? kapan ?"bingung imam
"sehari sebelum kita nikah . aku curhat sama bunda soal aku mau fokus dulu sama sekolah . terus disaranin bunda buat k* dikasih jarum dilengan aku sakit tau mas"adu chaca saat menginggat lengannya dipasang dan terkadang juga terasa sakit hingga kini
"kenapa gak minum obat aja biar gak sakit yang?"khawatit imam dan mengecup lengan chaca dengan lembut
"jangan sakit ya"lanjutnya
"kalo itu kata bunda nanti badan aku berubah jadi gemuk mas"jelas chaca
"tapi aku gak mau kamu kesakitan yaang . besok kita copot ya . biar mas aja yang pake pengaman"ucap imam dengan khawatir
"aku ngak papa mas . kalo kamu lupa pake pengaman juga nanti malah akunya yang trkdung mas"
"ini udah gak sakit kok"lanjut chaca
"beneran yanng?"
"iya"
"hmm tapi kalo sakit bilang ya"
"siap bosskuuhh"ucap chaca seraya mengecup bibir suaminya sekilas.
"jangan mancing lagi dek udah mau tengah malem besok sekolah "
"hehehe iya iya"ucap chaca memeluk erat imam
"good night my wife"
"night to my husband"
...***...
suara gemercik air didalam kamar mandi membuat orang yang sedang tertidur lelap terbangun dan menatap sekitar ruangan.
"hoammm . udah jam lima . kesiangan nih "ucap chaca beranjak dan meraih handuk untuk dililitkan ditubuhnya dan segera memunguti pakaiannya yang berserakan dimana mana
ceklek
"udah bangun yangg"lembut imam
__ADS_1
"kenapa gak bangunin aku mas"ucap chaca
cup
"morning kiss sayang"ucap imam setelah mengecup kilas bibir istrinya
"ihhh aku belum sikat gigi mas"keluh chaca yang dibalas kekehan imam
"aku mandi bentar terus aku bikinin sarapan mas . kamu mau sarapan apa mas?"tanya chaca
"mandi dulu sana nanti malah gak keburu buat sholat"
"astagfirullah"ucap chaca dan langsung berlari kearah kamar mandi
...****...
"nek kita pamit sekolah dulu ya"ucap imam mencium takzim nenek
"iya lee ndok hati hati"
"iya nek assalamualaikum"
"waalaikumsalam "
"sayang gak papa kan mampir bentar kerumah"ucap imam seraya memakai saltbelnya
...***...
"assalamualaikum"ucap chaca yang masuk lebih dulu dengan senyum yang terus terukir diwajahnya yang berseri
"waalaikumsalam"
"kakak ipar mana papa dan mama?"tanya chaca setelah takzim kepada ikhsan dan salsa yang baru saja keluar dari kamar yang berhadapan dengan ruang tamu sepertinya akan pergi karna kak ikhsan membawa tas kecil
"diruang makan sono gih temui mertua jangan cuma beduaan terus sama suami ntar malah jadi kayak istri aku lagi" cibir ikhsan seraya mengelus perut salsa
"amit amit jabang bayi ya dek nanti kamu jangan kaya om dan auntymu ya"lanjutnya
"yeee itu mahhh enak kak makanya aku deket terus sama suami aku "cibir chaca seraya bergelanyut manja keimam yang baru saja berdiri disampingnya
"mau kemana kak? pagi bener mau keluar ini masih dingin tau mending ngamar ya dek ya"ledek imam
"ishhh kalian ini" gerutu salsa
"kita mau jalan jalan dek . kan mbak lagi hamil bagus buat kesehatan mbak dan bayi"lanjutnya menjelaskan yang dijawab ohhhh dan anggukan imam dan chaca
__ADS_1
"ya udah mbak kita keruang makan . sehat sehat ya ponakan aunty"ucap chaca mengelus perut salsa
...***...
"ehhhh kalian udah pulang .kirain mau seminggu disana"ledek papa.
"maunya chaca sih gitu pa. tapi sebentar lagi ujian semester" jawab chaca setelah mencium takzim mama dan papa
"kamu udah sarapan sayang kok kamu kaya lemes gini dikerjain suami kamu ya"ucap mama yang benar benar khawatir tanpa ada niat untuk meledek menantunya
"emmm mungkin karna belum sarapan tadi ma" jawab chaca malu malu sedangkan imam cuek sedari tadi saat digoda papanya, dan hal itu membuat chaca kesal
"ya udah kalian sarapan dulu sini mama mau anterin papa kedepan ya"
"iya ma"
"ohhh iya dek. kafe kamu papa denger bulan ini pendapatannya dua kali lipat apa kamu gak mau buka cabangnya dek?" tanya papa sebelum beranjak
"nanti imam pikirkan pa. dananya juga belum cukup kan abis bikin rumah juga"jelas imam
"kan ada papa . pasti papa bantu kamu iya kan mas"ucap mama menatap suaminya
"iya nanti bagaimana baiknya kamu fikirkan dulu"timpal papa
"thaks ma pa"ucap imam tulus
"iya son"
"kalian nanti berangkatnya hati hati ya"lanjut papa
...***...
"seneng dek?"tanya imam yang sedang mengendarai motor sportnya dan menengok sekilas kearah chaca yang menyandarkan kepala kepungungnya
"banget mas"ucap chaca sedikit berteriak
"bahagia itu sederhana mas menurut aku cukup kamu ada disamping aku dan selalu percaya terhadapku aku bahagia mas . benar benar bahagia semoga kita selalu kuat dalam segala hal dan akan terus bergandengan tangan dalam keadaan apapun dan semoga kita menua bersama"ucap chaca bersungguh sungguh
"im promise"ucap imam mengenggam tangan chaca yang melingkar diperutnya setelah tadi chaca berkata serius membuat imam melajukan motornya cukup pelan menikmati pagi pertama mereka berangkat kesekolah dengan status yang sudah berbeda.
"i love you so much"lanjutnya
"aku tau mas . dan aku juga begitu"
...***...
__ADS_1
terimakasih kakak sudah mau membaca novel ini karna ini karya pertama aku mohon maaf bila kurang berkenan dan mohon dukungannya 😍
...