
...happy reading gays maaf baru update lagi karna suatu hal...
...***...
tok tok tok
tok tok tok
brak brak brak
suara ketukan pintu yang tadinya samar samar didengar kini menjadi gebrakkan yang semakin keras membuat kedua pasang insan yang dimabuk cinta membuka mata dengan terpaksa.
"emhh siapa sih"lirih chaca duduk bersandar dikepala ranjang
"biarin aja sayang sini bobok lagi"ucap imam menepuk lengannya
"ehhhh udah jam 12 lewat mas .pantesan pintunya diketuk . aduh aku malu banget jam segini baru bangun"gelagapan chaca melihat jam dinding menunjukkan pukul 12:13
"biarin aja sayang ,mereka pasti paham kok"
brak brak brak
"woyyy pengantin gak ada akhlak udah siang bolong gak bangun bangun kalian!"teriak kak ikhsan
brak brak brak
"tuh liat yang ngebangunin juga sijail tua iri dia sama kita yang. udah sini bobok"ucap imam menarik lengan chaca
"ihhhh mass . tapi ini udah siang. aku laper juga"rengek chaca
"hufttt . ya udah kamu mau makan apa?"tanya imam beranjak dari kasur dan segera memakai pakaian santainya karna mereka tidur mengenakan baju tidur
"apa aja mas. nanti aku harus gimana dong didepan bunda ayah mama nenek dan papa aku malu banget mas"ucap chaca yang mondar mandir gak jelas
"sayang mereka udah pulang dari tadi pagi katanya ada urusan al juga udah ikut pulang nenek juga langsung pulang"ucap imam yang melihat kegelisahan chaca
"beneran mas"
"iya . mas cuci muka dulu kamu ganti baju gihh"ucap imam berlalu kekamar mandi
tap
tap
tap
suara sandal yang menuruni tangga mengalihkan perhatian kedua insan yang sedang bersantai diruang tv.
"cihhhh jam segini baru bangun semaleman langsung ngadon kali"cletuk ikhsan yang melihat adik dan adik iparnya turun
"mas"tegur mbak salsa yang dibalas cengiran ikhsan
"sayang kita ledekin gantian tuh si adek ngak ada akhlak"bisik ikhsan.
"apa sih kak ngiri ya bukannya situ juga abis ngadon tadi subuh"cletuk imam yang membuat salsa tersipu malu
"makanya kalo ngadon tuh kedap suaranya diidupin biar yang lain gak denger untung yang denger aku doang"lanjutnya kesal menginggat kejadian tadi pagi setelah mengantar orang tuanya didepan rumah dan naik untuk kekamar malah tak sengaja mendengar sang kakak yang pagi pagi ngadon
"biarin pagi pagi tuh jadi lebih bersemangat"elak ikhsan
__ADS_1
"cihh yuk dek sarapan isi tenaga"ucap imam dan melengang pergi keruang makan
"tadi kamu bilang udah dikedap mas "ucap salsa marah karna sebelum mereka melakukan salsa sudah menyuruh suaminya itu dan dia bilang sudah dikedap suara
"hehehe tadi tuh tanggung sayang mas udah pengen banget"
"alasan aja . lain kali kalo gitu lagi aku ngak mau ahh malu tau mas"rajuk salsa ibu hamil itu beranjak berdiri dan melengang kekamar
"sayang"teriak ikhsan menyusul salsa yang merajuk
"mas kita mau pulang sejarang ?"tanya chaca bingung pasalnya tadi sehabis makan imam menyuruhnya untuk beres beres
"enggak sayang kita nanti kesuatu tempat dulu"ucap imam yang duduk disofa memeriksa laporan dari caffenya
"emmm"
"udah beres mas "
"oke yuk"ucap imam beranjak membawa koper yang dipegang chaca
"loh mobil kak ikhsan kok gak ada mas"tanya chaca setelah tiba diteras vila
"udah pulang duluan .mbak salsa ngambek terus minta pulang tadi"
"ohhh"
"kita libur berapa hari mas?"tanya chaca yang sudah memasang sabuk pengamannya
"kita libur cuma weekend ini aja yang , besok sekolah "
"apa!"pekik chaca yang tak habis pikir
"kamu apa apaan sih mas kalo kita sekolah besok kenapa bikin tanda dileher aku banyak banget!"kesal chaca karna tidak mungkin dalam waktu 2 hari tandanya akan hilang
"bisa ditutupi kan yang"ucap imam santai seraya fokus mengemudi
"ihhh sebel . terserah kamu mas"kesal chaca merajuk memalingkan wajah menatap jendela dia fikir bakal libur paling tidak seminggu atau lima hari lalu kenapa suaminya sudah unboxing kalo cuma libur 2 hari pikir chaca kesal
"jangan ngambek ya "bujuk imam meraih tangan sebelah chaca untuk digenggamnya
"terserah kamu mas . aku mau tidur"
"yah ngambek beneran"gumam imam yang masih bisa didengar chaca
"sayang"
"yang"
"dedek sayang "
"apa sih mas aku mau tidur nanti kalo udah sampe tujuan yang kamu inginkan bangunin aja"ucap chaca yang masih kesal ditambah suaminya tidak mau mengatakan mereka akan pergi kemana
"hemm ya udah tidur gihhh "
...***...
"hoammmm"
"ehhhh aku dimana ?"lirih chaca bersandar dikepala ranjang mengamati sekeliling kamar yang dia tak tau kamar siapa karna seingatnya tadi tidur dimobil
__ADS_1
"kamarnya bagus banget rapi lagi"ucap chaca setelah beranjak dan melihat sekeliling isi kamar dan ada ruang ganti yang terdapat banyak sekali lemari lemari didalamnya yang sudah terisi sebagian oleh pakaian
"wahhhh ini mah deket kafenya mas imam"ucap chaca bingung setelah menuju balkon dan melihat kafe yang tepat ada diseberang rumah ini.
"sayang kamu sudah bangun"ucap imam yang entah kapan tiba langsung memeluknya dari belakang dan menyandarkan dagunya dipundak sang istri
"kita dirumah siapa mas? ini deket sama kafe kamu mas " tanya chaca
"rumah kita sayang. tepatnya rumah kamu ,ini hadiah pernikahan buat kamu"ucap imam melepas pelukannya dan membalikkan tubuh istrinya sehingga mereka berhadapan dan dilihatnya raut wajah istri cantiknya itu sedang bengong bingung gimana gitu 😂
"kamu jangan becanda deh mas . kamu aja baru kelas 11 masa udah bisa bikin rumah sendiri "
"sayang kamu lupa kalo aku pemilik kafe seberang"
"iya aku tau"
"aku udah ngerintis kafe itu dari aku smp ya awalnya cuma kafe kecil tapi sekarang Alhamdulillah. dan semenjak aku bertemu kamu aku udah berfikir jauh buat kerja lebih giat apa lagi pas kita jadian aku langsung berfikiran buat jadiin kamu istri aku. makanya mas bangun rumah ini sudah lama dan baru selesai 2 minggu yang lalu"jelas imam
"beneran?"
"iya sayang."
"makasih mas"ucap chaca berkaca kaca dan mengecup bibir suaminya sekilas
"makasih"ucapnya sekali lagi dan memeluk erat suaminya
"aku senang jika kamu suka sama hadiahnya. "
"aku suka mas . aku bersyukur punya kamu mas. i love you soo much"
"i love you more"
"kita lihat lihat yuk kamu kan belum lihat"
"yuk mas . kenapa tadi aku gak dibangunin aja"
"kamu keliatan lelah ,mas gak tega banguninnya. ya udah yuk"
...mereka berkeliling lantai dua terlebih dahulu karna kamar mereka terletak dilantai dua biyar nanti gak naik turun. dilantai dua terdapat ruang gym mini dan ruang perpus sekaligus tempat kerja sang suami dan satu kamar yang masih kosong yang mungkin nanti akan dijadikan kamar anak untuk mereka. dilantai bawah terdapat ruang tamu ruang keluarga ruang makan dapur dan juga tempat mencuci pakaian dan ada 2 kamar tamu . dibelakang rumah terdapat kolam renang sedang dengan kursi disekitar kolam dan beberapa pepohonan. bagian depan ternyata terdapat taman kecil garasi dan juga ada gerbang karna rumah mereka tepat didepan jalan raya....
"gimana sayang suka ?"tanya imam
"suka mas. tapi apa gak kecepetan kita tinggal dirumah ini mas? apa mama sama papa tau? terus aku juga belum bilang nenek ayah bunda"
"sayang kan aku sudah bilang ini aku rencanakan jauh jauh hari otomatis mereka sudah tau. dan mereka gak masalah "
"tapi kamu anak terakhir mas biasanya anak terakhir tuu tinggal dirumah ortunya"ucap chaca polos yang membuat imam gemas dan mengacak rambut panjang chaca
"yang tinggal dirumah kak ikhsan dek semua sudah dibicarakan sejak awal kak ikhsan menikah"
"ohhh tapi nanti kita ketempat nenek dulu ya mas aku mau bilang secara langsung kenenek sama barang barang aku masih disana"ucap chaca agak murung karna mengingat nanti neneknya akan tinggal sendiri lagi
"sayang aku ngak maksa buru buru buat tinggal disini. senyamanya kamu aja . kalo kamu belum siap ninggalin nenek kita tinggal dirumah nenek dulu aja. biar rumahnya kita juga nyicil buat ngisi prabot yang kurang"jelas imam
"makasih mas . aku benar benar bersyukur punya kamu"ucap chaca memeluk imam
Ya Allah terimakasih karna telah hadirkan dia yang mengerti dan menyayangiku dengan tulus . saya benar benar bersyukur karna telah memilikinya .*ucap chaca dalam hati seraya mengeratkan pelukannya
...***...
__ADS_1
thanks for all mohon dukungannya buat karya saya*