
"Dek yakin kamu udah ada temen , ini masih pagi loh buat clasmet yang dateng kayaknya baru panitia aja" ucap imam setelah membuka helmnya
"Iya mas . aku ada janji sama temen aku " ucap chaca menyerahkan helm ke imam
"cowok?"
"Ya cewek lah mas . mana ada selama ini cowok yang mau ngedekitin aku . yang ada mereka kabur karna pawangnya kamu" cletuk chaca merapikan rambutnya dengan berkaca dispion motor imam
"ohhh . ya udah mas anterin kamu dulu ketemen kamu" ucap imam
"Ya ampun gak usah juga kali mas . lagian aku janjian sama isnani ditaman belakang kok"
"mas anterin kamu kebelakang dek gak ada penolakan" ucap imam turun dari motornya
"yuk"lanjutnya seraya menggandeng tangan chaca
"ohhh iya jangan lupa nanti sesi pertama mas ada tanding volly , kamu harus suport mas ya . biar menang"
"iya iya dari tadi diingetin mulu mas"kesal chaca
"biar kamu gak lupa dek"
"gak bakalan lupa mas . nanti mas tandingnya sama kelas berapa?"
"nanti diundi sama panitia langsung ditempat dek biar terbuka dan gak terkesan pilih pilih"
"ohhh gitu ya . bagus dong "
"hemmm".
"udah mas sampai sini aja tuh isnani "ucap chaca seraya membalas lambaian tangan isnani
"ya udah kali gitu mas tinggal ya"
"oke . semangat mamasku sayang"
...***...
"makin lengket aja nih" goda isnani
"Doain biar tambah lengket kaya lem " gurau chaca cekikikan seraya duduk disamping isnani
"Yang lain mana nih masa yang dateng baru kita doang" lanjut chaca kesal karna teman temannya selalu ngaret apa lagi saat ini ke5 cewek itu sedang ada janji ketemu bareng karna permintaan isnani
"Hasna sama desi baru kekantin belum sarapan katanya" jawab isnani
__ADS_1
"Woy dina yang cantik jelita datang"teriak dina menghampiri
"Berisik din udah dateng paling akhir paling berisik juga " ucap chaca
"Lah si desi sama hasna aja belum dateng " ucapnya setelah sampai didepan chaca
"Ngapain luu sebut sebut nama kita din. kita mah on time gak ngaret" kesal desi yang datang dengan hasna membawa kantong kresek yang isinya cemilan dan minuman
"wihhh yang mau liat cogan cogan berkeringat udah beli snak aja" ledek dina
"Malah pada berantem duduk woy"ucap chaca
"Kita gak berantem tau ca"jawab dina
"ngomong ngomong tumben nih kamu minta ketemuan is" ucap hasna duduk disamping kiri isnani karna disamping kanan ada chaca dan desi dan dina didepan mereka
"emmmm gayss, sebenarnya ada hal yang mau aku omongin" ucap isnani gugup seraya meremat jemarinya
"kamu serius amat iss , sampe merinding aku . bukan kamu banget nih kalo serius gini" ucap hasna yang diangguki yang lain
"emmm sebenarnya . aku .... aku .... aku "ucap isnani
"aku apa sih iss ? kamu kenapa? " tanya chaca yang bisa membaca gelagat aneh dari isnani
"Ya elah isss . ini mah belum lebaran. bikin dredeg aja aku kirain kamu hamil atau kenapa" ucap desi
"hussttt kalo ngomong" timpal dina
"Ya elah din , pasti tadi kamu juga mikirnya gitu orang tadi kamu bisikin aku"ucap desi
"ohhh iya ya lupa hehehe abis kamu isss bikin jantungan aja" ucap dina.
"iya nih aku juga tadi sempet mikir gitu . ternyata cuma minta maaf . hufttty kamu ngeprank kita ya" ucap hasna
"enggak gayss" ucap isnani sendu
"aku beneran minta maaf . aku aku mau pindah sekolah" ucap isnani dan menanggis tersendu sendu menutup matanya dengan kedua tangan
deg
Mereka sama sama terkejut dengan ucapan isnani, bagaimana bisa mereka kehilangan seorang sahabat yang begitu ceria sepertinya . chaca menarik isnani kedalam pelukannya dan ikut menanggis disusul hasna ,desi ,dan dina.
Cukup lama mereka menanggis hingga satu pertanyaan dari hasna membuat mereka melerai pelukan .
"Apa karna andre?" ucap hasna
__ADS_1
"Enggak has , ini karena kemauan kedua orang tua aku .Papaku dipindah tugaskan ke kota .jadi aku ,mau gak mau harus ikut . Tapi aku gak bakal lupain kalian nanti ketika libur semester aku pasti sempetin kesini karna disini ada rumah nenek aku . Pleace gayss aku juga sedih sama halnya seperti kalian .tapi tolong jangan sampai 5 sekawan itu tau jika aku akan pindah biarkan aku menikmati masa masa terakhir ini dengan biasa . ini semua gak ada hubungannya sama andre. pure karna papa aku yang pindah tugas" jelas isnani
"kamu kapan pindah iss?" tanya chaca
"besok rencananya" jawab isnani
"kenapa mendadak?" tanya dina kesal
"sebenernya aku udah tau dari 1 bulan yang lalu . tapi karna aku gak sanggup buat cerita sama kalian jadinya aku baru kasih tau sekarang" ucap isnani
"maaf gays" lanjutnya
"oke kalau gitu kita udah jangan mewek lagi mata kita udah sembab apa lagi kamu iss pasti kamu udah nanggis dari semalem . hari ini kita buat kenang kenangan sama kamu . nanti setelah sekolah gimana kalau kita pergi kerumah isnani" ucap hasna
"setuju" ucap mereka kompak
"makasih gaysss. kalian paling the best , aku gak bisa bayangin tanpa kalian. aku udah nyaman dan gak mau pisah" ucap isnani menanggis lagi
"iss jangan nanggis lagi ya . kita gak bakal lupain kamu kok" ucap desi
"huuuuuu huuuu huuuu aku sayang sama kalian semua" ucap isnani tersendu sendu
"kita juga sayang sama kamu iss sudah ya jangan nanggis lagi"ucap chaca yang mengelus punggung gadis itu yang bergetar hebat
"Woyyy kalian ngapain disitu dicariin juga malah pada ngosip" teriak asmad yang berjalan kearah mereka dengan jaka , fathul, fery dan juga andre
"stttt udah jangan nanggis lagi tuh mereka kesini kata kamu jangan sampai mereka tau."bisik chaca dan mengelap pipi isnani yang berderai air mata
"iya " lirih isnani
"beneran lagi ngosip nih sampai deket deketan gitu" ucap jaka karna mereka sudah sampai ditempat mereka
"ehhh baby , kamu kenapa nanggis?" tanya jaka lagi setelah melihat mata desi yang sembab
"ehhh kalian kenapa nanggis gitu" ucap fery heran melihat cewek cewek matanya sembab semua
"nihh bang abis lihat drakor sedih banget . masa cowoknya gak mau ngakuin perasaan dia terus ceweknya pergi deh. pokoknya ceritanya sad endding gitu lah" ucap chaca melihatkan film drakor yang entah kapan dia sudah mendapatkan alasan yang tepat dan cepat bahkan ke 4 cewek itu sampai heran dan saling melempar pandangan seolah bertanya kapan chaca mengotak atik hpnya? pikir mereka
"ohhhh pantesan dasar cewek" ucap asmad yang diiyakan teman temannya tapi tidak dengan andre yang merasa chaca sedang menyindir dan memberitahunya secara bersamaan.
apa kamu akan pergi iss? tanya andre dalam hati
...***...
thankyou gaysss . semoga suka dan mohon maaf jika kurang berkenan . semoga kita selalu diberi kesehatan. 🙏
__ADS_1