
"makasih ya pak"ucap chaca setelah semua prabot ditata rapi didalam rumah
"iya sama sama neng. kalo begitu kita permisi pamit neng mas" ucap salah satu bapak bapak yang mengantar barang
"iya "
"masuk yuk dek"ucap imam berjalan lebih dulu dan merebahkan tubuhnya disofa
"hufftt capek juga"keluhnya
"minum mas"ucap chaca yang menuangkan teh panas
"makasih dek"ucap imam menyeruput sedikit demi sedikit
"aku mandi dulu ya mas "ucap chaca yang sudah beranjak
"mandi lagi dek?"tanya imam heran pasalnya tadi pas menjemput istrinya itu baru selesai mandi.
"iya mas kan tadi berkeringat abis belanja terus beres beres. badan aku berasa lengket semua. udah aku mandi dulu mas"keluh chaca bergegas pergi
"hemmm apa kabar sama aku yang belum mandi sama sekali" gunam imam
"dek mandi bareng aja yuk"lanjutnya berteriak
"nooooo"teriak chaca yang sudah sampai kamar
"hufttt nasib . semoga nanti malam kamu dikasih jatah ya juniornya imam"ucap imam terkekeh sendiri
...***...
"mas"teriak chaca yang baru saja selesai mandi dengan handuk melilit dikepalanya menuruni satu persatu anak tangga
"mass"ucapnya lagi setelah sampai disamping imam yang tiduran disofa
"hemmm"
"mandi sana gihhh. aku laper tapi gak mau masak capek habis dari sekolah sampai sekarang belum istirahat"keluhnya
"duduk sini dulu bentar"ucao imam seraya mengangkat kepalanya
"nah gini kan enak yang"ucap imam yang menjadikan paha chaca sebagai bantalannya
"hemm manja banget sih suami aku"ledek chaca mencubit gemas hidung mancung suaminya
"sakit yang"
"masa sihh"
"iya sini gantian"
__ADS_1
"no!! sini aku bikin sembuh"ucap chaca yang mencondongkan kepalanya dan mengecup sekilas hidung bangir yang sedikit memerah
"lagi" ucap imam
"gak ! sana cepet mandi aku laper"
"iya iya . kamu sekarang jadi bawel ya nyonya imam"ledek imam dan lekas berlari kekamar sambil tertawa
"awas kamu mas!" pekik chaca tapi setelahnya tersenyum manis
...***...
"mau makan disini atau diruangan mas"ucap imam . ya mereka memutuskan untuk makan malam dicafe
"emm disini aja deh mas tapi dibelakang aja yang gak terlalu ramai"ucap chaca
"oke. kamu duluan kebelakang mas pesenin dulu. mau makan apa?"
"nasi goreng seafood minumnya es teh . sama aku mau tela tela ya mas"
"siap tuan putri"
"ishh ya udah aku kebelakang"
"iya dedek gemes"ucap imam terkekeh yang membuat chaca jengkel menghentakkan kakinya karna sekarang suaminya suka meledeknya
"mbak nasi goreng seafood 1 , spagetinya seperti biasa 1,es tehnya 2. nanti minta tolong suruh dianter kebelakang ya mbak" ucap imam kekaryawan yang berjaga dimeja kasir
...***...
"yang "rengek imam yang sedari tadi dicuekin chaca lebih tepatnya karna chaca sedang sibuk mengerjakan pr akuntansinya
"apa sih mas ini bentar lagi kelar"kesal chaca karna sedari tadi direcokin suaminya entah mendusel dusel kepangkuan entah mencolek apa saja sampai chaca kesal karna prnya jadi lama
"ahhh mass"desah chaca ketika entah kapan suaminya sudah melepas kancing kemeja dan melahap salah satu imun yang menyegarkan menurutnya
"kenapa yang pengen ya"ledek imam yang sudah mampu membangkitkan gairah sang istri
"mas tunggu bentar pr aku belum selesai" ucap chaca menutup imunnya kembali ketika suaminya itu mau meminumnya lagi
"cuma nge*ut dek masa gak boleh"kesal imam
"iya sama aja"ketus chaca
"ya udah"ucap imam merajuk dan naik keatas ranjang tidur membelakangi chaca yang sedang menatapnya dibawah karpet bulu sambil geleng geleng kepala ternyata suaminya ini jika berdeketan dengannya selalu mesum pikir chaca terkekeh pelan dan segera menyelesaikan pr yang tinggal satu soal
"huftt akhirnya"lirih chaca dan menatap suaminya yang sedari tadi bergerak kesana kemari dibawah selimut yang menutupi seluruh badannya
"mas"panggilnya seraya mengulum senyum
__ADS_1
"mas"ulangnya karna tak dapat jawaban
"marah ya "godanya
"apa sih sana sibuk sama buku kamu jangan peduliin suami kamu" ucap imam dengan nada merajuk
"ohhh ya sudah"ucap chaca mengulum senyum dan segera membereskan buku dan menyimpannya dimeja belajar setelah itu menuju kamar mandi dengan sehelai kain yang dia bawa
tak
"kenapa dimatiin lampunya emang udah selesai"ucao imam yang masih bersembunyi dibawah selimut
"belum" ucap chaca terkekeh
"terus kenapa dimatiin"
"mau kasih surprice buat kamu mas . hidupin gih lampu tidurnya biar aku bisa jalan ketempat kamu" ucap chaca yang memang gak bisa melihat arah tempat ranjang karna lampu utama mati
tak
lampu sudah dihidupkan dan imam terbengong melihat penampilan istrinya yang memakai lingeri hitam kontras dengan kulitnya yang terlihat begitu menggoda karna lekuk tubuhnya terlihat walaupun hanya dengan lampu tidur. imam susah payah menelan silvinya dan duduk bersandar dikepala ranjang.
"mas"ucap chaca serak yang sudah duduk dipangkuan suaminya
"kamu mau merayu hemm"ucap imam mengecup bibir chaca sekilas
"enggak . aku mau senengin suami aku yang lagi ngambek" ucap chaca yang sedang melepas kancing baju tidur suaminya satu persatu dengan gerakan yang terkesan lamban membuat gairah suaminya bangkit kembali
"malam ini kamu gak mas lepasin"ucap imam setelahnya ******* bibir mungil istrinya dengan gemas dan menuntut. malam ini suara suara terdengar saling bersahutan saling mengungkapkan kata cinta meneriakkan nama hingga tengah malam imam menyudahi pergulatan mereka karena melihat istrinya kelelahan .
"makasih sayang kamu selalu memabukkan . love you so much" ucap imam dan mengecup kening chaca cukup lama
"hemm love you to mas"lirih chaca
"lepas itu kamu mas"lanjutnya
"gak mau biarin gini aja. nanti kalo kebangun tinggal dihentakkan lagi"ucap imam memeluk istrinya dari belakang
"tapi rasanya ngeganjel mas"rengek chaca
"gak papa udah diem terus bobok kalo gak .. "ucap imam yang sedikit menggerakan pinggulnya
"oke oke stop mas aku lelah . besok kita sekolah"
"oke"
huftt dasar kamu sekarang malah jadi mesum gini sih mas
...***...
__ADS_1
terimakasih karna sudah mau baca kakak . dan mohon maaf bila banyak kesakahan 🙏