NIKAH MUDA DAN CERITAKU

NIKAH MUDA DAN CERITAKU
kembali


__ADS_3

cup


kecupan singkat membuat mereka bersamaan kaget tapi imam buru buru menekan kepala chaca supaya lebih mendekat dilumatnya lembut bibir mungil milik gadisnya. chaca yang kaget, ikut terbuai sentuhan lembut yang diberikan kekasihnya dipejamkan mata indahnya .setelah cukup lama imam menyudahi pangutan itu dan membersihkan mulut sang gadis .


"maaf dek mas kelepasan"lirih imam seraya menempelkan kening mereka


"jangan dibahas mas . aku yang mulai duluan tadi, kamu nyindir aku ya"ucap chaca cemberut


"enggak dek . beneran deh jangan manyun , jadi pengen lagi mas"


"ihh dasar kamu mas"ucap chaaca seraya duduk tegap sambil memalingkan wajah


"hadap sini dong dek mas mau liat wajah kamu kayaknya kamu kebanyakan pakai blush on deh"ledek imam


"gak pernah ya"


"itu apa merah merah malu ya udah nyosor duluan"goda imam yang membuat wajah caca betambah merah


"ya udah aku mau pulang aja udah sembuhkan bisa ledekin aku terus kaya gini "ancam chaca seraya berdiri


"ehh jangan dek. mas masih kangen sama kamu"ucap imam seraya memegang tangan chaca


"kamu dari pagi belum makan mas ? gimana mau sembuh" ucap chaca mengalihkan pembicaraan


"gak nafsu dek"


"cepet buka mulutnya tadi udah janji mau cepet sembuhkan aaaa "


"aku udah sembuh dek kan tadi udah dikasih obat langsung dari kamu"goda imam yang memang benar badannya lebih fit dari kemarin kemarin.


"ishh apa sih cepet buka ngak mulutnya kalo gak aku pulang nih" ancam chaca


"iya iya sayang"


makasih karna udah kembali ke aku lagi dek kali ini mas bener bener gak akan sia siain kamu batin imam seraya menatap gadis yang sedang menyuapinya dengan telaten.


"mau nambah mas ?"tanya chaca


"ehh udah abis ya kok mas masih laper ya tapi gak mau makan bubur itu dek . suruh kak ikhsan beliin nasi padang ya dek "ucap imam nyengir kuda.


"kamu kayaknya sakit cuma karna lapar deh mas itu buktinya kamu makan habis banyak sudah sembuh udah mulai jiwa jiwa jahil sama kak ikhsan"ledek chaca

__ADS_1


"mas tu kemarin beneran sakit tau dek . kata dokter aku banyak pikiran makanya jadi drop"ucap imam


"hemmmm makanya jangan banyak pikiran. "ejek chaca


"ya mau gimana lagi orang ceweknya gak percaya kalo mas cinta sama dia bukan mainin perasaannya"sindir imam


"kamu nyindir aku mas ? kan waktu kita mau pisah aku udah bilang kalo aku tau kamu cinta sama aku ya cuma aku kecewa aja dengan sikap kamu itu.makanya aku butuh waktu buat sendiri. lagian kamu ini bukannya usaha samperin aku malah ngapain kesini "ucap chaca


"tapi mas berayukur banget Allah sudah lembutkan hati kamu buat mas dek makasih ya"


"iya. mas aku ketoilet dulu ya"


"iya sayang"


"sayang jangan salah faham dulu ya"ucap imam setelah melihat pintu toilet terbuka bersamaan dia menerima buket bunga dari seorang gadis seumuran chaca yang cantik dan berpakaian minim bahkan tadi sang gadis sempat memeluk imam secara tiba tiba dan begitu pintu toilet terbuka imam secara paksa mendorong gadis itu.


"siapa mas?"tanya chaca datar . chaca sadar diri bahwa pacarnya ini memiliki ketampanan yang tidak bisa diragukan lagi. dan juga dia dengar dari dina memang banyak cewek yang berusaha mendekati sang kekasih makanya dia harus ekstra ketat menjaga pacarnya ini dari gadis gadis diluaran sana.


"emmm ini sayang temen mas . sini" ucap imam serya menyuruh chaca untuk mendekat


"ka kenalin ini calon tunangan aku anisa dan dek kenalin ini ika temen sekelas emas dan juga wakil osis"ucap imam seraya menggengam tangan chaca


"ohhh hai mbak ika aku nisa calon suami mas imam"ucap chaca seraya tersenyum


"ohhh kalian deket ya mas?" tanya chaca


"ehhh enggak sayang. kamu jangan salah faham dulu . kita deketnya ya karna emang sering ada tugas tugas osis yang harus dikerjain bareng bareng tapi gak cuma sama dia aja yang banyak"ucap imam takut jika sang kekasih salah faham


"ohhh"ucap chaca seraya duduk diranjang sebelah imam


"mas kamu kapan sembuhnya . aku mau naggih janji kamu yang katanya mau liburan berdua kepuncak pasti seru deh mas"ucap chaca seraya bergelanyut manja dipundak sang kekasih


"ehhh iya sayang secepatnya. makanya kamu sering sering transfer energi ke mas biar cepet sembuh"goda imam seraya menyentil hidung mungil chaca


cup


satu kecupan mendarat dipipi kiri imam yang membuat siempunya tak percaya .


"itu udah . tadi juga udah kan malah lebih"ucap chaca seraya melirik mbak ika yang kesal


"mam kalo gitu aku balik dulu ya. cepet sembuh" ucap mbak ika

__ADS_1


"iya makasih"ucap imam kikuk


"loh kok malah turun dek" protes imam


"ngapain juga orang yang dipanas panasin juga udah pergi"ucap chaca datar


"kamu cemburu dek . jangan marah ya"


"ya iya lah aku cemburu mas . apa lagi tadi dia nempel nempel kaya uler keket. aku gak marah mas resiko punya cowok ganteng mas"


"sekarang ngakuin mas ganteng nih "


"sipa yang bilang aku gak bilang"ucap chaca gelagapan


"hallo adikku yang ganteng sudah makan belum kakak kamu yang ganteng dan mbak salsa bawain pizza buat kamu.maakan ya jangan mikirin cewek dulu, dianya juga lagi asyik asyik sama cowok lain mungkin diluaran sana. lagian dia itu kan cantik gak mungkin kan kalo dia masih jomblo . secara caca kan cantik bodynya waahhhh emmm lelaki mana yang gak tertarik. saran kakak sih kamu lupain aja ya biar cepet sembuh juga. fokus aja ke usaha kamu dulu"ucap kak ikhsan panjang lebar yang tidak tau keberadaan chaca disofa yang membuat gadis itu kesal dan segera beranjak dari sofa membawa bantal yang langsung ditimpukannya ke calon kakak ipar gak berperasaan itu.


plak buk buk buk


"dasar kamu ikhsan gak ada perasaan jadi gini kamu ngata ngatain aku dibelakang aku ha!" pekik chaca kesal seraya memukul ikhsan dengan bantal.


"auch auch sakit ca. kamu ini belum jadi adik ipar sudah kdrt" keluh ikhsan seraya bersembunyi dibelakang salsa


bak buk bak buk


"stop ca. kakak salah kakak minta maaf deh"ucap ikhsan yang sekarang bersembunyi didekat imam pawang sang gadis


"sayang udah ihhh kasian kakak"ucap imam


"oooo kamu jadi lebih belain dia dari pada aku mas "tanya chaca jengkel


"ehhh bukan sayang . ya udah kamu pukulin lagi aja"


"oke" bak buk bak buk


"auchhh dasar adik gak ada akhlak "pekik ikhsan . mbak salsa dari tadi sudah ketawa sampai guling guling disofa ngeliat kelakuan dua orang itu .


grep


"udah sayang nanti mas yang balesin ya"ucap imam yang menangkap tangan gadisnya


"bener ya"

__ADS_1


"iya"


"dasar pasangan gak jelas !" pekik ikhsan seraya duduk disofa


__ADS_2