NIKAH MUDA DAN CERITAKU

NIKAH MUDA DAN CERITAKU
Tidak bisa berkata yang baik lebih baik diam


__ADS_3

"mingir mingir ketos mau lewat tuh" ucap seseorang yang tadi sengaja mengarahkan bola kechaca dengan tersenyum mengejek . entah rian sengaja menunggu imam keluar atau gimana padahal tadi diparkiran dia tak ada sampai sebelum chaca menyusul imam pun tadi tak ada.


"Dari dulu pinter banget pilih cewek yang uuhhhh hahahha" ucapnya lagi tertawa terbahak bersama kedua temannya


"Siapa mas?" bisik chaca sedikit ketakutan tapi mencoba untuk tenang


"Temen dek" jelas imam mengenggam tangan chaca menuju motornya tanpa mengubris omongan rian. Rian teman baik imam dan arif dulu saat masih smp tapi karna dulu adik rian menyukai imam hingga terjadi sebuah kesalah pahaman entah apa hingga adik rian memilih sekolah diluar negeri dan tinggal bersama tante dan pamannya disana . Hal itu membuat kemarahan serta kecewa rian kepada imam karna yang dia tau adiknya ditolak dan memilih pergi sekolah diluar negeri . walaupun setahun sekali adiknya pulang.dan juga rian bertambah kecewa dan benci ketika dia tau imam berpacaran dengan gadis yang disukainya yaitu khori .


"cuihhhh gak sudi gue punya temen kek orang banci . nih ya gue kasih tau lu gebetannya imam yang baru kan . imam itu kalo udah bosen sama cewek nanti lu dilepeh gitu aja , mending juga sama gue " ucap rian yang menghampiri imam dan chaca


"sama gue dijamin gak akan nyesel malahan enak "lanjut rian berbisik ke chaca .tapi bisa didengar imam sengaja ingin memancing kemarahan imam . dan benar saja


bukkk


"Jangan sekali kali kamu macem macem sama dia! " teriak imam dengan nafas yang memburu setelah menonjok muka rian .


"hehehe wah wah sepertinya yang kali ini berbeda ya . apa mungkin kalian sudah tidur bersama ?" ucap rian terkekeh sinis sekaligus mengejek, berdiri karna tadi sempat tersungkur menatap chaca penuh selidik


"Bukan urusan lo" sungut imam kesal


"Ohh ya lalu kepergian adek gue itu juga bukan urusan gue , gitu hah??? lu kasih dia harapan setelah itu kamu lepeh gitu aja hah!! dasar cowok br**sek!! " ucap rian memukul wajah imam


buk


"mass !!" pekik chaca kaget dan takut menghampiri imam dan menbantunya berdiri


"kamu gak papa mas ?" tanya chaca khawatir yang dijawab gelengan kepala imam dengan tersenyum teduh


"saya tidak tau ada masalah apa diantara kalian . Tapi saran saya kalian selesaikan masalah kalian dengan baik baik . Jangan pakai otot , kamu juga mas kenapa mukul dia duluan jadi gini kan !! kamu tuh ketua osis jaga sikap kamu . ohhh iya sama kamu kak aku gak tau siapa nama kamu . soal kamu tadi ngehina aku udah tidur bareng itu memang benar tapi kami tidak berzina . mohon maaf jika anda tidak bisa berkata yang baik lebih baik diam dari pada menyakiti hati orang lain . saya sihh masih sabar tapi lihat pacar saya jadi marah gara gara ucapan dan perilaku kamu . " ucap chaca panjang lebar tanpa mau dicela omongannya karna imam sempat ingin protes karna sempat tak dibela


"udah yuk pulang mending tidur dari pada buang waktu disini" ucap chaca tersenyum mengedipkan mata sebelahnya kearah imam . sengaja chaca ingin menggoda suaminya karna tak mau ada perkelahian yang katanya rian itu teman mas imam sendiri.


"baiklah . kamu selalu pintar menyenangkan aku sayang" ucap imam yang bisa didengar rian dengan jelas

__ADS_1


brummmmm


Motor imam telah melesat jauh , tapi seseorang yang sedari tadi berdiri disana tak bergeming memikirkan kata kata chaca . menurutnya chaca memang gadis yang sangat menarik dan bijaksana serta memiliki paras yang cantik


menarik batin rian tersenyum kagum


"kita cabut yan" ucap salah satu teman rian


"oke"


...***...


"om tante seperti ucapan saya tadi pagi bahwa saya serius dengan anak tante dan om . Bolehkah saya membawa orang tua saya kesini untuk meminta langsung . saya tau kita masih sangat muda , tapi saya tidak bisa kehilangan gadis sebaik dan seceria isnani . saya ingin megikatnya untuk menjadi pendamping saya kelak . Jika om dan tante belum menyetujuinya tolong izinkan isnani untuk tetap tinggal disini saya akan menjaganya om tante " ucap andre tegas walaupun saat ini dia gugup seperti tadi pagi


"hufftt . jujur saya kagum dengan kamu , kamu masih sangat muda tapi bisa berfikir jauh . Tidak mau berpacaran tapi malah mau langsung ngikat anak saya . tapi justru itu juga yang bikin saya ketar ketir kok malah langsung mau ngikat atau sudah kebelet" ucap papa isnani terkekeh


" saya benar benar kagum dengan kamu ndre . Seperti kata saya tadi pagi , saya dan mamanya isnani menerima niat baik kamu , tetapi kalian masih sangat muda . baru juga lulus smp kemarin kan . nah alangkah baiknya kalian jalani dulu nanti setelah kalian benar benar yakin baru bilang kesaya lagi . Pada saat itu saya akan menerima dengan terbuka keluarga kamu"ucap papa isnani bijaksana dan panjang kali lebar karna dia memang orang yang bijak dan seorang pembisnis


"Jika begitu maka saya akan menunggu isnani sampai benar benar yakin terhadap saya bukan karna saya kebelet om" ucap andre seraya terkekeh kecil dikatai kebelet ka**n"


"iya sayang jadi gimana kamu masih mau ikut pindah atau disini aja sama kakak?" tanya mama isnani


"emmmm . boleh gak ma pa isnani disini aja " ucap isnani tertunduk malu.


"hehehe boleh sayang kan mama sama papa gak ngelarang kamu buat tinggal disini" ucap mama tersenyum dan memeluk putrinya yang malu.


"baiklah om tante sebelumnya saya sangat berterimakasih , kalau begitu saya pamit pulang dulu " ucap andre beranjak dan mencium takzim papa dan mama isnani


"ynk aku pulang ya" ucap andre ketika isnani mengantarnya sampai depan mobil


"iya " ucap isnani malu


...***...

__ADS_1


"mas kamu ngapain gendong aku !!! aku bisa jalan sendiri " ucap chaca yang kaget ketika masuk rumah tiba tiba tibuhnya terbang


"aku mau naggih janji kamu " ucap imam


"mati aku" gumam chaca


"mas kan kita baru pulang . aku capek nanti malam aja ya" ucap chaca memelas.


"big no !!! " ucap imam


"ishhh masss . pokoknya nanti malam titik aku mau mandi lengket semua badan aku" gerutu chaca


"kalau gitu kita mandi bareng " ucap imam seraya tersenyum menggoda


"loh den sinon nya kenapa ?" tanya simbok yang akan membuang sampah kedepan


"ehhh mbok ini kecapekan katanya minta gendong . simbok hari ini langsung pulang aja gak papa gak usah masak nanti saya mau makan diluar" ucap imam


"ohhh begitu . ya sudah kalau gitu saya pamit sekalian ya den " ucap simbok


"iya mbok . minta tolong dikunci ya mbok pintunya . soalnya kita mau istirahat" ucap imam


"baik den"


"wahhh kamu pengertian banget sih mas . tau aku capek kamu jadi batalin" ucap chaca berbinar


"siapa bilang batal?" tanya imam dengan alis berkerut


"lah tadi kan mas bilang kalau kita mau istirahat kan" ucap chaca heran


"itu cuma kiasan aja sayang . masa iya aku bilang sama simbok kita mau iya iya" ucap imam


"akhhhh kamu jahat mas ! turunin !!!" pekik chaca yang tak digubris imam

__ADS_1


...***...


terimakasih semoga kita selalu diberi kesehatan .🙏


__ADS_2