NIKAH MUDA DAN CERITAKU

NIKAH MUDA DAN CERITAKU
biarkan mengalir apa adanya


__ADS_3

"dek mas ada extra basket kamu mau pulang duluan atau nungguin mas?" tanya imam yang menghampiri chaca di depan kelasnya setelah usai pelajaran sekolah berakhir


"emmm aku pulang duluan aja deh mas . aku pulang kerumah nenek ambil keperluan aku .katanya mau nginep dirumah kamu kan mas? nanti kamu jemput aku dirumah nenek ya" ucap chaca


"terus mau pulang naik apa?"


"aku bareng dina aja "


"ehhh busett . maaf cha aku hari ini nungguin si willy basket . kamu ikut nungguin aja deh ca . biar aku juga ada temennya" ucap dina yang berdiri disamping chaca sambil nyender ditembok.


"iya dek tungguin mas aja ya?"pinta imam


"kan aku mau beres beres mas . nanti malah kemaleman sampe rumah papa"jelas chaca yang masih bersikukuh


"iya udah terserah kamu dek . terus mau pulang naik apa?" tanya imam


"tul mau pulang kan aku nebeng ya?"ucap chaca yang kebetulan fathul lewat mau pulang juga sepertinya


"ya udah yukk"ucap fathul


"ya udah hati hati ya dek . gak usah packing banyak . tul bawa motornya pelan aja ya"ucap imam


"siap bang. adek bakal jagain kakak ipar selamat sampai tujuan tanpa lecet sedikitpun" ledek fathul


"gaje lu ." umpat imam


"ya udah mas aku pulang dulu ya jagan lupa nanti dijemput" ucap chaca seraya mencium takzim


"iya hati hati ya"


...***...


"hufttt selesai juga dehhh" ucap chaca yang selesai berkemas


"ndok kamu udah selesai beberesnya?" tanya nenek yang melihat cucunya tidur terlentang diatas kasur


"sudah nek . sini nek chaca kangen banget sama nenek" ucap chaca manja dan langsung memeluk neneknya


"tiap hari ketemu juga kangen modus kamu ya ndok?"tanya nenek


"nenek tau kata modus dari mana?"heran chaca memang neneknya ini kadang suka bicara kosa kata anak muda


"dari cucu lelaki nenek lah. kenapa nenek keren ya?" ucap nenek

__ADS_1


"gak keren nek , tapi lucu . ahahahaha"ucap chaca terkekeh


"dasar kamu ini."


"udah dipastiin gak ada yang tertinggalkan?"tanya nenek yang membuatku teringat jika sebentar lagi mungkin aku gak bisa setiap hari nemenin nenek


"semoga ada yang tertinggal nek biar aku ada alasan buat datengin nenek terus"ucap chaca terkekeh meski hatinya sedih tapi dia berusaha untuk tidak terlihat memendam rasa sedihnya


"dasar kamu ini"ucap nenek mengelus kepala chaca lembut


"ndok dengerin nenek ya"lanjutnya serius


"iya nek"


"nenek tau chaca sayang sama nenek gak bisa jauh dari nenek tapi sekarang kamu sudah mempunyai suami . kamu sekarang sudah menjadi seorang istri yang harus berbakti dan patuh terhadap suamimu . kodratnya wanita juga mengikuti kemanapun suaminya tinggal . imam sudah punya rumah sendiri dan lebih baik jika kalian belajar membangun rumah tangga yang sesungguhnya .karna kalian juga yang memilih untuk menikah muda maka saran nenek melangkahlah sebagaimana mestinya. jangan khawatirkan nenek karna ada mbak marni yang akan tinggal disini atas perintah ayahmu. kemarilah jika kamu merindukan nenek seperti dulu setiap weekend kamu bisa sampai rumah nenek , apalagi hanya jarak rumah imam kerumah nenek itu dekat sekali ndok. lagian rumah imam dekat dengan sekolah kalian dan cafenya jadi kalian gak perlu capek capek bolak balik kerumah nenek ataupun kerumah mertua kamu . berkunjunglah jika ada waktu" ucap nenek yang membuat chaca sudah menanggis karna petuah nenek sungguh berharga baginya


"makasih nek . sebisa mungkin chaca akanl kesini sesering mungkin"ucap chaca lirih dipelukan nenek


"udah punya suami kok nanggis sih . malu tau ndok . kamu belun mandi ya ?" tanya nenek yang dijawab gelengan oleh chaca.


"sana mandi bau acem kamu"ledek nenek terkekeh dan beranjak berdiri


"gak bau kok nek"


"astaga aku lupa . ya udah aku mandi dulu nek"


...***...


"dek kamu belum siap jauh dari nenek?"ucap imam yang sedang menyetir melihat istrinya melamun diam sedari tadi


"enggak mas . aku tadi udah dikasih wejangan banyak sama nenek . aku siap buat tinggal dirumah baru kamu mas. cuma aku berfikir bisakah aku menjadi istri yang ideal buat kamu mas? aku takut mengecewakan kamu"ucap chaca yang membuat imam berbelok dan menghentikan mobilnya didepan supermarket yang cukup besar


"dek"ucap imam seraya mengenggam kedua tangan chaca


"mas yakin kamu bisa jadi istri yang baik . kita memang masih muda tapi mari kita belajar bersama-sama membina rumah tangga yang kita impikan . seperti kata kamu tadi pagi kita hanya perlu saling ada dan percaya . dan mas minta kita untuk saling terbuka apapun kondisinya."ucap imam membelai lembut pipi chaca


"iya mas . makasih karna selalu ada dan ngertiin aku" ucap chaca memeluk imam


"iya sayang sama sama . jangan jadikan itu beban pikiran kita jalani saja biarkan mengalir apa adanya" ucap imam mengelus lembut kepala chaca dan mencium keningnya


"turun yuk kita beli bahan makanan bentar . tadi mas mampir kekafe bentar ternyata stok makanannya menipis . bantuin mas belanja ya . biasanya sih sama pegawai aku belanjanya tapi karna sekarang udah punya istri jadi mas minta bantuan kamu" ucap imam.


"dengan senang hati suamiku"ucap chaca bersemangat

__ADS_1


"gemes deh"ucap imam mencubit pelan pipi istrinya


drt drt drtt


"bentar dek mas ada pesan"ucap imam berkutat dengan benda pipihnya


"kayaknya kita gak jadi kerumah papa dek . mama sama papa keluar kota"ucap imam setelah membalas pesan


"yah padahal aku pengen banget nginep dirumah kangen sama papa "ucap chaca yang memang sangat dekat dengan papa adi


"kita nginep dirumah kita ya? besok kalo papa udah pulang kita nginep disana"


"iya mas. ehhh ya udah sekalian aja kita belanja buat rumah mas"


"iya yuk"


"mas mau ngapain ketoko alat rumah tangga?"tanya chaca heran


"kamu waktu itu lihat kan kalau ruang tamu , ruang makan belum ada mejanya? nah kita beli sekalian aja mumpung ada kamu juga . soalnya mas gak begitu paham sih yang sesuai"jelas imam menggandeng tangan chaca


"ohhh ya udah kalo gitu kita lihat itu mas disebelah sana"antusias chaca


...setelah memilih set meja makan dan set ruang tamu dengan warna yang kalem karna mereka tak menyukai warna yang begitu mencolok mereka juga membeli tv dan juga beberapa alat dapur mereka memutuskan pulang karena rencananya barang akan dikirim sekarang....


"Alhamdulillah kelar juga deh . mas uang kamu kepakai banyak dong buat beli tadi" ucap chaca yang baru saja mendaratkan tubuhnya dimobil


"iya gak papa dek kan itu kebutuhan pokok . "ucap imam seraya menjalankan mobilnya


"dek nanti mas tinggal kekafe bentar ya buat kasih barang barang buat kafe"ucap imam


"emmm nanti suruh orang kafe aja kerumah mas . aku gak berani nanti kalo orang yang nganter barang barang yang tadi datang mas . masa aku dirumah sendiri sama mereka" ucap chaca


"oke apapun untuk istri tercinta"


"lebay kamu mas"


"ini bukan lebayyy sayang"


"tau kamu mas" omel chaca yang membuat imam terkekeh gemas


...........


thanks kakak buat semua minta maaf jika kurang berkenan 🙏

__ADS_1


__ADS_2