
Hari ini pertama masuk sekolah . chaca begitu bersemangat dengan segala atribut yang sudah terpakai .
"selamat pagi nenek"sapa chaca ceria ketika diruang makan sudah mendapati neneknya.
"pagi sayang. sarapan dulu gih"
"siapa mbak tamunya?"tanya nenek yang melihat mbak marni kembali dari depan
"itu didepan ada mas imam nek"
"suruh sarapan sini mbak"
"tadi sudah tak suruh nek . katanya tadi sudah sarapaan nek. sekarang lagi nungguin non chaca didepan"ucap mbak marni
chaca yang sudah selesai langsung mengambil beberapa buah roti tawar dan mendekati dapur .
"non disya mau bikin roti bakar biar saya bikinin"tawar mbak marni
"gak usah mbak ini mau bikin buat yang didepan hehehe"ucap disya seraya nyengir
"ohhh alah ya sudah non . mau bikin yang spesial ya"ledek mbak marni
"emmmm"
"biarin aja mbak kita kebelakang yuk mbak bantuin nenek liat sayuran dibelakang"ucap nenek
"ehhhh nek habis ini chaca langsung berangkat pamit sekalian ya nek"ucap chaca yang sedang menaruh roti dikotak makan seraya menyalimi tangan nenek
"iya sayang hati hati ya"ucap nenek seraya berlalu
"berangkat yuk mas"ucap chaca yang melihat mas imam sedang didepan
"dek maaf in mas ya. jangan marah terus dek . nanti kalo mas sakit gimana"bujuk imam
"hmmm"singkat chaca langsung mengambil helm yang ada dijok belakang motor sport imam
"dek dengerin mas dulu"ucap imam yang sudah tidak sabar dicuekin
"dari tadi aku dengerin kok"kesal chaca
"kita baikan ya"
"hmmm. cepet mas aku gak mau telat"ucap chaca yang sedang memakai helm
imam menurut dan langsung memakai helmnya. chaca naik motor dan langsung melingkarkan tangannya dipinggang sang kekasih ,chaca rindu tapi dia tak ingin luluh begitu saja . disandarkannya kepala gadis itu dipunggung sang kekasih ,menghirup dalam dalam aroma wangi yang dia rindukan semenjak seminggu yang lalu tak bertemu . sekali bertemu malah bertengkar dan membuat hatinya sedikit ngilu karna dikatakan hal yang tidak penting. menurut chaca, mas imam keterlaluan tapi begini lah gadis itu memberi pelajaran sang kekasih.
sedangkan imam yang diperlakukan seperti itu tersenyum seraya menjalankan motornya pelan digengamnya tangan chaca yang berada diperutnya . imam tau gadisnya rindu berat setelah satu minggu dirinya sibuk. dan kemarin ketemu malah dia berkata hal yang tidak sehrusnya dia katakan kepada sang kekasih alhasil sekarang mereka perang dingin.
sepanjang perjalanan mereka hanya diam tapi bahasa tubuh mereka mengatakan bahwa keduanya benar benar rindu. ketika menyadari kalau sudah mau sampai sekolah chaca buru buru menarik tangannya yang membuat imam cukup kecewa tapi dia tau alasan kenapa sang gadis melepaskan pelukannua. ya karna sebentar lagi mereka akan sampai sekolah tidak enak dilihat yang lain.
"sampai dek"setelah mereka sampai diparkiran. Parkiran yang sudah cukup ramai membuat perhatian kebanyakan orang itu melihat kearah imam karna dia cowok paling populer maka banyak sekali yang mengagumi dirinya.
"kenapa mereka liatin aku kaya gitu mas?"tanya chaca yang agak risih ditatap mereka seperti mau menelannya saja.
"mungkin karna kamu terlalu cantik yang"goda imam
"ishhh"kesal chaca seraya menyerahkan helm kepada imam
__ADS_1
"nih kakak belum sarapan kan?sarapan dulu sana jangan sampai sakit, ngerepotin!"ucap chaca seraya menyerahkan paper bag kecil dan langsung bergegas pergi dari parkiran
"makasih sayang"teriak imam seraya tersenyum kecil walaupun gadisnya sedang ngambek tapi tetap pehatian .
"wah jadi itu ceweknya imam cantik imut lagi anak baru kayaknya . wah hari patah hati dong"ucap salah satu siswi
"iya kemarin kemarin imam juga sering posting sama cewek itu juga. kirain imam bakalan balikan sama khori ternyata enggak ya"ucap teman lainnya
"imam cocok sama yang ini kelihatan dewasa imam sekarang"
"iya"jawab yang lainnya
terdengar kasak kusuk orang orang disekitat parkiran yang membuat chaca tersenyum kecil.
chaca yang sudah sampai halaman sekolah terlihat mencari dina tapi karna banyak sekali murid baru yang katanya sekitar 200 orang, membuat chaca agak kesulitan. dari kejauhan dia melihat fathul yang sedang berbincang dengan teman temannya.
"fathul"teriak chaca seraya melambaikan tangan
fathul yang dipanggil menengok kearah suara dan mendapati gadis yang kemarin sempat ditaksirnya sebelum dia tau bahwa gadis ini ternyata kekasih sepupunya sendiri maka dia singkirkan perasaan itu jauh jauh karna dia tidak mau mengulang hal yang sama dengan sepupunya itu . bersaing dalam hal cinta.
"sini cha"teriak fathul
"wah siapa tul?"tanya salah satu teman fathul
"oh kenalin gays ini anisa temen baru aku.cha ini temen temen aku yang ini andre, jaka ,dan ini asmad"ucap fathul
"hai salam kenal"ucap chaca seraya tersenyum
"dek kok kumpul disini sana sama cewek cewek kok malah tebar pesona disini"kesal imam yang entah kapan sudah disebelah chaca
"apa sih kak. aku cuma nyapa fathul soalnya aku kenalnya cuma sama fatul dari tadi juga nyariin dina gak ketemu ketemu"kesal chaca
"hmmm. ini cewek sudah ada yang punya yaitu aku sendiri kalian jangan macam macam ya"ancam imam
"ya elah kak kan ada aku yang bisa jagain calon kakak sepupu aku dari cowok cowok genit. iya kan ca"ucap fathul seraya merangkul pundak chaca
"awas jangan rangkul rangkul . dasar kamu mencari kesempitan dalam kesempatan"ucap imam seraya menghempaskan tangan fathul
"hmm kalian berdua kalau mau berantem lanjutin aja .aku mau samperin dina dari pada disini pusing"kesak chaca dan menghampiri din yang sudah diketahui keberadaan gadis itu sedang berbincang bincang juga dengan dua orang temannya sepertinya.
"chaca sini"teriak dina yang melihat chaca menghampirinya
"hai"sapa chaca
"kamu baru sampe ta?tadi aku kerumah kamu katanya suruh jemput ee malah aku ketemu kak imam didepan aku suruh berangkat duluan katanya"kesal dina
"hehehe iya tadi aku juga gak tau kalo dia jemput aku .maaf ya dina sayang"
"hmmm .ohhh iya ini temen temen aku sejak sd smp dan sampai sekarang kenalin gays ini chaca temen baru kita dia dari kota tinggal dideket rumah aku sama neneknya. oh iya ca ini hasna dan yang ini desi"ucap dina
"hai salam kenal"
"iya . jangan sungkan ya ca sama kita"ucap desi
"iya santuy aja ca"ucap hasna.
"oke "ucap chaca seraya tersenyum
__ADS_1
mereka berbincang bincang ini itu hingga sampai bel apel berbunyi. mereka berbaris chaca dan dina sejajaran dan hasna dan desi didepan mereka.
acara penyambutan siswa siswi baru dimulai dari kepala sekolah , wakil guru , pembimbing , dan yang terakhir ketua osis yang tidak lain ya imam sendiri . banyak siswi siswi baru yang begitu mengagumi imam karna selain ketua osis dan juga ketampanannya dan cara dia bersikap benar benar bijak.
setelah itu siswa siswi dibubarkan kelas sebelas dan dua belas masuk kekelas masing masing terkecuali panitia mos dan anak baru diruruh memasuki area aula .
"selamat pagi semua"ucap salah seorang panitia mos cowok
"pagi"dijawab serentak semua anak baru
"apa kabar kalian hari ini"teriaknya kembali
"baik kak"
"oke kalau begitu selamat datang disekolah baru kalian semoga kalian nyaman sekolah disini dan bisa berprestasi dengan baik .untuk acara pertama kita akan berkenalan dengan kakak kakak yang cantik cantik dan ganteng didepan ini kita yang akan membimbing kalian nantinya selama mos berlangsung oke"
"oke kak" serepak anak baru
"oke kakak ketua silahkan memperkenalkan terlebih dahulu sini maju mam.oke nanti kalian bisa bertanya apa aja kekakak kakak kalian yang ada didepan ya"
"siap"
"Pagi semua"ucap imam seraya tersenyum
"pagi kak"yang dijawab antusias siswi siswi
"perkenalkan nama saya imam putra adi. saya kelas 11 ipa 1 masih menjabat ketua osis itu saja ada yang mau ditanyakan?"
"saya kak"ucap seorang siswi seraya mengangkat tangannya
"iya apa dek?"tanya imam seraya tersenyum manis yang membuat salah seorang cewek dibarisan paling belakang mendengus kesal .
"sabar ca"bisik dina yang tau chaca sedang kesal karna sang kekasih dengan pedenya tebar pesona
"awas aja . kita lihat aja din"ucap pelan chaca yang dijawab angukan kecil oleh dina
"emmm yang mau tanya boleh berdiri maju kesini kok"ucap kakak mc tadi
"kakak kenalin aku ceria boleh ngak kak aku jadi kekasih kakak"ucap gadis tadi yang bernama ceria
cit cut suit suit suit
"wah ceritanya ini langsung nembak ya kamu. wahhh enak nih gass lah mam "ucap mc tadi
Imam hanya tersenyum seraya melihat chaca dibelakang sana sambil mengedipkan sebelah mata.
"cowok kamu ditembak cewek lain didepan mata kepala kamu sendiri ca"bisik dina
"ishhh diem din aku lagi kesel"kesal chaca
"oke"jawab dina seraya cekikian
"dina jangan ledekin chaca tau"ucap hasna
"iya tau nih dina dasar temen gak ada akhlak"ucap desi
"iya nih dasar dina temen apa an kamu awas ya nanti aku bejek bejek kamu"kesal chaca
__ADS_1
desi dan hasna sudah tau jika imam dan chaca pacaran karna tadi mereka sempat ngobrol lama dan mereka tau juga dari situkang ember siapa lagi kalo bukan dina.