
"Eughh " lengkuh chaca yang masih memejamkan matanya
"Mas " desahnya kaget dengan suara yang masih serak bangun tidur dikejutkan dengan suaminya yang sedanh bermain dikedua bukit kesukaannya
"Emmm mas " ucapnya lagi tertahan karna kelakuan suaminya
"Sayang boleh ya ?" ucap imam yang sudah berkabut karna semenjak masuk kamar disuguhkan dengan pemandangan yang begitu indah . istrinya tidur hanya dengan celana pendek dan ttop saja membuat jiwa nya meronta ronta.
cup
Dikecupnya dengan lembut bibir mungil yang selalu menjadi candu karna rasa manisnya seperti madu . Dan entah kapan dan bagaimana kini mereka tak mengenakan sehelai kainpun . Mereka melakukannya tak cukup sekali pelepasan bahkan berkali kali dan dengan berbagai gaya dan tak hanya diranjang mereka melakukannya mencoba diberbagai sudut kamar yang selalu menjadi saksi percintaan mereka hingga lupa jika dibawah sana masih ada dua orang yang menunggu . Imam benar benar lupa ketika masuk kamar dan mendapatkan penampakan yang begitu indah dan lekas mengunci pintu dan membuat istrinya terbangun .
"Imam ngapainn sih lama amat " kesal wildan pasalnya sudah 20 menit semenjak imam naik tak kunjung juga turun
"Hemmm kaya gak tau pengantin baru aja will" ucap dina yang tiba tiba manja dengan wildan dengan tidur dipangkuan pacarnya.
"Jangan jangan mereka lagi gitu gitu?" ucap wildan curiga
"Iya mungkin . makan yuk will laper nih keburu dingin " ucap dina beranjak duduk dan langsung makan dengan lahap karna lapar
"Aku ambil minum dulu ya yang . mereka bakalan lama kalo udah gitu " gerutu wildan dan beranjak dengan masih berceloteh memaki maki imam . tingkahnya yang kadang absrud dan nyleneh membuat dina tersenyum geleng geleng kepala.
"Mau pulang sekarang yang?" tanya wildan setelah menghabiskan makannya
"Bentar lagi will kamu aja baru selesai makan kan " ucap dina
"Hemm . bener bener deh ini mah ceritanya kita cuma nganter sikutu kupret buat seneng seneng " umpat wildan
"Udah biarin will" singkat dina
"Kamu ngapain sih yang dari tadi main hp mulu " ucap wildan menyelidik
"Gak papa will cuma kabarin orang rumah kalau pulang agak telat " ucap dina dan menaruh hpnya ditas
greb
"Aku tuh kangen banget semingu gak qtime dengan kamu cuma sibuk ngurus clasmet terus " adunya sedikit kesal setelah memeluk dina
"Gak papa kan itu udah tanggung jawab kamu sebagai panitia will " jawab dina.
"Pulang yuk nanti dicariin " ucap wildan yang diangguki dina.
"Gak pamitan nih kita ?" tanya dina.
"Gak usah nanti biar aku chat aja " jawab wildan
...***...
__ADS_1
"Udah mas aku capek" ucap chaca tapi tetap saja terpancing dengan keahlian jari jari suaminya yang sangat pintar
"Udah tapi kenapa badan kamu kaya ulet gitu dek" goda imam
"Mass ihh emmm " rengek chaca yang tertahan karna tak mau kedinginan lebih lama lagi pasalnya tadi dengan alibi mandi bareng tetap saja suaminya melakukannya dibathup 2 kali bahkan air yang tadinya hangat sudah mulai mendingin
"Abis kamu bikin mas ketagihan terus dek jadi pengen dikamar terus " ucap imam terkekeh memeluk chaca gemas
"Lepas mas aku mau mandi beneran udah dingin banget ini " ucap chaca kesal yang sudah kedinginan ditambah cukup lama dia tak memakai baju
"Hehehe oke sayang " ucap imam
"Makasih ya untuk sore yang memabukkan " lanjutnya setelah mengecup kening chaca dan membiarkan istrinya mandi dengan tenang setelah itu baru dirinya membersihkan badan .
tap tap tap
"Loh kamu udah pesen makan mas ?" tanya chaca heran karna sudah ada 2 piring nasi goreng yang masih ditutup dengan plastik
"Udah yang , sini yuk makan" ucap imam yang sudah duduk disofa dan menyalakan tv
"Kok udah dingin ya mas " ucap chaca setelah menyuapkan satu sendok kemulutnya.
"Iya orang pesennya udah dari tadi sebelum mas pulang " jawab imam .
"Kenapa gak bangunin . mau diangetin ?" tawar chaca
"Hemm "
"Tadi tuh dina sama wildan kesini " ucap imam setelah chaca mencuci piring dan duduk disebelahnya
"Loh mana anaknya ?" tanya chaca
"Udah pulang mungkin yang . kesininya tadi bareng mas pas pulang hehehe " ucap imam terkekeh tak habis pikir dengan dirinya sendiri bisa bisanya lupa sekitarnya karna melihat istrinya yang ketika tidur selalu membuatnya ketar ketir karna pakaian yang digunakannya.
"Apa ! " pekik chaca kaget
"Ihhh malu dong mas . pasti mereka mikir yang enggak enggak " gerutu chaca setelah imam menceritakannya
"Kenapa malu kan kita udah sah yang " bela imam
"Iya tapi malu tau mas " kesal chaca bagaimana besok dia bisa menampakkan diri didepan dina pikirnya
...***...
DUA MINGGU KEMUDIAN
"Assalamualaikum ayah bunda chaca kangen" ucap anak pertama yang mereka rindukan langsung berhambur kearah mereka
__ADS_1
"Waalaikumsalam "jawab Ayah Bunda dan Al yang sedang diteras
"Apa kabar yah bun?" ucap imam setelah mencium takzim mereka bergantian
"Alhamdulillah baik . kalian sehatkan ?" tanya Ayah
"Alhamdulillah sehat yah" jawab imam sesekali tersenyum gemas melihat istrinya yang sangat manja dengan bundanya bahkan pelukan mereka belum terlepas.
"Kak kamu udah punya suami gak malu ngelendot bunda mulu " goda ayah
"Enggaklah yah kan jarang ketemu sama bunda" jawab chaca yang tetap menempel pada bundanya
"Masuk yuk nak , kalian pasti lelah" ucap bunda
"Anggap rumah sendiri ya kak" ucap Al yang dijawab senyum tipis imam
Setelah 2 minggu mereka sibuk aktifitas classmet kini mereka liburan kekota tempat tinggal chaca sebelum memutuskan untuk tinggal ditempat neneknya .
"Ajak imam kekamar gih kak . nanti makan siang kalian turun lagi , suami kamu pasti lelah nyetir sendiri " ucap Ayah setelah mereka cukup berbincang bincang menanyakan kabar dan sekolah mereka .
ceklek
"Selamat datang dikamar aku mas" ucap chaca cengengesan
"Ada ada aja kamu dek " jawab imam yang ikut terkekeh
"Cewek banget ya dek" lanjutnya setelah masuk kekamar chaca yang sangat rapi dengan dinding berwarna pink kombinasi putih dan biru serta banyak sekali buku buku yang ditata dilemari dan juga aneka ragam boneka owl yang berada dilemari kaca
"Iya ini aku yang minta sama ayah mas " ucap chaca yang duduk di ranjang
"Emmm capek dek " keluh imam manja yang sudah berbaring dengan menjadikan paha chaca bantalan
"Dibilang pakai jasa supir aja gak mau . Ya udah kamu tidur dulu mas, sini yang bener" ucap chaca menepuk bantal
"Temenin ya " ucap imam manja yang malah menelungkupkan wajahnya keperut chaca.
"Iya sini aku temenin . " ucap chaca
"Jangan ditinggal yah " ucap imam setelah berbaring dengan benar dan memeluk
"Hehehe kamu lucu banget sih mas " ucap chaca
"Biarin "singkat imam yang sudah mengantuk berat dan setelahnya benar benar tidur membuat chaca tersenyum tipis dan segera menyusul suaminya yang merajut mimpi
...***...
thanks ya kakak . semoga kita selalu diberi kesehatan dan kelancaran dalam setiap hal 🙏
__ADS_1
.