OH MY NDUT

OH MY NDUT
Ep 11


__ADS_3

Mereka semua mendapat hukuman karena telah melanggar aturan sekolah. Sejak pertama masuk sekolah, sudah tertulis aturan yang melarang anak didik membawa benda yang tidak bwrsangkutan dengan sekolah. Misalnya, Alat make up, benda tajam, ponsel, dan rokok.


mereka yang membawa rokok, alat make up, ponsel mahal, dan menyimpan film dewasa. Semua kena hukuman masing masing. Di kelas hanya tinggal bebarap murid saja termasuk Adelia dan Tristan. Sialnya lagi adalah Zaskia kedapatan membawa ponsel kakaknya. Jadi, terpaksa dia ikut di hukum, tidak hanya hukuman tapi terkena amukan kepala sekolah.


"Jika kalian tidak ingin di hukum seperti mereka maka patuhi peraturan sekolah. Semua juga demi kebaikan kalian" Tutur wali kelas.


"Baik, Bu..." Ucap mereka serempak.


Setelah itu mereka memulai pelajaran. Tristan sengaja pindah tempat duduk di samping Adelia, ia beralasan kepada wali kelas untuk meminta bantuan Adelia mengingat pelajaran kemaren kemarennya dia belum mengikuti. Adelia terpaksa mengijinkan Tristan duduk bersebelahan dengan dia sebab di suruh oleh wali kelas mereka.


Setelah bel istirahat berbunyi semua keluar ruangan kecuali Adelia dan Tristan. Adelia kesulitan keluar karena Tristan menghalabgi dirinya. Kebetulan mereka duduk paling ujung "Awas..." Adelia sedikit mendorong tubuh Tristan.


"Tidak. Sebelum kamu menciumku" Senyum Tristan seraya menyodorkan pipi kirinya.


"Apaan sih gak jelas" Adelia membuang niatnya untuk keluar sebab, laki laki di sampingnya terlalu mesum.

__ADS_1


Tristan tertawa "Hahaha...begitu saja kamu takut. Mana Adeliaku yang dulu"


Seketika Adelia menatap Tristan "Apa maksud kamu?"


Tristan tidak sengaja keceplosan, segera ia menyumpal mulutnya sendiri."Emmmmm...." Menggeleng kepala seraya tersenyum getir.


Di sisi lain Doni terus melihat ke arah ruang kelas, di mana Adelia dan Tristan maaih di dalam "Kenapa mereka tidak keluar juga.." Doni terlihat resah, ingin rasanya ia menghampiri keduanya tapi, kepala sekolah dan semua guru mengawasi mereka.


"Kenapa lo gelisah, Don?" Tanya salah satu sahabatnya?"


Seketika Doni tersadar "Eh, iya. Ada apa?"


"Ada apa, ada apa, lo itu yang ada apa? dari tadi liatin kelas mulu"


"Kok si murid sok kecakepan itu belum keluar juga..."

__ADS_1


"Si anak baru tadi?"


Doni mengangguk "Iya, lah. Anak baru sok cool itu" Kesalnya seraya membuang muka.


Tak berapa lama Adelia keluar di ikuti dengan Tristan. Wajah Adelia terlihat memarah, menimbulkan kecurigaan para siswa. "Eh, mereka habis ngapain ya kok muka si Adel merah. Jangan jangan mereka...." Ucap salah seorang siswa yang ikut di hukum di bawah teriknya matahari.


Merry memukul kepala anak itu "Jangan bicara omong kosong. Dia itu bukan tipe Tristan tau..." Belum sempat Merry melanjutkan ucapannya, mata semua siswi di buat cemburu. Adelia kala itu hampir terjatuh dan Tristan menangkap badannya.


"Sweet banget" Ucap Zaskia dengan penuh kehangatan.


Doni semakin memanas, ia pun mengepalkan tangan menahan emosi yang meluap luap bagaikan minyak panas.


Riuh para siswi membuat para siswa bersiul menggoda keduanya. Namun, ada pula yang mengatakan bahwa Adelia tidak pantas untuk Tristan.


Melihat perlakuan Tristan hari ini membuat Adelia luluh. Ia sudah membuka pintu, tinggal bagaimana Tristan menempatkan diri.

__ADS_1


Semua gadis di sekolah itu merasa kesal saat melihat Tristan dekat dengannya bahkan ke kantin pun mereka selalu berdua. Tidak jarang para kakak kelas juga menghina kedekatan mereka sampai ada yang menawarkan diri sebagai pengganti Adelia. Kala itu Tristan melindungi Adelia sekuat tenaga, membuatnya percaya diri di depan teman temannya. Sedangkan, Adelia berusaha menanamkan tekat untuk menjadi kurus sampai ia tidak di bully lagi.


__ADS_2