
Mereka membawa Adelia ke dalam kamar mandi. Di sana Adelia di hakimi, dari di tampar, di pukul, dan tidak lupa guyuran air dingin. Badannya menggigil, banyak lebam di pipinya. Mentalnya terluka Fisiknya tersakiti, entah kesalahan apa yang membuat mereka sebegitu kejamnya. Semut saja menyayangi teman temannya kenapa manusia yang di beri akal pikiran lebih dari hewan berlaku sekejam itu. Apakah mereka tidak bercermin pada ulat? Awal dari keindahan. Ulat yang gendut dan menggelikan kelak menjadi kupu kupu cantik.
Jangan pernah memandang segala sesuatu dari bungkusnya, karena tidak semua bungkus bisa menjamin isi di dalamnya. Fisik tidak mencerminkan buruknya orang tersebut, dan cantiknya seseorang belum tentu mencerminkan kebaikan. Cantik itu tidak abadi, tapi sakit hati bisa melukai.
Terkadang kita lupa dari apa kita di ciptakan. Jika segumpal tanah bisa menjadi berbagai macam bentuk, kenapa manusia harus menghardik sesama karena fisik yang berbeda? seharusnya perbedaan itulah yang menjadikan kita semakin mengenal satu sama lain, menghargai perbedaan itu sendiri lalu menjadikannya sebuah keistimewaaan bagi yang bersangkutan.
"Sekarang giliran Lo..." Nara memberikan gayung pada Zaskia. Dengan tangan gemetar Zaskia meraih gayung tersebut. Sembari memegang gayung Zaskia melihat Adelia yang meringkuk di bawah melihatnya dengan tatapan minta tolong. Adelia menangis seraya menggelengkan kepala, ia berharap Zaskia tidak ikut mentakitinya.
"Ayo, cepat" Bentak kakak kelas.
__ADS_1
Zaskia pun mengambil air, ketika hendak menyiramnya pada Adelia hatinya merasa iba lalu air itu kembali dia letakkan "Maaf, gua gak bisa" Zaskia hendak pergi dari swkumpulan orang tadi, akan tetapi dia di seret lalu mereka menekankan hal apa yang telah Adelia perbuat. Zaskia menatap Adelia dengan penuh amarah. Di ambil lagi segayung air lalu "Aaaaaa....." Zaskia menyiramkan air tersebut pada kakak kelas yang baru saja memaksanya. "Aku tidak akan menyakitinya lebih dari kalian. Aku masih punya hati. Meski aku sakit hati sama sikapnya tapi dia tetaplah sahabatku. Kita ini sesama teman kenapa harus berbuat seperti ini, seharusnya...."
Byur....
Nara menyiram Zaskia "Kurang ajar kamu, sudah gua tolong malah masih aja belain bocah gendut ini" Seraya menendang Kaki Adelia.
"Cukup...." Teriak Nara dengan badan basah kuyup "Kalian sangat keterlaluan. Jadi selama ini kamu tidak tulus menolongku? sekarang aku baru tau kalau kalian itu hanya seekor lintah yang menyamar menjadi kupu kupu"
Ketika Zaskia berseteru dengan salah satu diantara mereka, Merry dari belakang menutup mulut Zaskia. Mereka juga mengikat Zaskia lalu mendorongnya ke arah Adelia. Kedua orang saling memandang lalu melakukan intimidasi.
__ADS_1
Tak lupa kejadian itu di abadaikan oleh salah satu orang di sana. Dengan mulut tersumpal Adelia mengiba meminta melepaskan sahabatnya. Namun, mereka mengacuhkan erangan Adelia sampai mereka puas menyiksa keduanya. Setelah hampir setengah jam mereka membuat perhitungan, segera mereka keluar dengan mengunci pintu kamar mandi.
Zaskia masih bisa menggerakkan tangan dan kaki namun, Adelia sudah lemas dan kedinginan. Zaskia berusaha keras melepaskan ikatan tangannya, setelah berhasil ia membuka ikatan di tangan Adelia.
"Del, bangun. Maafin aku..." Zaskia menangis sejadinya melihat Adelia jatuh pingsan "Aku harus cari cara kekuar dari sini..." Zaskia mencari celah di kamar mandi itu, ia menemukan lubang udara di kanan atas kamar mandi itu. Zaskia naik melihat adakah orang di sekitar sana. Namun sialnya tidak ada satu pun orang.
"Gimana nih..." Dengan panik Zaskia mengusap kedua tangan Adelia "Ayo bangun, kamu pasti kuat"
Setalah beberapa cara di lakukan tidak ada hasil, Zaskia mencoba mendobrak pintu "Aw...." Badannya terhempas kala pintu terbuka, ia segera berlari ke ruang kelas terdekat di mana ada seorang guru tengah mengajar. Zaskia masuk dengan tubuh basah kuyur, nafasnya terengah engah "Pak tolong saya, tolong..." Seraya menata nafas
__ADS_1
"Ada apa ini?"
"Udah pak ayo ikut saya..." Segera Zaskia berlari menuju kamar mandi di ikuti dengan pak guru beswmerta murid lainnya.