OH MY NDUT

OH MY NDUT
Ep 27


__ADS_3

Terasa terhampas rasa cinta Adelia saat ini. Keburukan Tristan mulai ia ketahui, padahal dia mulai yakin atas cinta dan perhatian Tristan selama ini, dan semua itu hancur dalam sekejap.


Adelia duduk di samping ranjang, menekuk kedua kaki, menenggelamkan wajah di antara sela kedua lututnya.


"Apa salahku sampai dia tega melakukan ini semua. Dendam apa yang dia maksud..." Adelia terus menangis tanpa henti, hatinya terisis perih mengikat setiap ucapan Tristan.


Ting...


Ponsel Adelia menyala, ada sebuah pesan whatsapp. Kebetulan ponselnya di letakkan di sampingnya "Omong kosong macam apa ini" Adelia menggapai ponsel, memnuka pesan tersebut.


Benar saja pesan itu dari Tristan, dia menanyakan apakah Adelia sudah makan atau belum dan basa basi lainnya. Adelia tidak menjawab satu pun pesan Tristan, hanya membacanya.


"Permainan apa yang ingin kamu mainkan..." Lirihnya sembari menyeka air mata. Hatinya sangat terluka, begitu banyak pengorbanan Adelia untuknya, sampai diet ketat pun di lalui demi memantaskan diri.


Drttt...

__ADS_1


Kerena semua peaan hanya di baca tanpa balasan, Tristan pun melakukan panggilan Video call, Adelia hanya menatap layar ponselnya. Baru dia sadari foto profil di whatsapp Tristan telah di ganti dengan sebuaj gambar animasi. Awalnya ada foto Tristan dan Adelia.


"Kamu terlalu banyak memberiku kebahagiaan sampai aku buta atas luka yangvtelah kamu tanamkan sejak awal pertemuan" Kembali Adelia tenggelam dalam lautan air mata, isak tangisnya memenuhi seisi ruangan. Karena rasa sakitnya terlalu dalam Adelia memutuskan pergi ke suatu tempat. Dia memesan ojek online, setelah tukang ojek datang, Adelia pergi begitu saja.


Sesampainya di tempat tujuan, langkah kaki Adelia menuju bibir pantai, kedua tangannya merentang lurus dan kepal menengadah ke atas. Sinar mentari menyapu wajahnya, silau sinar mentari membuatnya menutup kedua mata perlahan. Di ingatnya kembali percakapan kedua manusia itu...


"Aaaaaaaaaaaaaaaa....." Teriak Adelia sekuat tenaga.


Beberapa orang sempat kaget mendsngar teriakannya. Karena saat ini pantai sedang di kunjungi banyak wisatawan. Meski hampir semua mata menatapnya, dia tak lagi perduli asalkan emosinya ia luapkan.


"Eh, kenapa dia?"


"Paling si putusin pacarnya atau gagal diet....hahaha"


Para wisatawan lokal berasumsi semau mereka, tetap saja Adelia tidak perduli.

__ADS_1


Gempuran ombak menyentuh kaki Adelia seolah ingin menemaninya dalam lara.


"Mbk, mbk, kalau mau teriak jangan di sini, ganggu tau" Salah seorang wisatawan meminta Adelia peegi dari sana karena temoat dia berdiri saat ini banyak di pakai bermain anak anak dan wisatawan lainnya.


"Maaf, bang..." Dengan langkah tertatih Adelia menuju batu karang yang lumayan tinggi. Yidak ada siapa pun di tempat itu "Tuhan, kenapa nasibku seperti ini" kembali Adelia berteriak sekuat tenaga. Air matanya lolos dengan mudahnya.


"Eh, bukankah itu Adelia.." Dari atas batu karang Doni melihat sosok Adelia. Kebetulan hari ini dia sedang iseng memancing di atas karang pantai itu bersama beberapa temannya. Tapi, dia sedikit menjauh dari teman temannya.


"Sedang apa dia..." Doni melihat teman temannya tengah asik bercerita, dia pun memutuskan untuk menghampiri Adelia.


Ombak pantai terdengar bergemuruh sampai Doni tidak mendengar teriakan Adelia yang berkaki kaki mengeluhkan kisahnya.


Batu karang yang licin dan berlumit membuat Doni kesusahan sampai harus merangkak.


"Aku membenci kamu Tristan....."

__ADS_1


Teriakan Adelia terdengar di telinganya, membuat langkahnya terhenti.


"Apakah mereka sedang bertengkar..?"


__ADS_2