OH MY NDUT

OH MY NDUT
Ep 08


__ADS_3

Pagi itu terlihat Adelia berjalan kaki bersama dengan Zaskia. Mereka berdua saling berbincang masalah tugas sekolah. Tak berapa lama mereka sampai di sekolah. Banyaknya para siswa berkerumun di kelas 10 membuat mereka penasaran "Ada apa di sana" Dengan penasaran Mereka mendekati gerombolan para siswi di sana. Mereka kesulitan melihat apa yang menjadi di dalam.


"Kya....tampan sekali" Ucap Zaskia kala tak sengaja melihat laki laki tampan tengah duduk di kursi , satu tangan memegang buka dan satu lagi memainkan pena.


"Zaskia, emang di dalam ada apaan" Tanya Adelia. Ia tidak bisa menerobos kerumunan itu sebab badannya gemuk dan tinggi badan tidak memadahi. Meski berjinjit sekali pun, ia tidak bisa melihatnya. Banyaknya puluhan siswi dan kerumunan tangan membuatnya kesulitan, sampai ia memutuskan berdiri diam di barisan paling belakang.


Zaskia menepuk kedua pipinya "Del, apa aku mimpi"


"Aw...sakit tau" keluh Zaskia ketika Adelia mencubit lengannya. Adelia pun terkikik geli melihat wajah sahabatnya itu, wajah yang tadinya memancarkan cahaya, meredup seketika. "Lagian kamu tanya apakah ini mimpi, makanya aku cubit saja" gelak tawa Adelia.


Tak lama kemudian para siswa membuka jalan. Adelia dan Zaskia masih asik bercanda ria. Mereka tidak sadar jika ada sosok laki laki tengah berdiri di samping mereka. Keriuhan yang sempat terjadi seketika senyap. Semula penonton sekarang berumah menjadi pusat perhatian.


Para siswi lain berbisik (Apa dia kenal sama mereka, kenapa senyum senyum begitu) salah seorang siswi mengernyitkan dahi (Mana mungkin. Di antara mereka tidak ada yang cantik apa lagi menarik. Mana mungkin dia tertarik pada salah satu antara mereka)bisik salah seorang.

__ADS_1


Si laki laki terus melihat Adelia yang tertawa lepas. Tak di sangka bibirnta mengembang.


"Ehem..."


seketika mereka berdua menolah. Bqnyaknya siswa melihat keduanya. Mereka saling bertatap "Kita salah apa?" Tanya Adelia.


"Gak tau..."


Laki laki itu pun melukis senyum "Happy banget kayanya sampai tidak memperhatikan ketampananku, seperti yang lainnya" Seraya melihat siswi cantik di sampingnya. Puluhan siswi dengan pakaian ketat dan rok di atat lutut.


Adelia membuang muka "Kita masuk, yuk" Ajak Adelia seraya menyeret tangan sahabatnya. Berjalan melewati puluhan siswi dan tentunya juga melewati Tristan(Laki laki itu).


"Sombong sekali dia, udah gendut, jelek, bodoh. Masih saja sok jutek"Ucap seorang siswi dengan lengan baju di lipas sebelah, rok abu abu di atas lutut.

__ADS_1


Ya, dia adalah si bunga sekolah. Kecantikan wajahnya mampu memikat banyak kaum adam. Namun, Tristan hanya melihat sesekali lalu kembali kelam kelas.


"Sial...dia mengacuhkan aku" Kesal Merry dengan menghentakkan kaki.


Ada beberapa siswi menertawainya. Ketika Merry mendengar mereka tertawa di belakangnya, ia pun menatap mereka tajam


"Kenapa tertawa, pergi sana" Semua orang pun pergi dari sana.


Kebetulan Merry berada di kelas 10c, di mana Adelia, Zaskia, dan Tristan berada. Setelah Merry masuk segera ia meletakkan tasnya di samping tempat duduk Tristan "Maaf, itu tempat dudukku" Ucap seorang siswa yang baru saja masuk.


Merry menatapnya tajam "Emangnya ini sekolah nenek moyang, lo? gua bebas dong mau duduk di mana saja. Lo duduk depan, Ngerti"


Tristan tadinya Acuh namun ketika mendengar kata kata Merry membuatnya muak. Segera ia pindah tempat menuju kursi paling belakang, atau lebih tepatnya di bekalang tempat duduk Adelia.

__ADS_1


__ADS_2