OH MY NDUT

OH MY NDUT
Ep 20


__ADS_3

Masih dalam pelukan Tristan, Adelia meluapkan rasa sakit hatinya sebelum ia benar benar melepas sakit itu sendiri.


"Sebaiknya, aku pulang saja. Hanya itu saja yang ingin ku sampaikan." Doni mendekati Tristan sambil menepuk pundanya beberapa kali "Jaga dan sayangi dia. Jangan sampai aku dengar kamu sia siakan dia, kalau tidak aku bisa mendekatinya kapan pun." Segera Doni melangkahkan kaki keluar dari rumah Adelia.


"Astaga, kok aku ikut sedih" Lirih Zaskia sambil melihat kepergia Doni. Kisah cinta mereka bagaikan sebuah drama percintaa yang endingnya belum di ketahui.


"Sekarang kamu duduk. Tenangkan pikiran kamu, lepaskan masa lalu dan menulai hubungan denganku dari awal." Tristan membuat Adelia duduk.


"Kamu ini gila ya? baru saja Adelia menangis sudah di ajak pacaran. Dasar cowok tidak sabaran" Kerena ingin memecah kesedihan, Zaskian melontarkan kata yang membuat suasana mencair. Perlahan ucapan Zaskia membuat Tristan melempar candaan hingga membuat Adelia tersenyum kembali.


"Nyatanya hari itu benar, ya. Kalau habis hari sabtu pasti minggu" Ucap Tristan sambil melihat senyum di bibir Adelia.


Adelia melemparkan pandangan tetap di wajah Tristan "Lah, emang dari jaman nenek moyong kalau habis hari sabtu, ya minggu" Jawab Adelia.


"Tau nih bocah ada aja." Sambung Zaskia.


Tristan mengulas senyum "Setelah tangis pasti dapat senyuman. Setelah hujan datanglah pelangi"


"Setelah hujan itu ya pasti datanglah banjir" Ucap seseorang dari kejauhan. Beliau adalah ayah Adelia. Beliau pulang dari pasar bersama istrinya, di kedua tangannya menenteng barang belanjaan. Melihat kedatangan mereka, segera Tristan dan Zaskia bangkit membantu membawakan barang belanjaan.

__ADS_1


"Kamu ini bisa saja cari candaan" Ayah Adelia menepuk pundak Tristan, seolah keduanya sudah kenal lama. Ayah Adelia sangat senang dengan sikap Trustan. Dia selalu datang setiap hari ke rumah sakit, menemani Adelia. Dan tidak lupa memberikan senyum dan selalu membuat putrinya terasa nyaman di dekatnya.


"Ah, Om ini kaya nggak pernah muda saja"Jawab Tristan sambil menenteng belanjaan menuju dapur.


"Oh, kalau Om sih masa mudanya lebih menarik lagi..." Ucap Ayah Adelia sembari berjalan menuju kursi di samping putrinya duduk saat ini.


"Benarkah, Om? coba cerita sama saya" Seketika Tristan keluar dari dapur lalu duduk di samping Adelia.


"Eh, eh, jangan dekat dekat. Sini kamu"


Tristan menyeringai kala Ayah Adelia melarangnya berdekatan dengan putrinya.


Zaskia dan ibu Adelia masuk ke dapur.


"Jaman, Om dulu kalau mau deket sama Ibunya Adelia. Mesti pake kunci..."


Tristan terheran apa maksudnya kunci...


"Maksud, om?"

__ADS_1


"Kunci mata. Kalau mau deket kedip satu mata kalau mau cium kedip dua mata...hahaha" Ayah Adelia tertawa lepas melihat wajah Tristan yang tadinya serius menjadi ambyar.


"Merem dong kalau mau cium. Kalau gitu boleh dong Om cium Adelia sekarang..." Tristan mengedipkan kedua mata lalu bibirnya monyong hendak mencium pipi Adelia.


"Eh, eh....enak saja kamu" Sang Ayah melempar sandal sampai mengenai lengan Tristan.


"Ni anak main nyosor aja. Kebangetan banget. Itu kan cerita Om saat mau nikah sama ibunya Adel. Kok malah langsubg di contoh"


Tristan tertawa ngakak dengan candaan Ayah Adelia. Sebelumnya dia mengira ayah Adelia itu galak dan tidak mudah di dekati tapi, nyatanya setelah kenal lebih dekat asik juga.


"Satu lagi kalau mau deketin anak Om kandelin dulu tu muka biar enak di gampol....hahaha" Lagi lagi Ayah Adelia menyuguhkan tawa renyah sampai perut mereka terasa kaku. Adelia sendiri imut tertawa seolah tidak ada beban apa pun dalam hidupnya.


"Bapak...." Adelia malu saat Ayahnya bercanda ria seperti itu.


"Aduh, jadi hilang kan garangnya kalau udah gini. Harusnya kan terluhat galak gitu biar sejajar sama kumis om ini" Mengusap kumis tepalnya lalu menaik turunkan kedua matanya.


Tristan tertawa lepas begitu pula dengan Adelia. Keseruan itu terus berlangsung sampai Zaskia ikut mengintip "Kenapa mereka tertawa seperti itu"


Sambil mengaduk tumis kangkung, ibunda Adel tersenyum "Paling si Bapak ngelawak lagi. Oh iya, tante mau tanya sebenarnya masalah Adel itu apa sampai dia di bully seperti itu."

__ADS_1


"Seperti yang Tante dengar. Mereka itu sudah lama ngebully Adelia. Kalau masalah lain saya kurang tau..." jelas Zaskia.


__ADS_2