OH MY NDUT

OH MY NDUT
Ep 25


__ADS_3

Sesampainya di ruang kepala sekolah semua murid di sidang. Robby yang masih menggunakan penyangga di tangannya menjelaskan semua kejadian, tapi banyak uacapan yang tidak benar hingga menyudutkan Tristan. Kepala sekolah juga bertanya perihal ucapan Robby benar atau tidak. Adelia juga di tanya perihal masalah mereka. Setalah mediasi beberapa saat datanglah seorang guru bersama beberapa anak didik lainnya. Beliau tidak lain adalah wali kelas 10. Beliau mendekati kursi kapala sekolah lalu menjelaskan alasan beliau membawa anak didiknya tersebut. Mereka menjadi aaksi kunci atas perdebatan mereka pagi itu sampai mereka juga menunjukkan sebuah rekaman video dari ponsel mereka. Setelah melihat isi video itu, kepala sekolah tau yang sebenarnya jika awal kesalahan bukan karena Tristan melainkan Robby sendiri. Tapi, hukum sekolah adil bagi semuanya. Jadi setiap orang yang terlibat harus membersihkan lingkungan sekolah sampai semua murid sekolah pulang. Kecuali Adelia dan dua orang saksi mata terlepas dari hukuman.


Setelah itu, Adelia dan dua murid lainnya kembali ke dalam kelas masing masing. Ketika Adelia masuk kelas, hampir semua mata menatapnya dengan tatapan aneh. Adelia merasa gugup, ia tau apa yang tengah mereka pikirkan. Tapi, Adelia harus kuat menghadapi semua ini.


"Jangan hiraukan mereka...." Ucap Zaskia sambil menggenggam lengan sahabatnya.


Setelah pelajaran selesai semua murid keluar dari kelas. Adelia tidak berani beranjak dari tempat duduknya di karenakan semua murid menatapnya dengan sinis. Di tambah Tristan tidak ada di dekatnya.


"Makan yuk, Del..." Ajak Zaskia.


Adelia menggelang kepala "Nggak, ah. Aku nggak laper, kamua aja"

__ADS_1


Zaskia mulai curiga pada Adelia karena beberapa hari ini ia tidak melihat Adila makan sesuatu.


"Jangan bilang kamu sedang diet? atau kamu takut ketemu mereka?"


Adelia berpaling muka "Tidak, kok. Hanya saja aku tidak lapar." Adelia bertekat menjadi kurus sampai bisa di pandang sama oleh teman temannya. Dalam satu minggu dia berhasil menurunkam berat badan sampai 4 kilo. Diet yang Adelia lakukan aaah diet tanpa karbohidrat. Jadi, dia hanya makan telur, sayur, ubi, dan buah. Sebagai ganti nasi, Adelia memilih mengkonsumsi telur rebus. Dalam sehari ia juga hanya makan dua kali. Pagi tidak makan apa pun, hanya tiga gelas air mneral, siang, sehabis sekolah ia makan telur, sayur mayur dan buah, sore hari makan ubi dan juga sayur. Begiti sterus seterusnya. Meski Adelia merasa sangat tersiksa tapi, ia terus berjuang demi impiannya menjadi kurus. Jika malam hari terasa lapar Adelia hanya mengikat perutnya.


Melihat yang lainnya berjalan sambil makan roti, snack dan lain sebagainya membuat Adelia menelan ludah. "Kuat, aku harus kuat. Demi kurus..." Demi mengalihkan pandangannya Adelia membolak balikkan buku pelajaran.


"Aduh, kok makin nggak fokus sih" Kesalnya kala mengingat makanan.


Setalah beberapa saat datanglah Zaskia membawa makanan banyak sekali.

__ADS_1


"Nih aku belikan buat kamu..." Semua makanan itu kesukaan Adelia. Dari snack, roti, dan juga minuman kesukaannya. Tapi, lagi lagi adelia hanya bisa menelan ludah saja. Tekatnya begitu kuat sampai ia menolak semua makanan itu.


"Nggak, makasih. Aku udah kenyang" Di sodorkan kembali semua makanan itu kepada Zaskia.


"Kamu kenapa sih, Del? Nggak biasanya kamu nolak makanan. Jangan bilang kamu beneran diet..." Celetuk Zaskia.


Adelia tidak merespon Zaskia.


"Kalau kamu diam berarti benar dong kamu lagi diet."


Adelia pun mengangguk "Iya. Aku nggak ingin tetus di bully karena gemuk, aku malu. Bahkan aku ingin memantaskan diri untuk Tristan"

__ADS_1


Zaskia menepuk keningnya sendiri "Astaga, kamu rela mati marian diet cuma buat Tristan. Ngapain? nanti kamu jatuh sakit"


"Kan aku malu. Masa udah jelak gendut pula. Sedangkan, Tristan ganteng, putih, bersih. Kaya nggak seimbang gitu." Adelia malu. Dia pun menundukkan kepala.


__ADS_2