
..."Kita memang tidak selalu bertemu dengan orang baik, namun jadilah baik untuk setiap orang yang kita temui." ...
..._Unknown...
...Happy Reading Semua...
.......
.......
26. Saran Orion
"Kita akhiri saja meeting kali ini," perkataan Orion yang sedikit melegakan semua orang disana tapi tidak dengan Matheo.
Dan tentunya Matheo yang hendak protes pun langsung dicegah oleh Orion, dia tidak membiarkan Matheo berbicara sebelum semua orang keluar. "Kalian bisa keluar terlebih dahulu!" Tentunya perintah Orion dengan segera dituruti oleh semuanya.
Dengan sedikit tergesa, satu-persatu dari mereka mulai meninggalkan ruang meeting tersebut.
Hingga akhirnya, tinggal Matheo dan Orion saja didalam ruang meeting itu.
"Kenapa kamu membiarkan semuanya pergi? Kita belum selesai dengan masalah ini?" Cerocoh Matheo tanpa henti memberikan pertanyaannya pada Orion yang sudah ditahan sejak tadi.
"Untuk hari jni, cukup sampai disini saja Theo. Meeting ini pun sudah berjalan cukup lama, tapi kita belum menemukan penyelesaian yang benar-benar kita harapkan." Jelas Orion untuk menyadarkan Matheo dari keadaan sekarang, dia cukup merasa kasihan melihat wajah tertekan orang lain yang ada diruang meeting akibat tatapan tajam Matheo.
"Tapi mereka-"
"Mereka semua juga manusia, yang bisa membuat kesalahan juga. Jadi, jangan melimpahkan semuanya masalah pada mereka." Orion dengan berani memotong perkataan Matheo, dia harus membuat amarah Matheo mereda dan tidak meledak-ledak lagi.
Matheo pun tidak berkata-kata lagi, dia juga menyetujui perkataan Orion tapi tetap saja dia masih merasa maraha dengan apa yang terjadi.
Masalah kebocoran data-data perusahaan itu begitu tiba-tiba karena berita itu terjadi saat pagi-pagi sekali.
"Dari pada terus marah-marah, lebih baik sekarang kita cari solusinya!" Ajak Orion pada Matheo, dan tanpa mengatakan apapun Matheo terlebih dahulu meninggalkan ruang meeting tersebut.
Orion yang melihat itu hanya bisa menghela napas saja, sudah biasa melihat dan menghadapi sikap Matheo yang satu ini.
Dengan segera Orion membereskan berkas-berkas yang dibawa saat meeting tadi, lalu segera menyusul Matheo menuju ruangannya.
__ADS_1
Begitu sampai dengan segera Orion masuk dan menemukan Matheo yang tampak berbaring di sopa yang ada diruangan tersebut.
Dengan posisi sebelah tangan sebagai bantalan dan juga sebelah tangan lain yang menutup kedua matanya.
Orion sendiri memilih duduk di sopa lain disebrangnya, lalu mulai membuka berkas-berkas itu kembali. Dia juga kembali mencari akar masalah dan juga solusi untuk hal itu.
"Sepertinya data kita diretas, sangat kecil mungkinan jika salah satu karyawan kita ada yang dengan sengaja membocorkan data tersebut." Kata Orion pada Matheo, karena dia tahu bahwa Matheo tidak akan benar-benar tertidur sekarang.
Hanya berbaring dan mengistirahatkan diri sejenak. Itu yang mungkin sedang dilakukan oleh Matheo sekarang.
Dan benar saja, Matheo langsung bangun dari tidurnya dan kini duduk bersandar di sopa tersebut.
"Ya, aku pun berpikir begitu. Jadi, apa yang harus kita lakukan sekarang?"
"Cari peretas juga,"saran Orion. "Kita bisa mencari bukti bahwa perusahaan tersebut sudah meretas data perusahaan kita, sehingga kita bisa membawa kasus ini ke jalan hukum. Selain itu juga, kita bisa meminta peretas itu untuk meningkatkan keamanan data perusahaan kita." Tambah Orion yang menyarankan hal tersebut, membalas dengan hal sama dan setimpal adalah harga yang pas untuk menyerang kembali perbuatan tersebut.
Selain itu tentunya keuntungan yang didapatkan bisa saja melebihi batas, atau pun mereka harus sedikit merugi adalah hal yang harus siap dihadapi dalam setiap dunia bisnis.
"Kita tidak mengenal satu peretas pun, lalu kita akan cari dimana?" Keluarga Dalton sendiri, serta Dalton Colection sendiri tidak pernah mengenal atau bahkan terjun kedunia gelap seperti itu.
Dari generasi ke generasi keluarga Dalton, belum pernah ada yang memakai jasa peretas atau bahkan jasa Mafia sekalipun.
Bahkan tidak ada catatan buruk atau kriminal sekalipun dari keluarga Dalton.
"Aku ada," celetuk Orion begitu mengingat seseorang yang mungkin saja dapat membantunya mereka.
"Siapa?" Tanya Matheo penasaran, dia mulai penasaran dimana Orion busa mengenal hal seperti itu.
"Miller."
"Dia seorang peretas juga?" Tentunya yang Matheo tahu bahwa Miller bergabung dengan dunia gelap, yaitu Mafia.
Karena sering kali Maller yang terlibat dalam setiap urusan per-Mafiaan itu, banyak yang tahu juga bahwa selain pengusaha Miller juga termasuk salah satu anggota Mafia terbesar.
The Black Dream, nama kelompok Mafia yang hampir kediketahui oleh banyak orang. Tapi Matheo tidak tahu, jika Miller juga seorang peretas.
Selain itu, Matheo juga adalah orang yang termasuk kedalam jajaran yang pernah ditawari transaksi persenjaataan oleh Miller. Tapi tentunya langsung ditolak, karena dirasa tidak membutuhkan hal tersebut.
__ADS_1
"Bukan," jawab Orion yang tambah membingungkan bagi Matheo.
"Lalu?"
"Yang aku tahu, dia selain salah satu anggota Mafia dia juga adalah salah pengusaha yang memakai jasa peretas. Dia juga pernah tanpa sengaja mempromosikan peretas tersebut," jelas Orion menjawab kebingungan Matheo.
"Siapa nama peretasnya?" Entah mengapa Matheo makin penasaran dengan orang yang dimaksud, apakah seperti yang dia perkirakan.
"Kamu pasti sudah sangat sering mendengar namanya, bahkan sepertinya seluruh San Fracisco juga sering mendengar namanya.
"Black Fire!"
Secara bersamaan Matheo dan Orion berucap, tepat seperti dugaan mereka.
"Tapi, bukannya orang itu hanya bekerja untuk The Black Dream saja? Dia tidak mau bekerja pada orang lain, dan mungkin saja sama hal dengan kita juga."
Salah satu rumor yang juga beredar adalah tentang Black Fire, seorang peretas yang setia hanya pada geng Mafianya. Tentunya hanya bekerja untuk dan pada The Black Dream saja.
"Kita bisa meminta bantuan pada Miller agar mau membantu, dia pasti akan membantu dan mengusahakannya untuk itu." Optimis Orion karena dia tahu bahwa keluarga Dalton dan juga Miller sudah bekerja sama dan juga dekat sejak lama.
Bahkan nama Dalton termasuk kedalam daftar kepercayaan Miller, dan tentunga tidak sembarang orang yang akan me dapatkan hal tersebut.
"Ya, kita bisa mencobanya dulu. Semoga saja Tuan Miller mau membantu kita, sehingga masalah ini cepat terselesaikan."
"Ya, semoga saja." Harapan Matheo sama dengan harapan Orion juga.
"Tapi, jangan pernah hal ini sampai terdengar pada keluarga Dalton! Kamu tau sendiri bukan keluarga Dalton, kita harus menyembunyikan hal ini." Peringat Matheo yang juga ikut menghawatirkan tentang cara yang hendak dia ambil jangan sampai merembet pada keluarga inti keluarga Dalton.
Menggunakan jasa peretas, mungkin saja akan membuat masalah yang tidak disadari. Apalagi peretas tersebut berasal dari geng Mafia terbesar di San Fracisco ini.
Dan ya, dari sini juga yang mungkin akan menjadi akar dari tali yang tanpa disadari menyatukan 2 hati yang berbeda, sesuatu yang tidak akan diketahui apa yang akan terjadi kedepannya.
To Be Continue
Haiiii👋👋👋
Author yang baik ini kembali menyapa.
__ADS_1
Makasih buat yang udah baca, kalau ada typo tolong tandai ya. Jangan lupa rutinitas like, vote dan komen. Gratis kok dan gak ribet, jadi yuk langsung like, vote dan komen!
Semoga suka dengan cerita ini, bay bay see you next part.