Our World Is Different

Our World Is Different
CHAPTER 34


__ADS_3

..."Kadang-kadang kamu hanya harus diam karena tidak ada kata yang bisa menjelaskan apa yang terjadi dalam pikiran dan hati kamu."...


..._Princess Maey Blog...


...Happy Reading Semua...


.......


.......


34. Kode Keamanan


Masih dengan tempat yang sama, dimana Hellena dan Matheo berada. Namun kini suasana tidaklah sore lagi, malam mulai menjelang sekarang.


Terlihat dari langit diluar sana yang sudah berubah menjadi hitam dengan taburan begitu banyak bintang, tidak lupa bulan yang pada malam ini bersinar begitu terang menyinari malam kali ini.


Tepat diperusahaan Dalton Colection, lebih tepatnya masih diruangan Matheo berada. Hellena masih terus saja fokus pada pekerjaannya, tentunya masih tetap ditemani oleh Matheo seorang.


Mungkin untuk beberapa waktu yang lalu, Orion sempat masuk dan ikut bergabung disana. Tapi, Matheo menyuruh pergi Orion untuk mengerjakan pekerjaan yang lainnya.


Jadi ya, hanya Hellena dan Matheo saja diruangan tersebut.


"Tinggal membuat kode keamanan," ucap Hellena sambil melihat kearah sampingnya dimana sekarang Matheo berada.


Ya, tanpa sadar posisi mereka sekarang adalab saling bersampingan. Dari awalnya saling berhadapan, kini Matheo berada tepat disamping Hellena dengan jarak yang cukup dekat.


Mungkin karena dorongan kondisi yang mengharuskan mereka seperti itu, yang dimana Hellena sering kali menanyakan pertanyaan untuk Matheo. Dan tentunya Matheo sendiri yang juga tanpa sadar mendekat pada Hellena untuk menjawab pertanyaan tersebut.


Tau sendiri bukan? Rasanya kurang lekuasa jika berbicara dengan jarak yang cukup jauh, akan lebih enak berbicara dengan lawan bicara kita saat lebih berdekatan.


Tampak semua jari Hellena masih saja aktif menari diatas keyboard tersebut, "anda bisa membuatnya sekarang!" Titah Hellena yang menghadapkan layar laptop itu pada pemiliknya, Matheo.


Namun sekarang Matheo sedang bingung, dia tidak tahu lagi harus memakai kode keamana seperti apa lagi karena semua kode yang dia buat selalu bisa diretas juga.


Matheo menggaruk belakang lehernya yang mendadak gatal, "saya tidak tahu harus membuat seperti apa lagi karena hampir semuanya selalu gagal." Kata Matheo jujur, meskipun dia sebenarnya sedang menahan rasa malu juga terhadap Hellena karena tidak bisa melakukan hal mudah seperti itu.


"Gunakan kata atau deretan angka yang dapat dengan mudah dihapal saja," saran Hellena yang memang pada umumnya ketika membuat kode keamanan akan selalu seperti itu karena agar mudah untuk diakses kembali nantinya.

__ADS_1


"Apa anda ada saran lagi?" Tanya Matheo meminta saran Hellena, dia benar-benar belum mendapatkan ide sekarang.


"Gunakan saja tanggal lahir anda."


"Saya sudah sering menggunakannya."


"Tanggal perusahaan ini berdiri."


"Itu juga sudah sering." Tolak kembali oleh Matheo.


"Kalau begitu pikir saja sendiri," sayangnya kalimat tersebut hanya bisa dikatakam didalam hati dan pikirnnya saja. Hellena jadi bingung sendiri, setelah sarannya ditolak semua.


Hellena bisa saja membuat kode keamanan untuk Matheo, tapi dia khawatir Matheo tidak akan mudah untuk mengingatnya.


Ditambah dengan kemungkinan kedepannya ada hal lain yang tidak di inginkan terjadi, yang ada kemungkinan Hellena akan dituduh karena menjadi salah satu orang yang tahu kode keamanan perusahaan Dalton Colection.


"Bagaimana dengan menggabungkan keduanya? Atau anda dapat menggunakan beberapa kombinasi tanggal dari orang-orang yang anda sayangi, sehingga menjadi hal yang tidak mudah ditebak oleh orang lain." Semoga saja saran Hellena kali ini dapat diterima dan dipikirkan oleh Matheo.


"Ya, itu saran yang bagus. Tolong beri saya waktu beberapa menit!" Kata Matheo meminta Hellena memberinya waktu untuk berpikir, dan dibalas anggukan singkat oleh Hellena.


Sedangkan Hellena memilih untuk mengcek ponselnya sebentar, selagi Matheo melalukan hal tersebut.


Terlihat beberapa pesan masuk kedalam ponselnya yang sejak sore tadi tidak dia periksa kembali, dia pun menyempatkan untuk membalas pesan tersebut sampai akhirnya suara Matheo terdengar oleh pendengarannya.


"Sudah selesai, saya sudah mendapatkan kode keamanan yang baru."


"Baiklah, anda bisa mengetik dan memasukan kode tersebut disini!"


Kemudian Matheo melakukan semua yang dikatakan oleh Hellena, deretan huruf dan angka sudah tersusun disana.


Klik


Butuh beberapa saat untuk kode keamanan yang baru itu diakses dan tentunya Matheo, serta Hellena tidak mengalihkan pandangan mereka berdua dari layar laptop tersebut.


Selesai. Kode keamanan yang baru pun sudah diakses dan diterapan untuk mengamankan semua data perusahaan Dalton Colection sekarang.


"Yes!"

__ADS_1


Tanpa sadar Matheo memekik cukup keras begitu melihat keberhasilan tersebut, namun pekikan Matheo malah membuat Hellena kaget.


Sadar apa yang dia lalukan, dengan segera Matheo meminta maaf pada Hellena apalagi begitu melihat kedua mata Hellena yang tampak terkejut. "Maafkan saya, telah membuat anda kaget." Ucap Matheo benar-benar merasa bersalah dan membuat Hellena tidak nyaman.


"Tidak apa, bukan masalah besar." Hellena memilih untuk tidak memperpanjang masalah sepele seperti itu. "Tapi, sepertinya pekerjaan ini belum selesai sepenuhnya."


Ada beberapa bagian lagi yang belum bisa Hellena selesaikan sekarang, dia membutuhkan sedikit persiapan untuk itu. Ditambah ada sesuatu yang harus dia bawa terlebih dahulu dari rumahnya untuk dapat menyelesaikan pekerjaan tersebut.


"Ada beberapa hal yang harus saya siapakan terlebih dahulu, lagian ini sudah terlalu malam. Energi kita untuk berpikir pun sudah banyak terkuras, sehingga kurang efektif jika terus dilanjutkan." Jelas Hellena pada Metheo yang tentunya perkataan tersebut sangat disetujui oleh Matheo.


Jujur saja Hellena dan Metheo sendiri,  sebenarnya sudah merasakan kantuk sekarang. Mereka berdua sudah lelah baik secara fisik maupun pikiran. Apalagi, beban pikiran akan terasa lebih capek dibanding beban yang dikerjakan oleh fisik.


"Yang anda katakan benar, sebaiknya kita lanjutkan lagi nanti. Tapi, kapan anda ada waktu kembali?" Bukan bermaksud untuk terburu-buru, tapi Matheo tahu bahwa Hellena pastinya bunya begitu banyak pekerjaan lainnya.


Sehingga, mungkin saja untuk kembali bekerja sama dan membantunya akan memerlukan waktu yang lama.


"Sepertinya besok tidak begitu banyak kegiatan untuk saya, sehingga kita bisa kembali mengerjakan pekerjaan ini." Hellena selalu menyusun dengan teratur agenda kegiantannya, entah itu untuk hari ini atau pun besok.


Sepertinya dia bisa sedikit beristirakat sejenak karena tidak akan begitu banyak kegiatan besok. Ditambah esok adalah hari weekend, yang tentunya kegiantan sekolahnya akan libur.


Selain itu, beberapa kegiatan serta pekerjaan Hellena yang lainnya akan ikut libur besok, entah karena apa. Tapi yang pasti salah satu temannya sudah memberikan informasi tersebut padanya.


"Sungguh? Besok kita bisa kembali menyelesaikan ini?" Tanya Matheo memastikan, entah suatu kebetulan atau keberuntungan yang dia dapatkan. Sehingga, dengan begitu mudahnya dapat bekerja sama dengan peretas handal yang ada didepannya ini.


"Ya, dapat ku pastikan itu."


Hellena tidak pernah mengikari janji yang dibuatnya, tolong ingat itu!


To Be Continue


Haiiii👋👋👋


Author yang baik ini kembali menyapa.


Makasih buat yang udah baca, kalau ada typo tolong tandai ya. Jangan lupa rutinitas like, vote dan komen. Gratis kok dan gak ribet, jadi yuk langsung like, vote dan komen!


Semoga suka dengan cerita ini, bay bay see you next part.

__ADS_1


__ADS_2