Pangeran Vampire Bulan Merah

Pangeran Vampire Bulan Merah
Bab 24 : Kembali nya Cassandra


__ADS_3

Felix mulai melacak keberadaan Cassandra, setelah beberapa saat akhirnya ia berhasil menemukan titik keberadaan nya.Felix begitu menghawatirkan keadaan Cassandra, ia sempar berfikiran buruk bahwa Cassandra berada di hutan kematian akan tetapi ternyara ia cukup jauh dari hutan kematian.


"Lucas! segera siapkan kereta kuda, dan duduklah di dalam nya agar kamu bisa menjaga Cassandra nanti, lalu perintahkan kusirnya untuk mengikuti kudaku," ujar Felix yang dengan segera menuju ke kandang kudanya.


"Baik Tuan," jawab Lucas.


Singkatnya merekapun mulai mencari keberadaan Cassandra yang sudah cukup jauh dari daerah kekuasaan Felix. Beberapa kali Felix bertanya-tanya di dalam hatinya, bagaimana gadis seceroboh Cassandra bisa lolos dari hutan kematian, hatinya belum tenang sebelum ia dapat melihat Cassandra langsung.


Setelah menempuh perjalanan sekitar tiga puluh menit akhirnya mereka sampai, dan sudah terasa kuat aura keberadaan Cassandra.


Ternyata Cassandra berada di dekat aliran air sungai Miftah, airnya memang begitu jernih dan pemandangan di sekitarnya yang begitu indah, Felix akhirnya bisa mulai sedikit tenang ketika melihatnya baik-baik saja.


"Cassandra!" panggil Felix.


Cassandra yang sedang melamun di tepi sungai dengan cepatnya langsung menoleh ke arah sumber suara yang memanggilnya.

__ADS_1


Cassandra langsung berlari menuju ke arah Felix, dan langsung memeluknya dengan sangat erat, "Felix! aku sangat takut ... aku mohon jangan suruh aku kembali ke asrama."


Felix juga memeluk erat tubuh Cassandra, sambil mengusap halus rambut Cassandra, "Tenanglah, masih ada aku di sisimu, jadi jangan pernah takut, oke?"


Isi fikiran Cassandra sekarang mulai hancur, ia sangat ketakutan jika harus menghadapi semua murid di asrama, sekaligus ia tidak tahu bagaimana caranya untuk menjelaskan semuanya kepada Elios ketika ia mengetahui bahwa kakak perempuan nya yang ia sayangi sekarang adalah tawanan darah dari pangeran vampir.


Dari kejauhan Helen diam-diam memperhatikan Felix dan Cassandra, ia tersenyum ketika melihat Felix yang sedang berusaha menenangkan Cassandra, "Aku tidak pernah menyangka kamu akan tumbuh menjadi seorang pangeran vampir yang begitu romantis Felix."


"Kamu terlalu cepat tumbuh Felix, hingga aku hampir tidak mengenalimu saat pertama kali melihatmu lagi," ujar Helen yang setelah itu ia langsung pergi.


"T-tapi bagaimana dengan orang-orang? aku pasti akan di benci oleh mereka semua."


"Walaupun berita itu sudah mulai menyebar, aku tidak akan pernah tinggal diam jika ada vampir ataupun manusia yang berani mengejekmu."


Hati Cassandra sedikit terketuk oleh perkataan Felix, namun tetap saja dirinya terus berfikir keras bagaimana dengan perasaan adiknya ketika ia tahu berita ini.

__ADS_1


"Ba-baiklah, ayo kita pulang," jawab Cassandra.


Felix menggenggam erat tangan Cassandra hingga mereka sampai di dekat kereta kuda, "Lucas, sepertinya kamu harus naik kuda, biarkan aku saja yang menjaga Cassandra."


"Hadeuh ... sudah ku duga akan seperti ini," gumam Lucas.


"Apa yang kamu bilang?" tanya Felix dengan tatapan tajam nya.


"Ahahaha ... tidak! aku tidak bicara apa-apa," ujar Lucas sambil mengalihkan arah matanya ke benda-benda yang ada di sekitarnya.


Felix dan Cassandra pun masuk ke dalam kereta kuda, dan Lucas yang memimpin mereka dengan menggunakan kuda perang milik Felix.


"Syukurlah ... aku sangat senang Cassandra bisa kembali dengan keadaan yang baik-baik saja," gumam Lucas yang merasa senang karena Cassandra berhasil lolos dari hutan kematian.


Bersambung .....

__ADS_1



__ADS_2