Pangeran Vampire Bulan Merah

Pangeran Vampire Bulan Merah
Bab 36 : Damian Or Adrian?


__ADS_3

Singkatnya jam istirahatpun tiba, Cassandra dan Vivian hendak beristirahat di taman belakang Asrama, namun di tengah perjalanan Vivian secara tiba-tiba ingin ke toilet terlebih dahulu, dan ternyata ia sedang menyiapkan hadiah kecil untuk Cassandra yaitu dengan memberikan nya kalung liontin yang sama persis dengan yang ia pakai, itu ia berikan sebagai tanda persahabatan.


"Cassandra! Sepertinya aku harus pergi ke kamar mandi terlebih dahulu," ujar Vivian.


"Ada apa?" tanya Cassandra.


"Ada yang salah dengan rok ku, bye! aku akan segera menyusulmu," jawab Vivian yang dengan segera pergi kearah toilet.


Mau tidak mau Cassandrapun pergi meninggalkan Vivian, karena ia sudah bilang akan menyusulnya nanti. Singkatnya setelah delapan menit kemudian Vivian keluar dari toilet.


"Akhirnya aku bisa memberikan sebuah perhiasan sahabatan untuk sahabat baruku," gumam Vivian.


Untuk memastikan bahwa menampilan nya sudah rapi di hadapan Cassandra, Vivian terus menerus membetulkan seragam nya itu sepanjang lorong. Karena terlalu fokus terhadap seragam nya Vivian menjadi tidak memperhatikan setiap langkah nya, dan benar saja ia tidak sengaja menabrak Adrian yang sedang membawa beberapa buku di tangan nya.


Bruk ... !!!


Suara beberapa buku yang jatuh ke lantai, "Apakah kamu tidak memperhatikan setiap langkah mu? buku-bukuku jadi terjatuh karenamu."


"Anu ... maaf, biarkan aku membantumu untuk mengambil buku-bukumu itu," ujar Vivian.

__ADS_1


"Tidak perlu! biar aku saja," ujar Adrian yang langsung melarang Vivian untuk membantunya, karena Adrian memiliki sebuah prinsip bahwa dirinya tidak akan pernah menerima bantuan dari seorang wanita seumuran nya.


"Tidak apa-apa, anggap saja ini sebagai tanggung jawab ku karena telah sembarangan menabrak mu," ujar Vivian sambil memgambil satu persatu buku-buku Adrian yang jatuh itu, dan setelah selesai ia langsung memberikan semua buku itu kepada Adrian.


"Ini bukumu, maaf ya karena sudah menabrakmu, sampai jumpa nanti," ujar Vivian yang dengan segera berlari menuju kearah taman karena Cassandra sudah menunggunya cukup lama disana.


"Terimakasih!" teriak Adrian.


Dengan seketika jantung Vivian di buat berdegup sangat kencang oleh Adrian, entah kenapa ia merasa bahwa Adrian adalah sosok pria yang sangat baik dan juga dapat memperlakukan seorang wanita dengan sangat baik.


Karena merasa malu Vivian berpura-pura tidak mendengar ucapan terimakasih nya itu, dan memilih untuk terus berlari menjauh dari Adrian.


Sesampainya di taman Vivian langsung bertanya soal Adrian kepada Cassandra, "Fyuhh ... Maafkan aku karena begitu lama, apakah kamu kenal dengan murid baru yang bernama Adrian itu?"


"E-eh? emang nya kenapa?" tanya Cassandra dengan raut wajah yang terkejut.


"Barusan aku menabraknya, dan buku-buku yang ia bawa tak sengaja terjatuh, maka oleh sebab itu aku cukup lama untuk menyusulmu," jawab Vivian.


Cassandra yang tidak ingin identitas Adrian terbongkar mau tidak mau ia harus membohongi Vivian, ia pun mengatakan bahwa dirinya sama sekali tidak mengenal Adrian sebelum nya, dan dirinya baru saja mengenalnya ketika ia duduk di samping nya saat pertama kali masuk kelas.

__ADS_1


"Padahal kalau saja kamu mengenalnya aku pasti akan memintamu untuk memperkenalkan dirinya padaku, habisnya dia ganteng banget sih," ujar Vivian.


Cassandra sangat terkejut mengetahui bahwa ternyata Vivian mulai menyukai Adrian, "Apakah kamu mengalami pandangan pertama dengan nya?"


"Sepertinya ... Iyah, karena ia begitu lembut dan juga tahu cara menghargai seorang wanita dengan baik, aku sungguh di buat terpesona," jawab Vivian.


"Kenapa kamu bisa tahu bahwa Adrian itu tipe pria yang bisa menghargai wanita?" tanya Cassansdra sekali lagi.


"Karena aku melihat dari tatapan nya yang sangat tulus ketika melarang ku untuk mengambil buku-bukunya yang jatuh," jawab Vivian.


"Cie-cie ada yang di mabuk asmara nih," ledek Cassandra.


"ihh ! Sandra, kamu malah mengejek ku."


Cassandra berharap bahwa Adrian akan baik-baik saja selama berada di asrama, dan dirinya pun sangat berharap Adrian tidak akan melakukan hal-hal yang gegabah nantinya.


Di sisi lain Cassandra sangat ingin persahabatan nya dengan Vivian tidak akan pernah pudar hingga nanti mereka tua, karena Cassandra ingin melihat Vivian bahagia bersamanya di bandingkan dengan teman-teman nya dahulu.


Bersambung .....

__ADS_1


__ADS_2