Pengantin Yang Tak Dirindukan

Pengantin Yang Tak Dirindukan
BAB 133


__ADS_3

“ Sial! Ternyata Annisa pemilik dari toko kue itu. Jadi gagal rencanaku untuk merendahkan nya! Malah sekarang aku sendiri yang merasa di permalukan olehnya. Benar-benar sial!” Rutuk Maya kesal.


 


Reno kemudian masuk kedalam mobil setelah meletakkan semua kue-kue di bagasi mobil.


 


“ Kamu kenapa? Kesal?” Tanya nya sembari tersenyum menatap kearah Maya.


“ Ya! dan sepertinya kau juga senang akan hal itu!” Ketus Maya.


“ Hahahaha!” Reno pun tergelak di buatnya.


“ Kau!” Maya mengepalkan tangan nya serta menggertakan giginya.


“ Seharusnya kau bersyukur karena Annisa masih berbaik hati melayanimu dengan ramah. Bahkan wanita itu sama sekali tak membalas setiap perkataan mu saat kau berusaha merendahkan nya.” Kata Reno masih dengan posisi tertawa puas. “ Hahahaha!”


“ Kau! Sepertinya kau sudah tau akan hal itu?” Maya mengerutkan dahinya menatap kearah Reno.


“ Ya, memang.” Balas Reno santai.


“ Apa!” Seru Maya.” Jika kau sudah tau akan hal itu, kenapa kau tidak memberitahukan ku?” Tanya nya kesal.


“ Memberitahukanmu? Bukankah tadi aku sudah mencobanya, tapi kau sendiri yang tak mau mendengarkan.” Ujar Reno.


“ Tapi kau sama sekali tak mengatakan apapun kepadaku tentang status Annisa disana!” Seru Maya.


“ Itu karena kau yang tak ingin mendengarkan.” Lalu kini Reno mulai mendekatkan wajahnya kearah Maya. “ Lagipula aku juga ingin melihatmu mendapatkan secara langsung pembelajaran dari orang yang telah kau rendahkan.” Tekan nya lalu tersenyum setelahnya.


 


Sepertinya Reno sangat suka melihat Maya yang menaruh kesal kepadanya.


 


“ Kau!” Maya membelalakkan matanya. “ Bisa-bisanya kau mempermainkan ku seperti itu.” Semakin memperlebar tatapan matanya.


“ Agar kau bisa belajar dari ini semua, dan berharap kau bisa benar-benar mempelajarinya.” Tekan Reno.


 


Lalu kini ia kembali memposisikan duduknya di kursi kemudinya dan mulai menghidupkan mesinnya. Lalu kini mobil itupun berjalan meninggalkan toko kue Annisa.

__ADS_1


 


Mobil melaju dengan kecepatan sedang menelusuri jalanan kota. Maya yang masih tak terima dengan ucapan Reno kini pun mulai membuka lagi percakapan diantara mereka.


 


“ Bukankah aku ini orang yang sangat jahat. Jadi untuk apa kau masih mengejarku, bahkan sekarang kau ingin menikahiku.” Ucap Maya disela-sela keheningan yang baru saja tercipta.


 


Reno tersenyum.


 


“ Itu semua karena aku Cinta.” Ucap Reno santai.


 


Deg.


 


Entah mengapa kali ini ucapan cinta yang diucapkan Reno membuat debaran jantung Maya berpacu lebih cepat.


Namun, Maya memilih untuk tidak terlalu merasakan nya.


 


“ Kenapa?” Reno mengerutkan dahinya.


“ Karena, jika kau memang benar mencintaiku. Maka akan mendukung semua tindakan ku dan tidak akan memperlakukan ku seperti tadi.” Ucap Maya.


 


Reno lagi-lagi tersenyum dibuatnya.


 


“ Sebegitukah pemahaman mu tentang cinta?” Tanya nya sembari menggeleng pelan, tak habis pikir dengan pemikiran bodoh dari orang yang di-cintainya itu.


“ Ya.” Balas Maya. Lalu ia pun menoleh kearah Reno yang saat ini terlihat tertawa kecil karenanya. ” Kenapa? Apa ada yang lucu?” Tanya nya kemudian.


“ Pemahaman yang begitu bodoh!” Seru Reno.

__ADS_1


“ Apa kau bilang! Beraninya kau mengataiku bodoh!” Bentak Maya yang tak terima dengan perkataan Reno.


“ Ya, memang kau bodoh!” Balas Reno.


“ Kau!” Maya terlihat semakin kesal dibuatnya. “ Jika kau merasa pintar, terus apa pehamana terbaikmu tentang Cinta?” Tanya nya kemudian.


“ Haha, apa kau yakin ingin mendengarnya?” Reno menoleh kearah Maya lalu setelah itu ia kembali fokus melihat jalan.


“ Ya.”


“ Baiklah, maka aku akan mengatakan nya.” Kini ia pun mulai menepikan mobilnya dan berhenti disana.


“ Kenapa berheni disini?”


“ Bukankah kau ingin mendengar pehamanku tentang Cinta?” Ujar Reno.


“ Ya.”


“ Cinta adalah sebuah perasaan yang tanpa sadar hadir dalam diri kita. Mencintai tidak memandang bagus-buruknya orang itu. Serta seberapa baik ataupun jahat nya orang itu. Karena Cinta itu terlahir dari tanpa kita sadari. Mencintai, bukan berarti kita juga harus membenarkan kesalahan orang yang kita cintai. Justru karena itu, kita harus meluruskan kesalahan orang yang kita cintai. Memberikan nya pembelajaran agar kedepan nya tak lagi melakukan kesalahan yang sama. Menjaganya serta membimbing nya untuk menjadi sosok manusia yang lebih baik lagi kedepannya.” Jelas Reno panjang lebar.


“ Dan juga cinta tak harus memaksa serta memiliki kan.” Timpal Maya.


“ Nah, itu cerdas!” Seru Reno menanggapi pemikiran Maya.


“ Jika benar seperti itu, terus kenapa sekarang kau memaksaku?” Tanya Maya sembari menatap tajam.


 


Membuat Reno seketika tertegun dibuatnya. Lalu kini ia mengalihkan pandangannya dari Maya dan tampak mulai menghidupkan kembali mesin mobilnya.


 


Hah, nggak bisa jawab kan. Sekarang kau yang terlihat begitu bodoh didepan ku.


Gumam Maya.


 


“ Itu pengecualian buatmu, karena kau pantas mendapatkan itu. Agar kedepannya kau berhenti berusaha merusak pernikahan mantan kekasihmu dan memilih memutuskan untuk mencintaiku.” Ujar Reno sembari melajukan kembali mobilnya.


 


Aaaaaa…. Dasar lelaki berengsek! Bisa-bisanya kau mengatakan hal seperti itu kepadaku! Lihat saja kedepan nya, jangan harap kau bisa mendapatkan cinta dariku!

__ADS_1


Rutuk Maya yang menahan kekesalan nya.


BERSAMBUNG


__ADS_2