Penguasa Dejavu

Penguasa Dejavu
25. Bangsawan Shu


__ADS_3

Dari kereta kuda berukiran cantik dan elegan itu muncul seorang perempuan menggunakan baju gaun ala bangsawan. Gadis ini sangat cantik dan masih muda, usia gadis ini sekitar 11 tahunan. Gadis itu turun secara hati-hati sambil tersenyum hangat menyapa semua orang yang ada di sekitar kereta kudanya.


Orang-orang di sekitar gadis itu langsung tersenyum seraya membungkukkan memberi hormat pada gadis di hadapan mereka.


"Tidak perlu hormat seperti itu." Gadis muda itu merasa aneh dihormati dengan yang lebih tua sedangkan umurnya masih muda. Ya walaupun dia keturunan bangsawan tapi tetap merasa tidak enak hati.


Ahh ... kalian para pembaca PD pasti tahu siapa Yun Shu? Ya dia sepupu Hyunjin di kehidupan pertama.


"Mari putri Yun Shu." Pengawal pribadi gadis itu memberikan tangannya untuk menyambut gadis yang bernama Yun Shu.


Yun Shu tersenyum dan menyambut uluran tangan pengawalnya. "Wakil Mark, inikah desa Bata Putih yang kau katakan tadi pagi?" Yun Shu bertanya seraya menatap sekitarnya.


"Iya tuan Putri kecil," jawab pengawalnya yang bernama Mark.


"Desa yang bagus, bisakah kita bermalam di sini hingga esok?" Yun Shu menatap Mark seraya tersenyum.


Wakil Mark terkejut dan berdiam cukup lama. Yun Shu yang mengetahui perubahan Mark segera terkekeh.


"Jika tidak bisa aku tidak akan memaksa Wakil Mark," ujar gadis kecil itu lagi dengan lembutnya.


Mark membungkuk hormat pada Yun Shu. "Maaf Tuan Putri kecil, kita diperintahkan untuk segera pulang ke Kaisaran dengan cepat. Kita singgah hanya untuk mengisi perut Putri kecil yang lapar."


Yun Shu terkekeh cantik seraya menutup mulutnya, membuat orang-orang yang melihatnya jatuh hati melihat kelembutan serta kecantikan Yun Shu si putri kecil. Bahkan para ibu-ibu serasa ingin memiliki anak gadis seperti Yun Shu.


"Baik Wakil Mark. Kita hanya singgah untuk makan tidak lebih," ujar Yun Shu dan melenggang pergi masuk ke dalam rumah makan di tempat mereka singgah sekarang.


Mark segera mengikuti Yun Shu dari belakang dan segera memesankan ruangan VIP di rumah makan ini. Rumah Makan ini adalah rumah makan Tang Raoun, rumah makan yang terkenal mewah dan mahal. Sekaligus rumah makan yang sering jadikan tempat berkumpul para bangsawan.


Yun Shu duduk di kursi sambil menunggu Mark datang. Mata cantik Yun Shu menatap nuasa ruangan interior rumah makan. Tidak hanya mewah tapi rumah makan ini juga elegan, terlihat seperti ruang makan istana.

__ADS_1


"Cantik." Satu kata indah keluar dari bibir mungil Yun Shu.


Yun Shu Versi Muda



******


Hyunjin berkeliling desa Bata Putih dan mulai bertanya-tanya pada masyarakat sekitar. Banyak masyarakat yang mengatakan pada Hyunjin untuk tidak pergi ke sana, bukan karena Kekaisaran kejam tapi karena perjalanan ke sana melewati hutan yang banyak memiliki banyak hewan buas.


"Anak muda, hendak apa kau mau ke sana?" tanya seorang pria paruh baya tempat Hyunjin bertanya sekaligus tempat Hyunjin akan membeli seekor kuda untuk perjalanannya.


"Aku? Hhmm ... aku memiliki urusan penting yang harus aku selesaikan dengan Kaisar Tang." Hyunjin menjawab dengan santai seraya menatap kuda hitam dalam kandang di belakang paman yang sedang berbicara dengannya.


"Kaisar Tang? Hahaha ... anak muda kau sedang tidak bercanda bukan?" Paman itu terkejut mendengar jawaban Hyunjin.


Sekakmat. Paman itu terdiam, yang dikatakan Hyunjin juga benar. Paman itu dapat melihat anak muda di depannya sedang tidak bercanda.


"Apa urusanmu dengan Kaisar Tang?"


"Apa Paman juga harus mengetahuinya?" Hyunjin bertanya balik seraya menaikan alisnya.


'Anak muda ini! Dia pandai sekali berbicara dengan tenang, membuat lawan bicara selalu terpojok.'


"Hhmm ... baiklah kau bisa membeli kuda ini. Harganya 20 koin emas. Apa kau mempunyai banyak koin?"


Hyunjin mengangguk dan mengeluarkan satu kantong yang berisikan pulahan kepingan koin emas dan perak. Paman di hadapannya terkejut melihat anak muda seperti Hyunjin memiliki banyak koin emas dan perak. Sebenarnya semua koin ini bukanlah milik Hyunjin melainkan milik pemimpin Guzou, Hyunjin mengambilnya sebelum para warga berdatangan kepenginapan.


'Anak muda ini pasti utusan dari Kekaisaran Tang.'

__ADS_1


Setelah membayarnya Hyunjin menarik tali kuda yang baru saja dia beli keluar dari kandangnya. Sejenak Hyunjin terdiam memperhatikan kuda di hadapannya.


"Kau mirip sekali dengan Hao, andai saja di sini ada Hao mungkin dia yang akan membawaku ke Kaisaran," ujar Hyunjin pelan seraya mengelus kepala kuda itu.


Hyunjin tidak akan pernah melupakan Hao, serigala yang selalu membawanya pergi kemanapun. Kalian pasti tidak akan menduga ketika Hao sudah dewasa ukuran badannya 3 kali lebih besar dari Serigala bulan emas lainnya. Bisa dikatakan Hao memiliki tubuh sebesar gajah pada umumnya. Tapi sayangnya Hao mati karena melawan hewan perang Daimont si Elang Galaksi.


"Anak muda apa kau bisa menunggangi kuda? Kulihat umurmu masih berusia 11 atau 12 tahun." Paman itu sedikit khawatir jika Hyunjin tidak bisa mengendalikan kuda hitam yang baru saja dia beli.


"Kuda ini adalah kuda yang berbeda dari kuda biasa. Lihatlah, bulunya berwarna hitam berkilap, dan kuda ini bisa berlari 3 kali lebih cepat dari kuda kerajaan sekalipun." Sambung Paman itu lagi.


Hyunjin segera melompat menaiki kuda tersebut dan menoleh pada Paman di sampingnya. "Paman menunggangi kuda seperti ini sudah biasa bagiku, mungkin Paman tidak akan percaya bahwa aku pernah menunggangi serigala yang lebih besar dari kuda ini. Dan satu lagi Paman, umurku masih 7 tahun." Hyunjin langsung melesat pergi setelah menjelaskan pada pria paruh baya tadi.


Pria paruh baya itu menganga tidak percaya melihat Hyunjin dengan mudanya menunggangi kuda hitam yang terbilang masih liar, dan yang lebih mengejutkan adalah Hyunjin mengaku umurnya masih 7 tahun, tentunya si pria paruh baya itu sulit percaya begitu saja, walau sebenarnya yang diucapkan Hyunjin tidak ada kebohongan.


Sebenarnya jika dilihat ukuran serta tinggi Hyunjin sekarang memang terlihat jauh lebih dewasa dari umurnya. Perubahan ini semua karena Iblis Mawar Api yang ada pada dirinya. Iblis itu tidak bersemayam begitu saja, dia juga mengalirkan sedikit kekuatannya pada Hyunjin dan membuka semua meredian Hyunjin serta menambah QI Hyunjin. Itulah kenapa tubuh Hyunjin sedikit terlihat sedikit kekar dan dewasa dari usianya. Tapi tetap saja Hyunjin masih terlihat sedikit kurus.


Shu Hyunjin Versi Muda



Kuda Hyunjin berjalan di jalan desa Bata Putih. Rambut putihnya terbang begitu elok, membuat orang yang melihatnya menganggap Hyunjin pendekar berusia 20 tahunan. Tapi melihat tubuh Hyunjin yang masih kecil sekitar umur 11 atau 12 tahun sulit untuk percaya anak muda sepertinya menunggangu kuda dengan sempurna. Terutama pada pemuda sekitaran yang lebih tua dari Hyunjin, mereka saja belum bisa dengan lihainya berkuda seperti Hyunjin. Sedangkan Hyunjin berkuda dengan sempurnanya, menunjukkan bahwa dia adalah pendekar berkuda yang perkasa.


"Lihat anak muda kecil itu! Dia tampan sekali tapi sayang dia sedikit kurus." Salah satu anak gadis yang tua beberapa tahun dari Hyunjin terkagum-kagum melihat Hyunjin.


"Iya. Pemuda di sini saja belum tentu bisa berkuda sebaik dia." Gadis lainnya ikut menimpali.


"Dia pasti akan sangat populer jika sudah dewasa."


Banyaknya gadis remaja belasan tahun yang memuji Hyunjin membuat para pemuda lain yang mendengar pujian kesal, para pemuda desa Bata Putih tidak suka dibandingkan dengan Hyunjin yang jelas lebih muda dari mereka. Apalagi para gadis memuji Hyunjin tampan dan kuat, serta pintar karena pandai menunggangi kuda.

__ADS_1


__ADS_2