
Sampai akhirnya aku ribut besar dengan Satria karena Widi sampai menghampirinya ke Belanda. Sedangkan aku mungkin tidak akan mampu menghampirinya ke Belanda saat itu dan keutamaanku saat itu adalah koas. Sangat menyebalkan, rasanya aku ingin marah saja dan menghampiri wanita ****** itu.
"Ri.. Are you okay?" Tanya Ka Rina saat aku sedang duduk di depan kamar.
"Gapapa kok Ka.." Jawabku lesu.
"Ah paling lagi berantem sama Bang Satria.." Ledek Ria yang tiba - tiba muncul keluar dari kamar.
"Sotoy lu.." Jawabku kesal.
"Yaelah sebentar lagi juga baikan lagi.. Kalian kalo berantem kan cuma 5 menit." Ledek Ria lagi.
Ka RIna pun tertawa dan menggeleng - gelegkan kepala.
"Aduh Mas Satria jangan bikin Ka Riri galau dong.." Ledek Lina yang sejak tadi duduk di sebelahku.
Aku hanya diam dan terus memainkan ponsel dan membuka instagram.
"Capek banget drama kayak gini, kok ada yaa cewek modelan kayak Widi gitu? Kayak di FTV aja gitu.." Keluhku dengan lemas.
"Eh emang tau Ka.. Kok hubungan lo sama Bang Satria kayak drama banget gitu ya?" Tanya Ria.
"Drama korea aja lewat Ka.." Ledek Lina.
Tak lama Satria menelponku tapi aku mematikannya dan sempat memblockirnya.
"Angkat Ka.. Daripada nanti Bang Satria dm dm aku.. Ribet urusannya.." Sahut Ria.
"Nanti aja.. Gue lagi males banget ngomong sama Dia..." Jawabku kesal.
__ADS_1
Beberapa saat kemudian Ria memanggilku.
"Duuh Ka.. tuhkan ini Bang Satria nanyain lo mulu nih ke WA sama DM, udah lo bales aja deh.. Gue pusing sama kalian.." Kata Ria mengeluh.
"Tuh Ri.. Satria kangen Riri.." Ledek Ka Rina.
Sampai akhirnya aku membuka block WA dan LINE dan menghubungi dia lagi. Tapi Satria tidak mengangkatnya. Akhirnya aku melihat statusnya di instagram, lagi lagi lagi lagi.. Satria selalu saja melakukan hal yang membuatku panik. Aku pun menangis dan kebingungan, takut terjadi apa - apa dengannya. Mungkin menurut kalian ini aneh sekali, karena hubunganku tidak sehat. Jika aku marah atau ngambek denga Satria. Satria akan berulah seolah - olah akan menyakiti dirinya sendiri dengan mengupdate story di instagramnya seperti melakukan adegan berbahaya atau tidak mau makan seharian.
"Kamu kenapa sih selalu kayak gini Mas kalo berantem sama Aku?" Tanyaku lewat telpon.
Satria hanya diam dari sana tidak menjawabku.
"Mau diem aja? Kalo kayak gini aku harus kayak gimana sih sama Kamu? Kamu tau gak sih aku di Magelang ini buat belajar. Buat selesaiin sekolah aku, jangan dibikin drama gini terus dong. Aku capek.."
"Yaudah kalo kamu capek. Assalamualaikum.." Jawab Satria lewat chat dan langsung mematikan telpon.
Rasanya aku mau gila kalau tau sifatnya seperti itu, aku sampai bingung harus melakukan apa setelah ini. Kenapa Satria sangat kekanak - kanakan? Semalaman aku menangis sampai tidak bisa tidur. Padahl besok pagi aku harus bangun pagi dan presentasi tugas. Menyebalkan, Satria seperti tidak mau mengerti keadaanku.
"Aku sakit perut. Kamu kenapa sih marah - marah terus gitu? Kamu udah gak sayang sama aku?" Balas Satria.
"Gak makan lagi seharian? Sakit aja terus." Balasku lagi.
"Aku izin hari ini gak masuk, karena perut aku sakit banget."
"Terus aku yang salah dong perut kamu sakit gitu? Lagian kamu tuh setiap berantem sama aku, gak makan, terus nekat ngelakuin hal - hal aneh. Capek Mas aku kalo kamu gitu terus.. Aku tuh disini juga punya kerjaan. Kita tuh harus sama - sama ngerti."
Satria pun langsung menelponku dan aku langsung mengangkatnya.
"Assalamualaikum.." Jawab Satria berbisik dari telpon.
__ADS_1
"Walaikumsalam." Jawabku pelan.
"Aku sayang banget sama kamu.."
"Aku juga sayang banget sama kamu Mas.. Udah yaa.. Jangan gitu terus." Jawabku pelan.
"Hmmm.." Satria hanya bergumam.
"Udah minum obat?"
"Belum..."
"Udah sana minum obat dulu gih.."
"Iya... Sebentar ya..."
"Iyaa.."
Beberapa menit kami bisa bertengkar, beberapa menit lagi kami bisa berbaikan.
"Udah.. Kamu gak bobo?"
"Yaudah istirahat. Iyaa ini aku mau tidur kok di temenin sama cowok aku nih disini."
"Hahaha sama dong.. Aku juga nih. Si beruang cewek."
Yaa Satria memberikan boneka couple untukku, dia memegang boneka beruang yang cewek sedangkan aku memegang boneka beruang yang cowok. Dan selalu aku bawa kemanapun begitupun dengan Satria. Unik sekali ada laki - laki seperti Satria yang mau saja membawa boneka kecil kemana - mana.
"Aku sayang banget sama kamu pokoknya." Kata Satria berbisik.
__ADS_1
Aku sudah mulai sayup - sayup mendengar Satria, bahkan suara Satria membuatku terlelap. Apalagi mendengar cover lagu yang dinyanyikan Satria.