Penipu Cinta

Penipu Cinta
Bab 41. Tahun Baru 2020


__ADS_3

Tak terasa 2 hari aku libur sudah mau habis, hari ini aku pun diantar Mama, Bapak, Pakde Dimas dan Ka Gaida ke Semarang. Tapi kali ini aku tidur di rumah sodara Mama, jadi aku menambah hari tidak tidur dengan Ria dan Ka Livia. Jadi besok pagi aku berangkat ke rumah sakit dari rumah sepupunya mama.


"Besok Bapak udah masuk Ri, jadi kita pulang yaa hari ini." Kata Bapak saat aku sedang bersiap - siap.


"Iyaa Pak.." Jawabku pelan.


"Kamu masih ada pegangan?" Tanya Bapak seperti biasa.


"Tinggal dikit Pak.." 


Bapak pun langsung menambahkan lagi jajanku. 


"Kalo udah mau habis uangnya bilang ya, biar Bapak transfer."


"Iya Pak."


Aku pun diantar ke rumah singgah, aku meletakkan dulu barang - barangku yang tidak mungkin aku bawa ke rumah sakit. Dan beberapa barangku akana kau titip ke Mama dan Bapak untuk di bawa ke Jakarta karena sebentar lagi aku selesai tugas disini.


"Yaudah ini Mama bawa ya.." Kata Mama.


"Iyaa Ma.. Biar nanti pas aku pulang gak terlalu banyak bawaanya."


"Yaudah, ini aja kan?" Tanya Mama sembari menenteng barang yang akan di bawa.


"Udah Ma.."


Mama pun berjalan ke depan.


"Hati - hati yaa Ka nyetirnya.." Bisikku. 


"Okee." Jawab Ka Gaida sembari mengacungkan dua jempol tangan.


"Kita pulang dulu ya Nak.." Kata Pakde Dimas mengelus kepalaku.


"Iya Pakde, hati - hati yaa." Jawabku sembari salim tangan Pakde Dimas.

__ADS_1


Bapak datang menghampiriku dan memelukku dengan erat, "Belajar yang bener yaa.." Kata Bapak lembut.


"Iya Pak.." Jawabku pelan.


Akhirnya Mama, Bapak, Pakde Dimas dan Ka Gaida pun pulang. Ka Gaida turun di Solo, karena dia berencana akan sampai tahun baru disana. Sedangkan Mama, Bapak dan Pakde Dimas melanjutkan pulang ke Jakarta. 


***


Hari ini tepat tanggal 31 Desember 2019, aku merenungkan diri saat mulai malam tiba. Di tahun 2019 ini aku bersyukur bisa mengenal Satria dan Ka Gaida. Aku seperti wanita yang diperilakukan seperti Ratu dengan Satria, bahkan dari dulu aku punya pacar aku tidak pernah diperlakukan istimewa. Dan aku merasa punya Kakak perempuan yang perduli dan selalu mengkhawatirkanku. Semua kesakitan di tahun lalu terbayarkan di tahun 2019 ini.


"Kakak... Kita tahun baruan mau jalan atau mau pesen makan?" Tanya Ria saat kami asik tiduran.


"Eh udah jam berapa ini Ria?" Tanya Ka Livia.


"Ini udah Maghrib Ka.." Sahutku. 


"Better kita pesen makanan aja gak sih? Jajan ke depan terus pesen pizza.." Kata Ka Livia.


"Setuju banget tuh Ka..." Sahut Ria semangat.


"Yeay Pizza kita datang.." Sahut Ria dengan riang.


"Yeayyyy... Kita makan pas jam 11an yaaa..." Sahutku. 


Tak lama pizza kami datang tiba - tiba hujan turun dengan derasnya. Ternyata di Jakarta pun juga turun hujan sangat deras. Sampai akhirnya air mulai naik. 


"Duh.. Tahun baru kayak gini kalo hujan deras tuh takut banget aku.." Kata Ria sembari memilih pizza yang akan dia makan. 


"Ini sih kata nyokap gue di Jakarta deres banget hujannya dan udah mulai naik airnya." Sahutku sembari membuka ponsel.


"Iyaa ini Mamaku juga bilang gitu, kita berdoa aja yaa semoga keluarga kita dilindungi Tuhan." Kata Ka Livia dengan bijak.


"Amiiinn..." 


Semalaman aku berkomunikasi dengan Satria, dia bercerita bahwa Mama Papanya ada disana sudah dari sesudah natalan. Dan sekarang mereka sedang di Paris menikmati tahun baruan disana. 

__ADS_1


"Disini lagi musim dingin sayang... Di Semarang gimana?" Tanya Satria di chat. 


"Sama.. Disini lagi hujan deres banget. Jakarta juga Mas.." Balasku cepat.


"Dingin dong? Iyaa si Gaida juga kasih tau aku kalo di Bekasi lagi huan deres banget. Jakarta juga katanya.."


"Iyaa Sayangg."


"Kamu lagi apa?"


"Aku lagi asik makan dong sama Ria dan Ka Livia."


"Ciee asik deh." 


"Kamu have fun yaa disana.."


"Iyaa sayang.. Aku jadi nyamuknya Mama sama Papa nih."


"Hahahahaa begitulah kalo anak tunggal sayang."


"Iyaa ya kamu ngerasain kan..."


"Iyaa."


"Yaudah aku mau jalan - jalan dulu yaa sayang. Kamu selamat makan yaa.. Love You."


"Iyaa Sayang. Love You too.."


Tak terasa waktu sudah menunjukkan waktu 00:00 WIB. Itu tandanya hari sudah berganti dan tahun juga sudah berganti menjadi 1 Januari 2020.  Satria pun mengucapkan kata - kata indah lewat pesan singkatnya. 


"Selamat tahun baru yaa sayang dan happy anniversary, semoga hubungan kita awet terus dan semoga kita bisa cepet ke jenjang yang serius. Lancar sekolah kamu disana dan aku juga, tunggu aku yaa di Jakarta. InsyaAllah bulan depan aku ke Jakarta buat ketemu kamu dan sekalian libur kuliah. Love you so much sayang.." 


"Selamat tahun baru juga yaa sayang aku... dan happy anniversary masku yang ganteng. Doa yang terbaik buat kita, semoga orang tua kamu bisa merestui hubungan kita yaa. Amiin aamiiinn ya Rabbal alamiiinn.. Yeaayy sampai ketemu di Jakarta sayang." Balasku cepat. 


Setelah waktu menunjukkan pukul 00:30 WIB aku, Ria dan Ka Livia pun tidur dengan keadaan hujan masih belum reda sampai pagi harinya. 

__ADS_1


__ADS_2