
Setelah 3 hari Satria pasca operasi, hari ini aku mendengar kabar kalau Satria sadar. Aku senang sekali. Segera saja aku mengabari Ka Gaida dan Wina.
"Ka. Satria udah sadar.. Yaa Allah Alhamdulillah.. Aku bersyukur banget."
"Serius? Alhamdulillah. Terus gimana Ri keadaannya?" Balas Ka Gaida cepat.
"Masih bingung kata Mama Ayu Ka... tapi kata dokter kemungkinan ingatannya ada yang hilang sebagian Ka. Aku dikasih tau Mamanya tadi."
"Yaudah kita tunggu aja nanti kabarnya Ri."
Selang beberapa jam Ka Gaida mengirimkanku chat lagi.
"Ri, udah dapet kabar lagi?"
"Belum Ka.. Kenapa?"
"Ini aku di chat sama si Gian, katanya Satria udah mulai ngeluarin satu dua kata Ri. Tapi dia sebut Papa, Mamanya dan nama - nama kita sahabatnya. Dia gak sebut nama kamu.. Aku tadi di telpon sih sama Gian, soalnya Gian telpon Papanya Satria."
"Alhamdulillah Ka, aku lega dengernya. Ini Mama Ayu belum chat aku sih. Mungkin masih sibuk ngurusin Mas Satria."
"Iyaa kayaknya deh... yaudah gapapa tungguin aja Ri."
__ADS_1
"Iyaaa Ka."
Sayangnya, aku tidak langsung diberi kabar lagi dengan Mamanya Satria dan begitupun dengan Satria, dia tidak sama sekali langsung mengabariku. Aku sedih sekali, biasanya Satria tidak pernah lupa denganku tapi kali ini saat dia terbangun dari tidur panjangnya dia tidak langsung mencariku. Ah sakitnya hati ini.... begini rasanya. Lagi lagi aku menangis, menangis karena merasa tidak berharga untuk pacarku sendiri. Apakah aku akan lagi - lagi hubunganku akan berakhir putus?
***
Keesokan harinya aku dapat notifikasi chat dari Satria, rasanya senang sekali.
"Who are you?" Tanya Satria di chat.
"Hey Mas Satria, apa kabar? Hmmm my name is Riri. Hehehe..."
"Oke. Who?"
"Kamu pacar aku? Apa buktinya?"
"Ada kok foto - foto aku di Hp kamu. Ini dp di wa kamu juga foto kita berdua kannn.."
"Dari kapan kita pacaran?"
"Kita pacaran tanggal 1 juli 2019 Mas, yah kurang lebih udah setengah tahun lah kita pacaran."
__ADS_1
"Udah lama juga ya... maaf kalo aku gak kenal sama kamu."
"Gapapa Mas. Semoga cepet sembuh yaa.."
"Iya terima kasih. Kamu dokter?"
"Iya Mas."
"Kok bisa aku pacaran sama dokter?"
"Panjang ceritanya.. nanti yaa pelan - pelan aku ceritain. Kamu fokus aja dulu sama kesembuhan kamu. Jangan terlalu di paksa untuk ingat."
Ya.. Ka Gaida sempat berpesan kalau aku tidak boleh memaksa Satria untuk mengingatku. Karena setiap menginatku kepalanya selalu sakit.
Lalu setelah itu, Satria menghilang lagi karena dia butuh istirahat.
Ya Satria Amnesia Reetrograde, dimana dia tidak bisa mengingat kejadian yang baru dia alami tapi dia bisa mengingat kejadian masa kecil dan masa - masa lalu tapi bisa juga kejadian masa lalu itu lupa juga. Makanya pada saat ini Satria belum mengingatku sama sekali karena aku dan dia masih baru kenal dan berpacaran tahun 2019. Ah sulit memang bagiku untuk menerima hal itu. Tapi aku akan terus berusaha membuatnya mengingatku kembali. Dan Ka Gaida berpesan padaku.
"Ri, kalo dia jodoh kamu dan dia bener sayang sama kamu juga nanti akan inget kok. Sabar ya.... ini juga yang dia inget pas kita kumpul ber 4 sama aku, Gian dan Razi."
"Iya gapapa Ka, aku juga gak mau maksa dia untuk inget aku kok Ka. Kalo dia emang bener - bener tulus sayang sama aku yaa dengan sendirinya kok mengingat aku. Ingatan boleh lupa, tapi hati pasti akan menunjukkan jalannya."
__ADS_1
"Iya Ri... Sabar yaa.."