
"Sepertinya kita terlambat, Sona."
Sesampainya di gedung, ternyata ikrar pernikahan sudah selesai dilaksanakan. Yang mana kini kedua mempelai sedang sungkem kepada kedua orang tuanya. Jun dan Sona pun memerhatikannya dari kursi hadirin. Tampak Sona mengharapkan hal yang sama. Ia ingin segera naik ke pelaminan bersama Jun. Sedang Jun sendiri memerhatikan momen pernikahan tersebut dengan khidmatnya.
Ini adalah kali pertamanya Jun membawa seorang gadis di hadapan khalayak ramai. Sebelumnya Jun selalu menyembunyikan siapa kekasihnya. Bisa dibilang ia bahkan tidak terlihat mempunyai kekasih. Baru dengan Sona inilah ia berani menampakkan diri. Sona pun merasa menjadi wanita terspesial di hati Jun. Ia tidak segan lagi untuk bermanja kepada Jun. Walaupun notabenenya Sona berada jauh di bawah Jun.
Perasaan yang ada di hatinya membuat Sona lupa jika ia bukan berasal dari kalangan orang kaya. Jun memenuhi semua keperluannya mulai dari perawatan pribadi bahkan sampai makanan sehari-hari. Pria itu tidak lagi perhitungan dalam memberi kekasihnya. Yang mana hal itu membuat Sona semakin terikat dengannya.
__ADS_1
Jun begitu loyal kepada Sona. Ia tidak hanya memberikan hatinya tapi juga jiwa dan raganya. Namun, ada sesuatu hal yang paling Jun benci dari wanita. Dan hal itu belum ia katakan kepada Sona.
"Pengantinnya cantik sekali." Sona pun bergumam di samping Jun.
Jun menoleh. "Kau tetap yang tercantik untukku, Sona."
Jun pun menggenggam erat tangan Sona. Saat itu juga semburat merah muncul di pipi Sona. Sona tersipu malu dengan pujian dari Jun untuknya. Sedang Jun sendiri tampak menyukai sisi Sona yang malu-malu seperti ini. Andai tidak di depan publik, mungkin ia sudah meminta Sona agar mengikutinya.
__ADS_1
Tanpa sepengetahuan Jun ataupun Sona, ternyata Tito juga datang ke acara pesta pernikahan itu bersama Angel. Keduanya mengenakan pakaian formal berwarna yang sama. Berwarna hitam dengan aksesoris mewah melengkapinya. Angel pun melihat-lihat keadaan sekitar selama menunggu acara selanjutnya. Dan pada akhirnya Angel pun melihat seseorang yang ada di sana. Ialah Jun yang merupakan kakak tingkatnya.
Jun dan Angel dulunya satu sekolah namun berbeda tingkat. Saat Angel baru masuk SMA, Jun sudah mau lulus dari sana. Mereka saling mengenal karena berada di organisasi yang sama. Dan Angel bertemu lagi dengan Jun saat Tito memposting status sedang berada di rumah Jun waktu itu. Sontak Angel segera mencari informasi tentang Jun lalu berkomunikasi kembali. Tak lain tak bukan untuk mencari tahu tentang perasaan Tito sendiri.
Angel dan Sona seumuran, sedang Tito berbeda satu tahun dari Jun. Yang mana Jun satu tahun lebih dewasa dari Tito. Jun pun mengenal Tito dari kedua teman masa kecilnya, Kai dan Vio. Sehingga dunia itu terasa sempit bagi mereka. Bertemu dengan yang itu-itu saja. Sampai akhirnya Sona pun datang dan merubah segalanya.
Pada akhirnya pesta pernikahan itu diteruskan sampai pembawa acara mempersilakan hadirin untuk menikmati hidangan yang telah disediakan. Kedua pasangan itu pun mulai mengantri untuk mencicipi hidangan yang ada. Alunan musik pernikahan pun mulai diperdengarkan.
__ADS_1
Satu jam kemudian...
Sona dan Jun memberi selamat kepada kedua mempelai. Mereka juga berfoto bersama di atas panggung pengantin. Setelahnya keduanya berpamitan untuk segera pulang ke rumah. Keluar dari gedung pernikahan lalu menuju parkiran. Tapi saat ingin keluar dari gedung, keduanya berpapasan dengan Tito dan Angel. Sontak kecanggungan pun terjadi di antara mereka.