PERJALANAN SANG PENCIPTA

PERJALANAN SANG PENCIPTA
BAHAYA!


__ADS_3

...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


Di sebuah hutan terlihat pemandangan yang sangat mengerikan bagi siapapun yang melihatnya, mereka akan merasa seperti bahwa yang mereka lihat adalah mimpi buruk yang sangat-sangat tidak ingin mereka lihat.


Bagaimana tidak karena pemandangan tersebut adalah sesosok pemuda dengan pakaian compang-camping duduk di atas tumpukan mayat monster-monster dan juga di sekitarnya masih banyak lagi mayat-mayat bergelimpangan, tanah coklat kini berganti warna menjadi merah gelap bahkan ada beberapa tempat yang seperti danau kecil tetapi tidak berisi air bersih danau kecil tersebut terisi dengan darah.


Sungguh pemandangan yang sangat tidak lazim sekali, walaupun dunia tersebut wajar dalam hal bunuh membunuh tetapi apa yang mereka lihat bukanlah pembunuhan melainkan pembantaian!.


Sosok tersebut adalah seorang pemuda yang terbilang tampan yah tampan tetapi untuk saat ini ketampanannya tertutupi oleh darah. Yah pemuda tersebut tidak lain adalah Arata yang telah berhasil membunuh sekelompok monster berjumlah ribuan bahkan lebih.


"Hah…hah…hah… Sungguh sistem! kubilang jangan berlebihan ehh kamu malah memanggil lebih banyak lagi monster, apa kamu ingin membunuhku hah?!" Ucap Arata terengah-engah karena kelelahan, ia telah menghabiskan semua tenaganya untuk bertahan hidup.


{Sistem hanya membantu tuan agar mendapatkan lebih banyak poin}


"Matamu membantu! bantuan apa yang kamu maksud? memanggil sejuta monster setelah aku menghabiskan 10 ribu monster?! sialan kau?!" Ucap Arata yang kesal terhadap sistem.


Sebelumnya sekelompok monster yang ia lihat hanya berjumlah 10 ribu, untuk itu ia masih bisa menanganinya dengan sedikit bersusah payah. Setelah berjam-jam ia bertarung akhirnya semua monster berjumlah 10 ribu telah ia habisi, sesaat ia akan beristirahat tiba-tiba muncul hologram pemberitahuan bahwa sistem telah memanggil sekelompok monster ke arahnya.


Bagaimana mungkin Arata tidak kesal? apabila hanya berjumlah ribuan maka masih bisa ia terima tetapi sistem mengirimkannya monster dengan jumlah 1 juta yang levelnya bahkan bermacam-macam.


Sungguh Arata sangat marah dan kesal karena ia lelah setelah bertarung dengan 10 ribu monster tetapi di paksa bertarung lagi dengan jumlah yang lebih banyak dari sebelumnya.


Di dorong dengan keinginan hidupnya yang tinggi dengan susah payah mempertaruhkan semua yang ia punya akhirnya Arata berhasil melewati jembatan kematian yang sistem berikan kepadanya.


{Kalau begitu maafkan saya tuan…}


"Tidak ada kata maaf! kamu harus membalasnya dengan memberikan aku sesuatu yang sangat-sangat bagus!" Ucap Arata.


{Baik tuan…}


{Apa sekarang saya boleh memberitahukan apa saja yang anda dapatkan tuan?}


"Tentu saja" Ucap Arata, karena sebelumnya ia menonaktifkan fitur pemberitahuan saat ia bertarung dengan monster karena tidak fokus.


{Selamat tuan! anda mendapatkan 100.000.000 poin sistem}


{Selamat tuan! anda mendapatkan 10.000.000 poin pengalaman}


{Selamat tuan! anda mendapatkan 1000 kotak hadiah misteri}


{Selamat tuan! anda mendapatkan job Summonner}


{Selamat tuan! anda mendapatkan job Necromancer}


Arata tersenyum puas dengan apa yang ia dapatkan cukup setimpal.


"Hahaha bagus-bagus begitu dong kan enak" Ucap Arata senang.

__ADS_1


{Apa sudah cukup tuan?}


"Sudah-sudah cukup" Ucap Arata.


{Apa anda sudah memaafkan saya tuan?}


"Sudah di maafkan tetapi jangan begitu lain kali beritahukan aku sebelumnya" Ucap Arata.


{Baik tuan, terimakasih}


Arata mengangguk dan dengan segera merapikan diri untuk pergi dari tempat yang telah hancur tersebut.


***


Arata yang telah kembali sangat heran karena melihat klan nya yang begitu sepi.


Ia berjalan dengan terburu-buru karena pikirannya sudah sangat buruk, takut sesuatu telah terjadi pada keluarganya.


"Sistem cari tahu apa yang terjadi dan cari keluarga ku!" Ucap Arata.


{Baik tuan…}


Setelah sampai Arata melihat bahwa tidak ada tanda-tanda penyerangan atau apapun hanya saja klan nya sepi tidak ada seorangpun yang terlihat.


{Terdapat sebuah array ilusi tingkat tinggi yang mengelilingi tuan}


"Batalkan array ilusi tersebut sistem!" Ucap Arata.


{Selesai!}


SWOOOOSSHHH……


Arata tiba-tiba terduduk lemas, air matanya keluar saat melihat seluruh klan nya hancur porak-poranda, bahkan darah-darah yang tergenang masih sangat segar yang berarti kejadiannya masih baru.


"ARGGHHGG!! SIALAN! SIAPA YANG BERANI MELAKUKAN HAL INI?!!!" Teriak marah Arata dengan keras yang bercampur kesedihan yang mendalam.


Ia pun berlarian kesana kemari untuk mencari apapun petunjuk yang mengarahkannya siapa pelaku dari semua ini.


Tetapi ia tidak menemukan apapun yang bisa membantunya.


"Bajingan!!! sistem cepat cari tahu siapa yang melakukan semua ini!!!" Ucap Arata dengan sangat marah.


Ia mengeluarkan seluruh auranya yang membumbung tinggi.


{Kekaisaran tuan}


"Apa benar?!!" Ucap Arata dengan dingin.

__ADS_1


{Benar tuan… Menurut apa yang sistem dapat dari ingatan semua mayat-mayat itu, para prajurit kekaisaran menyerang membabi-buta semua orang yang ada disini}


"Berani sekali mereka?!!! sistem apa keluarga ku baik-baik saja?" Tanya Arata yang mengkhawatirkan keluarganya.


"Tenang saja tuan… Keluarga anda masih hidup hanya saja mereka di tahan oleh pihak kekaisaran}


"Anjing sekali mereka!!! kalau keluarga terluka sedikit saja maka tidak ada kata ampun untuk mereka semua! akan ku hancurkan semuanya!" Ucap Arata dengan aura membunuh yang sangat besar.


{Lebih baik anda segera bergerak tuan tetapi berhati-hatilah karena ada sosok yang sangat berbahaya disana}


"Aku tidak peduli!… Sistem kirim aku kesana dengan cepat!" Ucap Arata.


{Baik tuan…}


{Proses selesai… Anda akan segera di teleportasi kan}


SWOOOOSSHHH……


Arata kemudian menghilang dari sana.


***


"Klan Luo kalian selama ini sangat arogan bahkan perintah ku saja tidak kalian hiraukan… Jadi aku putuskan untuk membuat kalian bertekuk lutut kepadaku" Ucap sosok dengan jubah dan mahkota di tubuhnya.


Di depannya terdapat keluarga Arata yang di ikat oleh rantai khusus menekan energi alam dan mana agar mereka tidak dapat berbuat apa-apa.


Ayah, ibu Arata hanya menatap tajam ke sosok di depannya tersebut tidak ada rasa takut di mata mereka.


Tetapi berbeda dengan kedua calon istrinya Arata dan mertuanya mereka sangat ketakutan.


"Dan juga anakku meminta kedua gadis Lin itu untuk menjadi istrinya, terhormat kalian karena dapat menjadi bagian dari keluarga kekaisaran" Ucap sosok tersebut yang ternyata kaisar dari kekaisaran Horyen.


Mendengar perkataan dari sosok kaisar di depannya membuat kedua orang tua Arata berteriak memakinya.


"Dasar babi tidak tahu diri! ingatlah batasan kalian sialan! mereka adalah menantuku!" Ucap Luo Nan ayah Arata.


"Hoo berani sekali kau berteriak seperti itu Luo Nan, apa kau ingin mati lebih cepat?" Ucap kaisar.


"Ayah, cepat bunuh bajingan itu! berani sekali dia menyebut ku babi!" Ucap putra mahkota kesal karena di sebut babi.


Tetapi Luo Nan tidak salah menyebut putra mahkota dengan babi karena badannya yang besar dan menjijikkan.


"Tenang anakku pasti akan ayah urus" Ucap kaisar.


"Telah ku putuskan! karena Luo Nan berani menghina keluarga kekaisaran maka hukumannya adalah hukum gantung di depan publik!" Ucap kaisar mengumumkan perintahnya.


"SIAPA YANG MEMBERIKAN KAU KEBERANIAN MENYENTUH KELUARGA KU BABI SIALAN?!!!" Sebuah suara keras tiba-tiba terdengar di luar pintu ruangan tersebut dan saat pintu terbuka terlihat seorang pemuda. dengan aura membunuh yang pekat menyelimutinya.

__ADS_1


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


__ADS_2