
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
"Jelaskan tujuan mu datang kemari, kalau alasan mu masuk akal maka akan aku lupakan sikap dirimu yang sangat tidak menghormati ku" ucap kaisar dengan tegas.
Arata sama sekali tidak tersinggung ataupun kesal mendengar ucapan kaisar yang angkuh, karena hal tersebut memang harus dilakukan oleh seorang pemimpin agar tidak di rendahkan oleh orang lain.
"Baik Yang Mulia… Kedatangan kami kemari sebagai utusan kekaisaran Horyen mengirimkan pesan dan penawaran untuk kekaisaran Argantika" ucap Arata sambil terus tersenyum tenang.
"Katakan apa itu?" ucap kaisar yang sedikit tertarik.
"Tunduk atau hancur" ucap Arata dengan tenang.
SWOOOOSSHHH …
Semua orang di dalam ruangan seketika langsung mengeluarkan aura mereka di saat mendengar perkataan Arata yang sudah sangat tidak bisa di terima.
"Bocah tengik! apa yang kau bicarakan hah? tunduk? lebih baik kami mati terhormat daripada harus tunduk!" ucap mereka marah besar, harga diri dan kehormatan mereka yang selalu di jaga selama ini tiba-tiba hancur seketika saat mendengarkan perkataan Arata.
BLUSHH…
Aura yang Arata keluarkan mampu melenyapkan aura semua orang yang ada di dalam ruangan tersebut.
Mereka memuntahkan seteguk darah saat aura mereka hancur begitu saja.
"Apa kalian pemimpinnya? apa kalian yang menentukan keputusan kekaisaran ini?" ucap Arata dengan dingin dan tatapannya menjadi tajam.
__ADS_1
Mereka semua menjadi ciut saat melihat Arata menatap tajam ke arah mereka semua.
Menakutkan, mengerikan, monster, mimpi buruk, dan yang lainnya. Begitulah pandangan semua orang saat melihat langsung tatapan Arata.
Bergetar, merinding, dan berkeringat dingin di rasakan oleh semua orang disana.
Sebenarnya Arata tidak akan marah apabila mereka mengarahkan auranya hanya kepadanya tetapi satu kesalahan besar mereka adalah mengincar Lin Yu yang ada di sampingnya. Tentu saja Arata sebagai suami nya tidak terima istrinya di incar.
"Bagaimana kaisar?" tanya Arata mengalihkan pandangannya kembali ke sosok yang sedang duduk di kursi singgasananya.
Kaisar hanya terdiam bingung untuk melakukan apa dan memilih apa. Ia takut pilihannya hanya akan membawa bencana untuk kekaisaran yang selama ini ia lindungi, tetapi apabila ia menolak pun dapat di pastikan seluruh kekaisaran tidak akan ada yang dapat menandingi Arata.
"Sayang, apa maksudnya? kita kan kemari untuk mengajak kekaisaran kerja sama dan juga kita hanya meminta mereka untuk menjaga klan saja? mengapa jadi seperti ini" ucap Lin Yu.
Arata terkejut saat mendengar perkataan Lin Yu, "Jangan bilang begitu, aku hanya ingin menguji saja" ucap Arata bisik-bisik dengan Lin Yu.
"Tidak kata siapa?" ucap Arata memalingkan wajahnya.
Lin Yu menghela nafas dan melangkahkan kakinya mampu ke depan.
"Ekhem mohon maaf atas ketidaksopanan suami saya, sebenarnya kedatangan kami kemari untuk mengajak Yang Mulia kaisar kekaisaran Argantika untuk bekerjasama dengan kami klan Luo, sedangkan perkataan suami saya sebelumnya adalah hanya sebuah candaan… Iya kan sayang?!" ucap Lin Yu sambil tersenyum manis ke Arata.
'Hiiiy menakutkan!' ucap Arata dalam hatinya, ia melihat bayangan sesosok wanita cantik tapi membawa kepala dan potongan daging yang pria manapun pasti mengenalinya.
"Benar-benar… Maafkan aku tadi hanya bercanda" ucap Arata dengan cepat.
__ADS_1
"Jadi begitu Yang Mulia dan para menteri sekalian" ucap Lin Yu.
Suasana tiba-tiba menjadi canggung karena perubahan sikap yang berbeda dari Arata, sebelumnya ia sangatlah luar biasa tetapi ciut di saat istrinya maju.
"Ekhem baiklah lupakan sebelumnya, tetapi kalau saya boleh tahu kita bekerjasama dalam hal apa?" tanya kaisar mencairkan suasana tersebut.
"Hmmm lindungi klan Luo selama 5-10 tahun, selama itu setiap bulannya klan Luo akan mengirimkan 5 peti yang isinya berbeda-beda dan juga klan Luo akan mengirimkan 50 murid-muridnya untuk menjadi prajurit kekaisaran ini" ucap Arata sambil tersenyum tenang.
Mendengar tawaran tersebut semua orang selain kaisar sangat tertarik dan ingin menyetujuinya.
"Tunggu… Boleh aku bertanya satu hal?" tanya kaisar.
Arata hanya mengangguk dan mempersilahkan nya, "Kenapa kalian meminta bekerjasama dengan kami? sedangkan wilayah kalian sendiri berada di bawah perlindungan kekaisaran Horyen?" tanya kaisar dengan serius.
Para menteri pun seketika tersadar saat mendengar pertanyaan kaisar, benar apa yang di tanyakan kaisar bukankah aneh klan dari kekaisaran Horyen meminta kekaisaran Argantika untuk melindunginya dengan cara menjalin kerjasama dan memberikan penawaran yang sangat menggiurkan tersebut.
"Hahaha memang benar anda adalah sosok pemimpin yang sebenarnya, sungguh beruntung kekaisaran ini memiliki pemimpin yang sangat bijaksana dan memperhitungkan setiap langkahnya agar tidak terjatuh kedalam lubang kehancuran" ucap Arata memuji tulus kaisar tersebut.
"Baiklah akan aku jawab pertanyaan mu itu…"
"Pertama klan Luo bukanlah sebuah klan yang berlindung di bawah kekuasaan kekaisaran, tetapi kebalikannya…"
"Kedua karena untuk memperbaiki hubungan antar kekaisaran melalui perantara kerjasama ini yaitu melindungi klan Luo…"
"Ketiga karena sebenernya perkataan ku sebelumnya itu adalah serius bukan candaan, tetapi kalau tidak bisa juga lebih baik kita berhubungan baik kan?" ucap Arata menjelaskan semuanya tetapi merahasiakan tentang kepergiannya.
__ADS_1
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...