PERJALANAN SANG PENCIPTA

PERJALANAN SANG PENCIPTA
10 Milyar


__ADS_3

...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


Mereka semua hanya bisa menahan amarah saat mendengar ucapan Arata tersebut. Karena peraturan yang di sebutkan oleh pihak paviliun mereka jadi tidak bisa berbuat apa-apa.


"Selamat kepada tuan di ruangan VIP no 1…"


"Baik barang selanjutnya adalah sebuah batu permata yang mengeluarkan aura asing, semua peneliti pihak kami tidak dapat memastikan apa batu permata tersebut dan apa fungsinya…"


"Harga lelang akan kami buka sebanyak 200.000 koin emas…"


"250.000…"


"300.000…"


"500.000…"


Orang-orang mulai menawarkan harganya karena batu permata tersebut indah dan cocok untuk dijadikan kalung sebagai hadiah ke para wanitanya.


{Batu permata Keabadian… Permata yang mengeluarkan aura hijau menenangkan dan memiliki banyak fungsi lainnya…}


{Anda harus mendapatkan nya tuan…}


"Baiklah kalau kamu sudah berkata begitu" ucap Arata tersenyum kecil. Ia memang sudah berniat untuk mendapatkan nya dan kebetulan juga sistem menyuruhnya.


"1.000.000 koin emas!"


Kini harga batu permata tersebut telah melampaui batas sehingga banyak orang yang menyerah untuk mendapatkannya.


"5.000.000" ucap Arata dengan tenang.


Tiba-tiba ruangan pelelangan menjadi hening dan hanya terdengar suara gadis di atas panggung sedang menghitung mundur.


"Apa dia gila?"


"Sepertinya dia sudah gila"


Ucap orang-orang heboh mendengar harga yang Arata tawarkan hanya untuk sebongkah batu permata.


"6.000.000!"


Terdengar kembali suara yang seperti sedang marah dari ruangan VIP no 7.


"10.000.000" ucap Arata kembali menaikan harga nya dengan tenang.


Semua orang terkejut dengan tingkah gila yang Arata lakukan.


"Sialan!" ucap dalam ruangan VIP no 7.


"10.000.000 pertama…"


"10.000.000 kedua…"


"15.000.000!" sebuah suara kembali terdengar dari ruangan lainnya.


Dag…dig…dug… detak jantung orang-orang yang mendengarkan persaingan ketat tersebut.


"Sungguh aku tidak menyesal telah kemari walaupun tidak mendapatkan barang apapun tetapi cukup dengan pertarungan uang mereka sangat menghibur" ucap orang-orang yang menikmati persaingan tersebut.


Arata tersenyum kecil dan mengangkat kembali suaranya.


"50.000.000" ucapnya dengan tenang.


Suara tenang Arata menyebabkan jiwa miskin mereka semua bergejolak.

__ADS_1


Bahkan gadis pembawa acaranya pun terhuyung-huyung saat mendengar tawaran Arata yang sudah tidak masuk akal.


"T-tuan apa anda benar-benar tidak salah menyebutkan angka tersebut?" ucapnya terbata-bata.


"Salah? hmmmm ahh benar aku salah ucap!" ucap Arata.


Akhirnya semua orang bisa bernafas kembali saat mendengar perkataan Arata.


"Hahh untunglah" ucap mereka karena tidak tahan mendengar angka berjumlah fantastis tersebut.


"500.000.000 maksudku" ucap Arata.


CRACK…


Suara retakan terdengar dari dalam tubuh semua orang yang mendengarnya.


Tubuh mereka bergetar hebat dan pucat pasi.


"5-5000.000.000? a-anda tidak bercanda kan tuan?" ucap gadis tersebut tidak percaya dengan apa yang Arata ucapkan.


"Sudahlah hitung mundur saja cepat" ucap Arata yang sudah bosan bermain-mainnya.


"B-baik tuan" ucapnya dengan tangan bergetar memukul palunya pertanda barang tersebut telah terjual.


Arata tersenyum puas, tidak sia-sia ia datang ke pelelangan.


Setelah beberapa saat suasana menjadi tenang kembali, tetapi mereka tidak mungkin bisa melupakan kejadian yang baru saja terjadi seumur hidupnya.


"Barang selanjutnya dan terakhir adalah sebuah telur misterius yang kami dapatkan dari puncak gunung berapi…"


"Baiklah harga awal dibuka dari 300.000 koin emas…"


Semua orang awalnya ragu-ragu tetapi pada saat ada salah seorang mulai menawarkan harganya, mereka mulai berebut untuk mendapatkannya.


"500.000…"


Suasana semakin panas karena persaingan begitu ketat. Mereka tidak ingin pulang tanpa mendapatkan satupun barang yang spesial di lelang hari ini.


Mereka tanpa ragu-ragu menawar dengan semua uang yang mereka miliki.


"5.000.000…"


"5.500.000…"


"6.000.000…"


Saat mereka saling menaikkan harga, mereka terus-terusan melirik ke arah ruangan VIP no 1 karena sedari tadi tidak ada pergerakan sama sekali dari sana.


"Hey kenapa ruangan VIP no 1 itu tidak bersuara?"


"Sepertinya kehabisan uang?"


"Kau benar sepertinya begitu… Karena 500.000.000 koin emas bukanlah jumlah sedikit di tambah barang-barang yang sebelumnya ia dapatkan"


Orang-orang yang berasal dari kalangan bawah bisik-bisik membicarakan Arata yang sama sekali tidak bersuara.


Sedangkan Arata sendiri, ia sedang menunggu momentum yang pas untuk menang telak dalam memperebutkan telur tersebut.


"Tidakkah kamu segera menawar sayang? harganya sudah cukup tinggi" ucap Lin Yu dan Lin Si.


Sebenarnya mereka pun baru bersuara karena telah sedikit tenang dari keterkejutan mereka terhadap apa yang Arata lakukan sebelumnya.


"Tidak, tunggu sebentar lagi" ucap Arata tersenyum kecil.

__ADS_1


Kembali ke pelelangan, harga kini mulai mencuat tinggi hingga mencapai 10.000.000 koin emas.


Tetapi masih banyak orang-orang yang menaikkan harga menjadi di atas angka tersebut. Orang-orang tersebut berasal dari kalangan atas.


"15.000.000!" ucap orang yang berada di ruangan VIP no 6.


"15 juta pertama…" ucap gadis tersebut mulai menghitung mundur setelah beberapa saat tidak ada lagi yang bersuara.


"15 juta kedua…"


"15 juta ket-…"


Pada saat gadis itu akan memukul palu nya tiba-tiba suara Arata yang bagaikan malapetaka terdengar kembali.


"300 juta!" ucap Arata dengan keras tetapi tenang.


BOOMMMM…


Suara keras tiba-tiba terdengar di seluruh ruangan VIP no 2-10.


Mereka sudah terlalu panas dengan tingkah Arata yang seperti tidak melihat wajah mereka.


"Mohon maaf tuan tetapi tidak bisakah anda sedikit memberi kami wajah?" tanya seseorang yang berada di ruangan VIP no 3 dari nada nya terdengar seperti menahan amarah.


"Mohon maaf juga tuan tapi karena uang saya terlalu banyak jadi bingung di habiskan untuk apa" ucap Arata dengan acuh tak acuh.


Semua orang menjadi naik pitam dengan perkataan Arata yang sangat arogan tersebut.


"Tolong tetap tenang! kalau tidak kalian semua akan kami blacklist dari paviliun Healthy!" ucap gadis tersebut mencoba untuk mencegah sesuatu yang buruk terjadi.


Karena secara tipis ia merasakan hawa merinding dari setiap ruangan VIP.


"Ayolah nona cepat putuskan siapa yang mendapatkan telur tersebut?" ucap Arata.


"Ahh baik tuan… "


"300 juta pertama…" ucapnya mulai menghitung mundur.


"350 juta!" ucap seseorang yang berada di ruangan VIP no 2.


"380 juta!" ucap ruangan VIP no 3.


"400 juta!" ucap ruangan VIP no 9.


"450 juta!" ucap ruangan VIP no 7.


"500 juta!" ucap ruangan VIP no 4.


"600 juta!" ucap ruangan VIP no 6.


"610 juta!" ucap ruangan VIP no 5.


"650 juta!" ucap ruangan VIP no 10.


Mereka semua menaikan harganya menjadi sangat tinggi karena sudah terlanjur termakan emosi merasa di rendahkan oleh perkataan Arata sebelumnya.


"Hooo jadi kalian ingin bermain-main denganku?"


"Baiklah kalau itu yang kalian inginkan…"


"10 milyar…" ucap Arata sambil tersenyum sinis.


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...

__ADS_1


__ADS_2