PERJALANAN SANG PENCIPTA

PERJALANAN SANG PENCIPTA
Pelelangan Paviliun Healthy


__ADS_3

...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


Wanita yang bertugas sebagai pengawas tamu undangan begitu terkejut saat melihat kartu undangan yang Arata keluarkan.


"B-baik tuan tunggu sebentar" ucap gadis tersebut dengan tangan bergetar, ia memeriksa keaslian kartu undangan tersebut.


Setelah beberapa saat kemudian wanita itu mengembalikan kartu undangan Arata.


"Maaf mengganggu anda tuan dan silahkan masuk" ucap gadis tersebut berdiri dan menundukkan kepalanya.


Arata hanya mengangguk dan masuk kedalam bersama kedua istrinya, sedangkan orang-orang yang melihat sikap dari gadis tersebut terkejut dan bertanya-tanya siapa sebenarnya Arata?.


"Siapa sebenarnya pemuda itu? pihak dari paviliun sampai memperlakukannya dengan hormat sekali" ucap seseorang.


"Haishh mereka dalam masalah besar karena berani menyinggung pemuda yang sangat di hormati oleh paviliun" ucap mereka berbisik-bisik.


Sekelompok pemuda yang mengganggu Arata pun gemetar ketakutan karena mereka telah salah orang. Paviliun Healthy saja saja memperlakukan Arata dengan sangat hormat yang berarti identitasnya sangat tidak biasa.


"T-tuan muda, bagaimana ini? kita telah mengganggu tamu kehormatan paviliun" ucap para pemuda tersebut ketakutan.


"Berisik! sudah diam saja jangan membahas lagi dan juga jangan sampai pihak paviliun tahu!" ucap pemuda yang di panggil tuan muda tersebut.


"B-baik tuan muda!" ucap mereka kemudian berdiam tanpa membuat keributan kembali dan masuk kedalam dengan tenang.


***


Di dalam paviliun, Arata pergi ke resepsionis terlebih dahulu untuk mengajukan barang yang akan ia lelang.


"Permisi nona?" ucap Arata memanggil resepsionis.


"Iyah tuan? ada yang bisa saya bantu?" ucap gadis resepsionis dengan sangat sopan dan ramah.


"Apa aku boleh ikut dalam melelang barang?" ucap Arata.


"Boleh tuan boleh! apa saya boleh lihat barangnya terlebih dahulu?" tanya gadis tersebut.


"Oh baiklah" ucap Arata kemudian mengeluarkan beberapa botol dan juga 3 kotak kayu.


"5 buah botol pil tingkat 6 tinggi dan juga 3 pedang tingkat kuno" ucap Arata tersenyum tenang.


Gadis resepsionis tersebut terdiam membeku karena terkejut saat melihat pedang di dalam kotak kayu tersebut.


Ia membelalakkan matanya tidak percaya dengan apa yang ia lihat.


"T-tuan … T-tunggu sebentar saya akan panggil kan manajer paviliun" ucap gadis tersebut pergi dengan terburu-buru.


Arata hanya diam dengan tenang menunggu nya kembali.

__ADS_1


Setelah beberapa saat kemudian gadis resepsionis tersebut kembali dengan bersama seorang pria paruh baya.


"Ini tuan… Pemuda inilah yang ingin melelang barang-barang tersebut" ucap gadis tersebut.


"Oh tuan anda yang ingin melela-…"


"Tetua 8? itukah anda?" ucap pria paruh baya tersebut terkejut saat melihat Arata.


"Haha sudah lama tidak bertemu tetua ke 7… Bagaimana kabar anda?" ucap Arata tersenyum kecil.


Ternyata pria paruh baya yang di panggil oleh gadis resepsionis tersebut adalah tetua ke 7 yang dulu mengangkat Arata sebagai tetua ke 8.


"Hahaha ternyata tetua ke 8 yang membawa barang-barang istimewa ini, kukira siapa… Ahh kabarku baik bagaimana dengan anda? kemana saja anda selama ini?" ucap tetua ke 7 dengan sangat santai.


Gadis resepsionis hanya terdiam membeku tidak mengerti situasi tersebut.


'Tetua 8? apa pemuda ini yang di kabarkan tetua ke 8 paviliun Healthy?' pikir gadis tersebut dalam diamnya.


"Haha maaf-maaf belakangan ini banyak sekali urusan jadi baru muncul kembali dan juga aku kemari hanya untuk mencari uang saku" ucap Arata tersenyum.


"Anda memang orang yang bebas, tentu saja paviliun Healthy dengan pintu terbuka selalu menyambut anda… Ngomong-ngomong kamu siapkan ruangan VIP untuk tetua ke 8" ucap tetua ke 7 memerintahkan gadis resepsionis yang sedari tadi terdiam.


"B-baik tuan" ucapnya kemudian pergi.


"Mau ikut ke ruangan saya terlebih dahulu tetua ke 8?" tanya tetua ke 7.


"Hmmmm sebenarnya rahasia dan tidak boleh ada yang mengetahuinya tetapi apabila itu anda mungkin tidak masalah" ucap tetua ke 7 dengan senyum hangat.


"Haha terimakasih" ucap Arata.


"Kami mendapatkan beberapa barang yang spesial tetapi mungkin barang yang anda lelang lebih spesial" ucap tetua ke 7.


"Oh apa itu?" tanya Arata penasaran.


"Ada buku kuno yang terkunci tidak dapat di buka tetapi kami dapat memastikannya bahwa buku tersebut berisi teknik/skil tingkat tinggi… "


"Peta misterius…"


"Batu permata yang mengeluarkan aura suci…


"Dan juga satu butir telur misterius" ucap tetua ke 7 menjelaskan semuanya.


"Hmmmm baiklah terimakasih tetua" ucap Arata sedikit menundukkan kepalanya.


"Haha tidak perlu sungkan tetua 8, apapun yang anda inginkan kami pasti akan memenuhinya" ucap tetua ke 7 dengan tulus dan serius.


"Baiklah kalau begitu sepertinya pelelangan akan segera di mulai aku pergi dulu" ucap Arata.

__ADS_1


"Tunggu sebentar… Tolong antarkan tamu ini ke ruangan VIP no 1" ucap tetua ke 7 memanggil seorang pelayan.


"Saya percayakan semua barang saya kepada anda tetua" ucap Arata tersenyum dan pergi mengikuti pelayan tersebut.


Setelah beberapa saat akhirnya Arata berada di ruangan VIP no 1 bersama dengan Lin Yu dan Lin Si.


"Hahh aku tidak percaya kamu adalah tetua ke 8 dari paviliun Healthy… Kejutan seperti apalagi yang akan kamu tunjukkan kepada kami sayang?" ucap Lin Yu dan Lin Si mengangguk setuju dengan kakaknya.


"Hahaha masih banyak yang belum kalian ketahui tentang diriku" ucap Arata sambil tertawa.


Beberapa menit kemudian acara lelang telah di mulai, seorang wanita berpakaian seksi dan menggoda menjadi MC nya.


"Selamat siang para tamu terhormat sekalian… Saya ucapakan terimakasih karena kalian telah dapat hadir untuk memeriahkan acara kami kali ini" ucapnya.


"Woahhhhhhh!!!" teriakan keras para penonton memenuhi seluruh ruangan, mereka menyambut dengan antusias pelelangan kali ini


"Baik tanpa berlama-lama lagi, acaranya akan segera di mulai!… Pertama-tama saya ucapkan selamat datang dan terimakasih kepada para tamu terhormat yang berada di ruangan VIP dan juga yang terhormat kaisar kekaisaran Horyen!" ucapnya menundukkan kepalanya.


Para penonton pun berlutut memberi hormat ke salah satu ruangan.


"Berdirilah!" ucap suara dalam ruangan tersebut.


Setelah mendengar suara tersebut barulah mereka berdiri.


"Terimakasih Yang Mulia!… Baik akan saya jelaskan terlebih dahulu aturan-aturan dan cara kerja pelelangan kali ini…"


"Aturan pertama, dilarang menggunakan kekuasaan untuk menakan lawan…"


"Aturan kedua, dilarang keras penggunaan aura agar acara tetap berjalan lancar…"


"Dan terakhir, dilarang menaikan harga dengan sedikit. Sebagai contoh apabila lawan anda menawar dengan harga 1juta maka anda harus menawarnya kembali dengan kenaikan 2 kali lipat dari harga sebelumnya tidak boleh menawar menjadi 1,1 juta!" ucap wanita di atas panggung tersebut.


Para penonton mengangguk setuju dan mengerti.


"Baiklah mungkin cara kerja pelelangan kalian semua sudah tahu tapi saya jelaskan kembali sedikit…"


"Barang-barang lelang terbagi menjadi 3 bagian…"


"Barang normal akan muncul di awal acara…"


"Barang umum tetapi memiliki kelebihan di atas normal akan muncul di pertengahan acara…"


"Dan terakhir barang spesial yang mungkin sangat langka ada di dunia ini akan muncul di penghujung akhir acara, apa kalian mengerti?" ucap wanita tersebut.


"Mengerti! cepat mulai acaranya!" ucap para penonton bersemangat tidak sabar.


"Baiklah kalau begitu acara di mulai!…" teriak gadis tersebut.

__ADS_1


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


__ADS_2